Pemerintah Akui Tes Covid-19 Merosot Tajam di Akhir-akhir PPKM Darurat

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 21 Juli 2021 | 19:47 WIB
Pemerintah Akui Tes Covid-19 Merosot Tajam di Akhir-akhir PPKM Darurat
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

Suara.com - Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi mengakui testing dalam 3 hari terakhir atau jelang akhir PPKM darurat memang menurun tajam. Nadia menyebut hanya ada 5 kabupaten/kota yang mencapai target melakukan testing di atas 90 persen dalam 3 hari terakhir.

"Terkait capaian testing, 3 hari terakhir hanya 5 kabupaten kota yang mencapai target di atas 90 persen," kata Nadia dalam jumpa pers virtual, Rabu (21/7/2021).

Nadia merinci kelima kabupaten/kota itu antara lain Jakarta Pusat (244,68 persen), Jakarta Selatan (168,93 persen), Surakarta (138,14 persen), Kota Yogyakarta (128,18 persen), dan Kabupaten Sumenep (93,15 persen).

"Untuk kabupaten/kota PPKM Level 4 capaian testing sudah cukup bagus, namun perlu ditingkatkan dan dipertahankan terutama pada saat akhir pekan dan hari libur," tuturnya.

Dia menyebut testing ini harus diperbaiki dan ditingkatkan dalam lima hari ke depan atau selama perpanjangan PPKM Darurat yang kini disebut menjadi PPKM Level 4.

"Seluruh provinsi dan kabupaten kota harus meningkatkan upaya pemeriksaan kontak erat, karena raiso kontak erat dengan jumlah penduduk masih rendah yaitu kurang dari 5 kontak erat per minggu. Sementara target yang kita harapkan adalah lebih dari 9 kontak erat per minggu," jelasnya.

Diketahui, jumlah pemeriksaan spesimen melalui tes PCR dan Antigen terus menurun setiap harinya dari 14 Juli bisa memeriksa hingga 240 ribu spesimen, terus turun hingga 21 Juli hari ini hanya memeriksa 153 ribu spesimen.

Penurunan testing ini membuat jumlah kasus positif yang terdeteksi seolah terus menurun dari tertinggi 50 ribu per hari, kini berkisar antara 30-35 ribu per hari dalam 3 hari terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Jubir, Luhut Ancam Pelonggaran 26 Juli Bisa Batal karena Marak Demo Tolak PPKM

Lewat Jubir, Luhut Ancam Pelonggaran 26 Juli Bisa Batal karena Marak Demo Tolak PPKM

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 19:08 WIB

LIVE: Tindak Lanjut Penerapan PPKM Level 4 di Jawa dan Bali

LIVE: Tindak Lanjut Penerapan PPKM Level 4 di Jawa dan Bali

Video | Rabu, 21 Juli 2021 | 19:08 WIB

Tangkap 150 Peserta Aksi Tolak PPKM Darurat, Polisi Temukan Bom Molotov

Tangkap 150 Peserta Aksi Tolak PPKM Darurat, Polisi Temukan Bom Molotov

Jabar | Rabu, 21 Juli 2021 | 18:57 WIB

Ditarget Presiden Jokowi, Pengurangan Mobilitas DIY Selama PPKM Darurat Dioptimalkan

Ditarget Presiden Jokowi, Pengurangan Mobilitas DIY Selama PPKM Darurat Dioptimalkan

Jogja | Rabu, 21 Juli 2021 | 18:47 WIB

Terkini

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:00 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:26 WIB

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:10 WIB

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:22 WIB

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:19 WIB

Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan

Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 09:10 WIB

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 08:02 WIB

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:43 WIB