Ramai Agen Travel Tawarkan Paket Wisata Vaksinasi ke Amerika Serikat, Ini Kata Kemenkes

Bimo Aria Fundrika | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 22 Juli 2021 | 07:05 WIB
Ramai Agen Travel Tawarkan Paket Wisata Vaksinasi ke Amerika Serikat, Ini Kata Kemenkes
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Sejumlah biro perjalanan di Indonesia mulai menawarkan paket wisata vaksinasi. Dalam paket tersebut, wisatawan bisa liburan sekaligus vaksinasi Covid-19 ke beberapa negara bagian di Amerika Serikat.

Merek vaksin yang ditawarkan di sebut - sebut memiliki efikasi tinggi melawan Covid-19, mulai dari Johnson & Johnson (67 persen), Moderna (80,2 persen), hingga Pfizer (95 persen).

Salah satu biro perjalanan, ATS Vacations melalui media sosialnya menawarkan paket liburan ke Los Angeles dan New York dengan harga beragam mulai dari Rp 14-30 juta.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan praktik bisnis ini tidak masalah, namun tidak menghilangkan semangat vaksinasi di dalam negeri yang digelar pemerintah.

Wisata vaksinasi. (Dok: ATS Voccation)
Wisata vaksinasi. (Dok: ATS Voccation)

"(Wisata Vaksin) Ini pilihan silahkan saja tetap tidak menghilangkan opsi vaksinasi program pemerintah," kata Nadia saat dihubungi Suara.com, Rabu (21/7/2021).

Nadia menyebut setiap orang yang akan melakukan vaksinasi di luar negeri tetap harus memperhatikan keamanan dan prosedur vaksinasi dengan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

"Pastikan prosedurnya aman," ucapnya.

Terkait pencatatan data vaksinasi Warga Negara Indonesia, Nadia menyebut hal itu dapat divalidasi saat pulang ke tanah air dengan menunjukkan kartu vaksinasi dari luar negeri kepada petugas karantina di bandara.

"Nanti pakai surat dari sana," tegasnya.

Wisata vaksinasi. (Dok: ATS Voccation)
Wisata vaksinasi. (Dok: ATS Voccation)

Meski begitu, Nadia menegaskan bahwa ini hanyalah pilihan, masyarakat tetap bisa melakukan vaksinasi gratis yang digelar pemerintah maupun melalui swasta dalam program vaksinasi gotong royong.

Nadia juga menambahkan, vaksin merek apapun sama baiknya, sehingga lebih baik segera divaksin jika sudah mendapatkan jadwalnya.

Untuk diketahui, sejauh ini pemerintah telah menyuntikkan vaksin dosis pertama sebanyak 42.868.023 orang (20.58 persen) dan baru 16.713.406 orang (8,03 persen) yang menerima dosis kedua atau selesai vaksinasi Covid-19.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yamaha Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis dan Berhadiah untuk Publik di Pulo Gadung

Yamaha Gelar Vaksinasi Covid-19 Gratis dan Berhadiah untuk Publik di Pulo Gadung

Press Release | Rabu, 21 Juli 2021 | 19:34 WIB

Kemenkes Ungkap Alasan Anak dan Remaja Ikut Program Vaksinasi Covid-19

Kemenkes Ungkap Alasan Anak dan Remaja Ikut Program Vaksinasi Covid-19

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 20:15 WIB

Lebih Ampuh Mana Vaksin atau Antibodi yang Terbentuk Usai Terpapar Covid-19?

Lebih Ampuh Mana Vaksin atau Antibodi yang Terbentuk Usai Terpapar Covid-19?

Surakarta | Rabu, 21 Juli 2021 | 20:20 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB