Menpora Amali Jadi Penguji Mahasiswa Doktor Universitas Pakuan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 23 Juli 2021 | 15:25 WIB
Menpora Amali Jadi Penguji Mahasiswa Doktor Universitas Pakuan
Menpora, Zainudin Amali. (Dok: Kemenpora)

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali menjadi penguji eksternal dalam Sidang Terbuka Program Doktor atas nama Ibnu Hasan, M.Pd di Universitas Pakuan, Bogor, Jawa Barat secara virtual, Kamis (22/7/2021) pagi.

Adapun disertasi yang diujikan dalam Sidang Terbuka ini berjudul ‘Penguatan Iklim Organisasi Kepemimpinan Transformasional, dan Ketahanmalangan dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Guru’, Studi Empirik Menggunakan Analisis Korelasi dan Anlisis Sitorem pada Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta di Kota Depok.

Selain Amali, turut hadir Dewan Penguji antara lain Prof. Dr. Thamrin Abdullah, MM. M.Pd dan Dr. Widodo Sunaryo, S. Psi, M. BA sekaligus promotor dan co promotor. Hadir pula dosen penguji lainnya, Prof. Dr. Bibin Rubini, M.Pd (Rektor Univeritas Pakuan), Dr. Eka Suhardi, M. Si, Dr. Widodo Sunaryo, S. Psi, M. BA, Prof. Dr. H. Thamrin Abdullah, MM, M.Pd dan Prof. Dr. Ing. H. Soewarto Hardhienata.

Pada kesempatan ini, Amali selaku penguji eksternal mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Ibnu Hasan M.Pd, promovendus. Salah satu yang diperntanyakan Menpora Amali yaitu alasan promovendus memilih judul tersebut dan memilih sekolah swasta di kota Depok sebagai lokasi dalam penelitiannya disertasinya.

“Apa yang saudara promovendus lihat sekarang ini tentang kinerja guru, sampai anda mau membuat satu penelitian tentang kinerja guru dan tempat penelitiannya adalah SMP (swasta) itu kenapa?” tanya Amali.

Menjawab pertanyaan Menpora Amali, Ibnu Hasan mengungkapkan alasannya melakukan penelitian di SMP swasta karena dulu dirinya pernah mengajar selama 16 tahun siswa SMP di kampung terpencil, sebelum dirinya menjadi pegawai Kemenpora

Selain itu, sekolah swasta jumlahnya sangat besar dan jauh lebih banyak dibandingkan dengan sekolah negeri meskipun sumber daya, anggaran dan fasilitasnya terbatas.

“Ini perlu ada upaya sungguh-sungguh agar juga meningkat proses belajar mengajar hasil pendidikan tersebut. Karena sangat mempengaruhi dunia pendidikan karena jumlahnya sangat besar. Tapi masih sangat terbatas dalam banyak faktor baik pendanaan fasilitas. Agak berbeda dengan negeri yang sudah cukup memadai dengan anggaran yang tinggi dari pemerintah,”jawabnya.

Amali juga mempertanyakan alasan peneliti menggunakan istilah ketahanmalangan dan kepemimpinan transformasional dalam judul penelitiannya yang dikaitkan dengan peningkatan kinerja guru.

baca juga

“Anda bisa jelaskan tentang apa yang anda maksud dengan kepemimpinan transformasional dan ketahanmalangan tetapi dikaitkan dengan kinerja guru,” tanyanya lagi.

Ibnu Hasan kemudian memaparkan bahwa ketahanmalangan memiliki makna kesanggupan yang dimiliki seseorang dalam merespon hambatan yang dihadapi dalam melaksanakan tugas. Ketahananmalangan ini memiliki sejumlah indikator yakni daya tahan, rasa memiliki tanggung dan pencapaian dari visi bersama.

Sementara terkait kepemimpinan transformasional yakni perilaku seorang pemimpin harus menginspirasi, mempengaruhi, menggerakkan dan bahkan mengembangkan orang lain dalam mencapai visi bersama. Bahakn menurut dia, sebagai pejabat di Kemenpora Ibnu Hasan menilai kepemimpinan transformasional telah diterapkan Menpora Amali dalam kepemimpinannya yang gigih, sejuk dan selalu mengarahkan bawahan. 

Hasilnya, Kemenpora yang selama selama ini disclaimer dalam laporan keuangannya di BPK, justru dibawah kepemimpinan Amali mendapat WTP.

“Di bawah kepemipinan bapak, semua pihak bahu membahu, keteladanan akhirnya WTP diberikan kepada kita berturut-turut dua tahun. Karena itu sebuah prestasi besar bahwa sebuh institusi itu dikelola dengan baik, Wajar Tanpa Pengecualian,” pungkasnya.

Menurut dia, salah satu faktor penting keberhasilan suatu organisasi sekolah tidak  terlepas dari kualitas kerja guru dalam melaksanakan tugas sebagai profesinya. Demikian juga penguatan iklim organisasi yang sangat penting karena iklim organisasi di sekolah akan menjadikan seseorang menjadi nyaman. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menpora Amali Dorong Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Tumbuhkan Paham Anti Radikalisme

Menpora Amali Dorong Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Tumbuhkan Paham Anti Radikalisme

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 12:02 WIB

Menpora Dorong Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Tumbuhkan Anti Radikalisme dan Terorisme

Menpora Dorong Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Tumbuhkan Anti Radikalisme dan Terorisme

News | Senin, 05 Juli 2021 | 21:00 WIB

Kompetisi Liga 1 Ditunda, Menpora Amali Minta Klub Koordinasi dengan PSSI dan LIB

Kompetisi Liga 1 Ditunda, Menpora Amali Minta Klub Koordinasi dengan PSSI dan LIB

Sport | Jum'at, 02 Juli 2021 | 15:14 WIB

Tiru Olimpiade Tokyo 2021, Menpora: PON XX dan Peparnas XVI Terapkan Sistem Bubble

Tiru Olimpiade Tokyo 2021, Menpora: PON XX dan Peparnas XVI Terapkan Sistem Bubble

Sport | Kamis, 01 Juli 2021 | 15:12 WIB

Pelepasan Kontingen Indonesia ke Olimpiade Tokyo Berlangsung 5 Juli

Pelepasan Kontingen Indonesia ke Olimpiade Tokyo Berlangsung 5 Juli

Sport | Kamis, 01 Juli 2021 | 14:13 WIB

Hari Olimpiade Internasional 2021, Ini Harapan Menpora Amali

Hari Olimpiade Internasional 2021, Ini Harapan Menpora Amali

News | Rabu, 30 Juni 2021 | 14:09 WIB

Terkini

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:28 WIB

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

10 Cara Menggunakan AC Inverter agar Listrik Tetap Hemat

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:20 WIB

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli dan Petani Lokal di Karawang Bersinergi Tanam 24.000 Mangrove

Jawa Tengah | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:19 WIB

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang

Batam | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:15 WIB

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:05 WIB

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Bekaci | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:57 WIB

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:56 WIB

×