Menkes: Testing dan Tracing di Kawasan Padat Penduduk Dimulai Pekan Ini

Erick Tanjung

Senin, 26 Juli 2021 | 16:34 WIB
Menkes: Testing dan Tracing di Kawasan Padat Penduduk Dimulai Pekan Ini
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (Dok: Kementerian Kesehatan)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kegiatan testing dan tracing untuk kawasan padat penduduk saat perpanjangan PPKM akan dimulai pekan ini.

Program testing kawasan padat penduduk tersebut, kata Budi, yang dicanangkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan dipimpin oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Pak Menkomarves sudah mencanangkan program testing dan tracing, yang nantinya akan dipimpin oleh Panglima TNI yang dimulai minggu ini," kata Budi dalam konferensi pers yang dipantau secara daring di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Selain itu Budi mengatakan agar masyarakat tidak perlu khawatir dengan jumlah testing yang menurun usai akhir pekan atau usai hari libur nasional.

"Kalau hari Jumat tinggi, lalu hari Sabtu turun, tidak usah panik karena hari libur," ujar dia.

Budi mengatakan pola tersebut sudah berlangsung sekitar 40-50 minggu belakangan. Dia menyarankan agar mengacu pada data rata-rata testing mingguan, yang juga dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

"WHO juga tahu testing berfluktuasi, menampilkan data testing selalu rata-rata 7 hari, karena itu yang paling benar," kata Budi.

Sebelumnya, Koordinator PPKM Level 4 di Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah akan menggencarkan testing dan tracing di kawasan perumahan padat penduduk di wilayah aglomerasi guna memutus penularan Covid-19 varian delta.

"Pemerintah dalam waktu dekat, atas perintah Presiden, akan melakukan peningkatan testing, tracing dan meningkatkan pusat-pusat isolasi utamanya di daerah padat penduduk. Nanti kami akan finalkan bagaimana kita langsung testing dan tracing di perumahan padat penduduk di wilayah aglomerasi," kata Luhut dalam konferensi pers virtual terkait PPKM, Rabu pekan lalu.

baca juga

Ada sejumlah wilayah aglomerasi yang akan jadi sasaran peningkatan testing dan tracing di antaranya Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, Semarang, Malang Raya hingga Solo Raya.

"Jadi begitu kita lakukan testing, kalau ada yang positif langsung dibawa ke karantina. Perawatan, obat ada, dokter ada, sehingga tingkat untuk memburuk bisa diperkecil," katanya.

Luhut yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi itu menuturkan peningkatan testing dan tracing akan mulai dilakukan dalam satu hingga dua hari ke depan secara masif.

"Kita harap bisa mulai dalam satu, dua hari ini dan akan kami lakukan secara masif sehingga waktu nanti pelonggaran tanggal 26 Juli berjalan baik (sesuai dengan target penurunan untuk bisa pelonggaran)," katanya.

Selain meningkatkan testing dan tracing, Luhut juga menekankan pentingnya vaksinasi agar berjalan paralel. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbukti Dampaknya Pada Varian Delta, Menkes Anjurkan Obat Favipiravir Untuk Antivirus

Terbukti Dampaknya Pada Varian Delta, Menkes Anjurkan Obat Favipiravir Untuk Antivirus

Health | Senin, 26 Juli 2021 | 15:50 WIB

Krisis Oksigen! Koalisi Warga Somasi Presiden, Menkes, dan Mendag

Krisis Oksigen! Koalisi Warga Somasi Presiden, Menkes, dan Mendag

News | Minggu, 25 Juli 2021 | 19:30 WIB

Jokowi Cari Oseltamivir di Apotek, Ternyata Tak Direkomendasikan Buat Obat Utama Covid-19

Jokowi Cari Oseltamivir di Apotek, Ternyata Tak Direkomendasikan Buat Obat Utama Covid-19

Health | Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:55 WIB

Terkini

Kerusakan Alat Lumpuhkan ATM 128 Bank, Pengelola Pastikan Bukan Serangan Siber

Kerusakan Alat Lumpuhkan ATM 128 Bank, Pengelola Pastikan Bukan Serangan Siber

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:37 WIB

Beras SPHP Diduga Dioplos, Begini Modus Mafia Beras Kelabui Konsumen

Beras SPHP Diduga Dioplos, Begini Modus Mafia Beras Kelabui Konsumen

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:27 WIB

Bikin Pengunjung Betah dan Ingin Kembali? Ini yang Perlu Dibenahi Tempat Wisata

Bikin Pengunjung Betah dan Ingin Kembali? Ini yang Perlu Dibenahi Tempat Wisata

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:22 WIB

Hasto Tuntaskan Soekarno Run Blitar, Acungkan Salam Tiga Jari di Garis Finish

Hasto Tuntaskan Soekarno Run Blitar, Acungkan Salam Tiga Jari di Garis Finish

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:10 WIB

Juni and the Anything Tree, Suara Kecil Anak-Anak untuk Menyelamatkan Alam

Juni and the Anything Tree, Suara Kecil Anak-Anak untuk Menyelamatkan Alam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:10 WIB

3 Zodiak Paling Hoki dan Bahagia Hari Ini, Minggu 8 November 2026: Keberuntungan Besar Menanti Anda

3 Zodiak Paling Hoki dan Bahagia Hari Ini, Minggu 8 November 2026: Keberuntungan Besar Menanti Anda

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 16:07 WIB

ISIS Come Back! Sudah Serang Israel Sejak Sebulan Lalu

ISIS Come Back! Sudah Serang Israel Sejak Sebulan Lalu

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:05 WIB

Helikopter Jatuh di Sungai Barito, Dua WNA Selamat, 1 Awak WNI Masih Dicari

Helikopter Jatuh di Sungai Barito, Dua WNA Selamat, 1 Awak WNI Masih Dicari

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:59 WIB

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

Kemensos Sebut Adopsi 8 Anak WNI di Singapura Ilegal, Diduga Korban Sindikat Perdagangan Anak

News | Minggu, 08 November 2026 | 15:49 WIB

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Update Terbaru! Apakah BSU BPJS Ketenagakerjaan 2026 Sudah Bisa Dicek Awal November?

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 15:47 WIB

×