Viral! Lelaki di Malaysia Maki-maki Jokowi, Kaitkan Covid-19 di Aceh dan PKI

Reza Gunadha, Aulia Hafisa

Senin, 26 Juli 2021 | 19:01 WIB
Viral! Lelaki di Malaysia Maki-maki Jokowi, Kaitkan Covid-19 di Aceh dan PKI
Foto: Pria di Malaysia Maki-maki Jokowi, Kaitkan Covid-19 di Aceh dan PKI

Suara.com - Ulah  pria yang memaki-maki Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait pandemi covid-19 membuat geger warganet. 

Melalui video singkat yang diunggah ke media sosial, lelaki itu memaki sambil mengaitkan pandemi covid-19 di Aceh dengan PKI. 

Dalam video itu, terlihat pria berbicara memakai bahasa Indonesia bercampur bahasa Melayu. Di dekatnya juga terdapat foto Presiden Jokowi.

Di bawah foto Jokowi, terdapat tulisan 'Wufan Maulana' yang diduga nama pria tersebut.

Dalam videonya, ia menyebut di Aceh tidak ada corona.

Ia lantas menuduh Jokowi kader PKI dan menjadikan covid-19 sebagai alasan untuk memutuskan Aceh masuk zona merah.

"Aceh ndak ada Covid-19, kau PKI jangan jadi jahanam kau Jokowi ya. Kau jangan jadi jahanam," kata pria tersebut sambil menunjuk-nunjuk kamera.

Tak tanggung-tanggung, ia kemudian memaki Jokowi dengan seruan binatang.

"Kau ini mau di-sniper di kepala kau baru kau mundur sekalian nyawa kau masuk dalam kubur," ujarnya.

baca juga

Selain itu, pria itu juga menyinggung TNI dan Polri disogok agar tidak melawan. Dia lalu meminta masyarakat membakar tempat pemeriksaan covid-19 yang disebutnya dibuat oleh PKI.

"Saya imbau kepada bangsa saya yang ada di bumi Aceh. Kalau ada tim medis PKI masuk Aceh untuk mengecek COVID-19 segera bakar di mana dia buat tempat itu mengecek COVID dibakar tempat itu, dibakar massal. Bangkit bangsaku. Bangkit," katanya.

Menurutnya, Aceh tempat kelahirannya tak bisa dipermainkan oleh Jokowi.

"Kau permainkan bangsa kau, bangsa Jawa itu hak engkau. Jangan kau permainkan umat-umat Islam yang ada di bumi Aceh," ujarnya.

Polda Aceh tengah menyelidiki video berisi ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi tersebut. 

"Kami sudah profiling yang bersangkutan dan sudah mendapatkan data keluarga yang bersangkutan. Sudah diketahui, di Malaysia," ujar Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Winardy.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui merantau ke Malaysia sejak tahun 2015. Di sana, pelaku disebut bekerja tidak menentu atau serabutan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut: Saya Minta TNI-Polri Bujuk Pasien Covid Lansia dan Komorbid ke Tempat Isolasi

Luhut: Saya Minta TNI-Polri Bujuk Pasien Covid Lansia dan Komorbid ke Tempat Isolasi

News | Senin, 26 Juli 2021 | 18:12 WIB

Akidi Tio, Sosok Warga Palembang Sumbang Rp 2 Triliun bagi Penanganan COVID 19

Akidi Tio, Sosok Warga Palembang Sumbang Rp 2 Triliun bagi Penanganan COVID 19

Sumsel | Senin, 26 Juli 2021 | 18:09 WIB

Terungkap! Asal Keluarga Akidi Tio yang Sumbang Rp 2 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Terungkap! Asal Keluarga Akidi Tio yang Sumbang Rp 2 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Surakarta | Senin, 26 Juli 2021 | 18:08 WIB

Pemkot Bekasi: Gaji Penggali Kubur COVID-19 Rp 6,1 Juta Per Bulan

Pemkot Bekasi: Gaji Penggali Kubur COVID-19 Rp 6,1 Juta Per Bulan

Bekaci | Senin, 26 Juli 2021 | 18:02 WIB

JNE & Dompet Kemanusiaan Media Group Kirim Tabung Oksigen Gratis ke RSUP Kariadi Semarang

JNE & Dompet Kemanusiaan Media Group Kirim Tabung Oksigen Gratis ke RSUP Kariadi Semarang

Jawa Tengah | Senin, 26 Juli 2021 | 18:00 WIB

Potret Motor Sport Salah Asuhan, Habitat di Aspal Tapi Kok Malah Begini

Potret Motor Sport Salah Asuhan, Habitat di Aspal Tapi Kok Malah Begini

Otomotif | Senin, 26 Juli 2021 | 17:57 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×