alexametrics

32 Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Stephanie Terungkap Lewat Tes DNA Terbaru

Bangun Santoso
32 Tahun Jadi Misteri, Kasus Pembunuhan Stephanie Terungkap Lewat Tes DNA Terbaru
Kasus pembunuhan Stephanie Isaacson tidak terpecahkan selama 32 tahun. (Dok. Kepolisian/via BBC Indonesia)

Kasus pembunuhan bocah 14 tahun bernama Stephanie Isaacson menjadi salah satu yang paling sulit diungkap di AS

Suara.com - Menarik waktu ke tahun 1989, suatu peristiwa pembunuhan terjadi di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Seorang bocah beranjak gadis yang baru berusia 14 tahun bernama Stephanie Isaacson tewas dibunuh. Tubuhnya ditemukan tergeletak di jalan biasa sehari-hari ia lewati ke sekolah.

Gadis kecil itu diduga diserang pelaku lalu dicekik hingga menemui ajal. Sayang, polisi yang mencoba menyelidiki kasus tersebut gagal mengungkap siapa sebenarnya pelaku pembunuhan itu.

Setelah puluhuan tahun buntu, kasus ini bisa terungkap berkat tes DNA yang ditinggalkan si pelaku di tempat kejadian perkara (TK) - setara dengan hanya 15 sel manusia.

Menyadur laman BBC Indonesia, Rabu (28/7/2021), polisi mengatakan pada Rabu (21/7/2021) bahwa mereka telah mengidentifikasi tersangka dengan menggunakan sekuensing genom dan data genealogi publik.

Baca Juga: Buntut Pembunuhan Presiden Haiti, Komandan Paspampres Ditangkap Polisi

Terduga pelaku pembunuhan Stephanie Isaacson disebut telah meninggal pada 1995.

"Saya senang mereka menemukan orang yang membunuh putri saya," kata ibu Stephanie dalam pernyataan yang dibacakan di hadapan wartawan dalam konferensi pers hari Rabu pekan lalu.

"Saya tidak pernah menyangka bahwa kasus ini akan bisa diselesaikan," katanya.

Tiga puluh dua tahun yang lalu, tubuh Stephanie ditemukan di dekat rute yang biasanya ia lalui dalam perjalanan ke sekolah di Las Vegas, Nevada. Gadis itu diserang dan dicekik sampai mati.

Tahun ini, polisi dapat membuka kasus itu lagi setelah adanya donasi dari seorang penduduk setempat. Mereka menyerahkan sampel DNA yang masih utuh ke Othram, laboratorium sekuensing genom di Texas yang berspesialisasi dalam kasus-kasus "dingin".

Baca Juga: Nasihat Jangan Mencuri Berujung Ketua MUI Labura Tewas Dibacok

Perangkat tes DNA biasa untuk konsumen mengumpulkan sekitar 750 hingga 1000 nanogram DNA dalam satu sampel. Sampel itu lalu diunggah ke situs web publik yang berspesialisasi dalam penelusuran leluhur atau pemeriksaan kesehatan.

Komentar