Buntut Pembunuhan Presiden Haiti, Komandan Paspampres Ditangkap Polisi

Bangun Santoso

Rabu, 28 Juli 2021 | 11:20 WIB
Buntut Pembunuhan Presiden Haiti, Komandan Paspampres Ditangkap Polisi
Orang-orang bersorak ketika mobil polisi melewati kantor Polisi Petionville di mana orang-orang bersenjata, yang dituduh terlibat dalam pembunuhan Presiden Jovenel Moise, ditahan di Port au Prince, Haiti, pada (8/7/2021). [Valerie Baeriswyl / AFP]

Suara.com - Seorang pejabat tinggi keamanan Presiden Haiti Jovenel Moise, yang tewas dibunuh, ditangkap oleh polisi karena dicurigai terlibat dalam rencana pembunuhan, kata pengacaranya pada Selasa (27/7/2021).

Penangkapan itu dilakukan ketika akun ajudan lainnya yang membahas tentang peristiwa pembunuhan tersebut bocor di media sosial.

Koordinator Keamanan Presiden Haiti, Jean Laguel Civil, ditangkap pada Senin (26/7/2021), kata pengacara Reynold Georges kepada Reuters sebagaimana dikutip Antara, Rabu (28/7/2021).

Penangkapan itu terjadi hampir tiga minggu setelah Moise dibunuh pada 7 Juli pada tengah malam di kediaman pribadinya di Port-au-Prince oleh satu kelompok yang terdiri atas lebih dari 20 orang, yang kebanyakan adalah tentara bayaran Kolombia.

Penangkapan Civil dilakukan menyusul penahanan sebelumnya terhadap anggota senior lainnya satuan keamanan Moise, Dimitri Herard.

Pada Selasa (27/7/2021), sebuah memo bertanggal 10 Juli yang ditandatangani oleh Herard yang menjelaskan peristiwa malam pembunuhan itu bocor di media sosial. Namun, Reuters belum dapat memastikan keaslian memo tersebut.

Dalam dokumen tiga halaman itu, Herard mengatakan, dia telah menerima panggilan bantuan dari Moise pada pukul 01.39 (waktu setempat) pada 7 Juli. Herard kemudian berangkat menuju kediaman presiden dan memerintahkan pengerahan bala bantuan.

Herard mencatat bahwa dia menerima kabar tentang "banyak ledakan" di dekat kediaman Moise dan meneruskan informasi itu ke petugas keamanan lainnya.

Di dekat pintu masuk, para petugas keamanan presiden dihadang oleh sejumlah pria berpakaian hitam yang memerintahkan mereka untuk mundur, dengan mengatakan bahwa mereka adalah bagian dari sebuah operasi oleh Drug Enforcement Administration (DEA) Amerika Serikat, kata Herard.

baca juga

Karena personel keamanan kalah jumlah dan khawatir bahwa kelompok pria tersebut mungkin menawan Presiden Moise, pasukan Herard mundur. Mereka mulai merencanakan serangan terhadap musuh mereka setelah mengetahui tepat setelah pukul 03.00 pagi bahwa presiden telah meninggal, tambahnya.

Dalam pertempuran berikutnya pada sore hari tanggal 7 Juli, tiga warga Kolombia tewas, kata Herard, yang juga mencatat dalam memo bahwa tiga sandera polisi dibebaskan.

Namun, banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang siapa yang berada di balik pembunuhan itu dan bagaimana para pembunuh itu bisa mendapatkan akses ke kediaman presiden.

Sementara pengacara Civil, Georges, mengatakan, bahwa Civil tidak bersalah.

"Pelaku sebenarnya adalah mereka yang memberikan izin kepada orang-orang Kolombia ini untuk memasuki Haiti; polisi harus menangkap mereka," katanya.

Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat melakukan penggerebekan terkait dengan pembunuhan Moise di sebuah daerah perumahan yang terjaga keamanannya di Florida, kata juru bicara FBI yang memberikan konfirmasi pada Selasa setelah media memberitakan tentang insiden tersebut.

"FBI dan (Departemen Keamanan Dalam Negeri AS) sedang menjalankan tugas penegakan hukum yang diperintahkan pengadilan di sekitar lokasi. Surat pernyataan yang mendukung surat perintah penggeledahan telah disahkan oleh pengadilan," kata juru bicara FBI kepada Reuters dalam pernyataan, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haiti Berduka, Begini Prosesi Pemakaman Presiden Jovenel Moise yang Tewas Terbunuh

Haiti Berduka, Begini Prosesi Pemakaman Presiden Jovenel Moise yang Tewas Terbunuh

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 11:18 WIB

Haiti Lantik PM Baru Usai Pembunuhan Presiden Jovenel Moise

Haiti Lantik PM Baru Usai Pembunuhan Presiden Jovenel Moise

News | Rabu, 21 Juli 2021 | 10:35 WIB

Pejabat Kolombia Ungkap Dalang Pembunuhan Presiden Haiti, Ini Sosoknya

Pejabat Kolombia Ungkap Dalang Pembunuhan Presiden Haiti, Ini Sosoknya

News | Minggu, 18 Juli 2021 | 10:06 WIB

Terungkap! 7 Tersangka Pembunuh Presiden Haiti Pernah Dilatih Militer di AS

Terungkap! 7 Tersangka Pembunuh Presiden Haiti Pernah Dilatih Militer di AS

News | Minggu, 18 Juli 2021 | 09:42 WIB

Presiden Haiti Tewas Dibunuh, AS Pertimbangkan Kirim Bantuan Pasukan

Presiden Haiti Tewas Dibunuh, AS Pertimbangkan Kirim Bantuan Pasukan

News | Selasa, 13 Juli 2021 | 10:09 WIB

Mantan Tentara Menyiksa dan Membunuh Presiden di Haiti

Mantan Tentara Menyiksa dan Membunuh Presiden di Haiti

Lampung | Senin, 12 Juli 2021 | 10:52 WIB

Spekulasi Pembunuhan Presiden Haiti Berkembang, Ditembak Pasukannya Sendiri

Spekulasi Pembunuhan Presiden Haiti Berkembang, Ditembak Pasukannya Sendiri

News | Senin, 12 Juli 2021 | 08:13 WIB

Terkini

KAI Commuter Batalkan 7 Perjalanan KRL Bogor Pagi Ini, Dua Rangkaian Masih 'Opname' di Bukit Duri

KAI Commuter Batalkan 7 Perjalanan KRL Bogor Pagi Ini, Dua Rangkaian Masih 'Opname' di Bukit Duri

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Shin Tae-yong Tak Terima Persija Diminta Dikurangi Poin usai Insiden Penyerangan Bus Persib U-18

Shin Tae-yong Tak Terima Persija Diminta Dikurangi Poin usai Insiden Penyerangan Bus Persib U-18

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Melembapkan Sekaligus Melindungi, 5 Face Mist dengan Kandungan SPF

Melembapkan Sekaligus Melindungi, 5 Face Mist dengan Kandungan SPF

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Karhutla Meluas ke 26 Provinsi, Cak Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih

Karhutla Meluas ke 26 Provinsi, Cak Imin Galang Bantuan Masker dan Air Bersih

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Sinopsis Reporting Live, Film Thriller Terbaru Parineeti Chopra di Netflix

Sinopsis Reporting Live, Film Thriller Terbaru Parineeti Chopra di Netflix

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Rusia Gempa 6,9 Magnitudo, Ancaman Tsunami di Indonesia?

Rusia Gempa 6,9 Magnitudo, Ancaman Tsunami di Indonesia?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:44 WIB

IHSG Masih Berakhir Merosot 10,75% di Sesi I, BBCA Ambles 13,99%

IHSG Masih Berakhir Merosot 10,75% di Sesi I, BBCA Ambles 13,99%

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:43 WIB

YLBHI Kecam Pengerahan TNI Jaga SPBU di Bali: Memalukan

YLBHI Kecam Pengerahan TNI Jaga SPBU di Bali: Memalukan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:43 WIB

5 Rekomendasi HP Gaming Rp1 Jutaan, RAM Besar dan Baterai Awet Anti-lag Seharian

5 Rekomendasi HP Gaming Rp1 Jutaan, RAM Besar dan Baterai Awet Anti-lag Seharian

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:35 WIB

The Bridesmaids Tale: Ketika Luka Lama Membuat Kita Takut Jatuh Cinta Lagi

The Bridesmaids Tale: Ketika Luka Lama Membuat Kita Takut Jatuh Cinta Lagi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:30 WIB

×