Junus Pelaku Kasus Pemukulan Terhadap Tetangganya Ternyata Korban PHK

Dwi Bowo Raharjo, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 28 Juli 2021 | 20:17 WIB
Junus Pelaku Kasus Pemukulan Terhadap Tetangganya Ternyata Korban PHK
Pria paruh baya tewas dianiaya tetangganya di Duri Kosambi, Jakbar gara-gara perkara kotoran anjing. (tangkapan layar/Instagram)

Suara.com - Junus Anugerah (41), diberhentikan dari pekerjaannya sebagai karyawan di perusahaan swasta. Junus merupakan tersangka pembunuhan terhadap tetangganya sendiri karena perkara kotoran anjing.

“Untuk profesi sebelumnya karyawan swasta di suatu perusahaan, terakhir di PHK,” kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Bintang saat dihubungi wartawan pada Rabu (28/7/2021).

Namun, tidak dijelaskan secara detail sejak kapan Junus tak bekerja.

“Wah (Kami) enggak sampai ke sana nanya nya,” jelas Bintang.

Setelah diberhentikan dari pekerjaannya, Junus membuka usaha kuliner yang dipasarkan secara daring (online).

“Buka usaha kuliner online,” ujar dia.

Di samping itu, disebutkan Junus memiliki keahlian bela diri.

“Bukan atlet, pernah punya basic bela diri karate,” jelas Bintang.

Seperti diketahui, Agustanu Hamdani (59) meninggal dunia, usai dipukul oleh tetangganya Junus Anugerah (41), karena diduga cekcok perkara kotoran anjing.

baca juga

Peristiwa terjadi di Perum Duri Kosambi Baru, Cengkareng Jakarta Barat pada Sabtu (24/7/2021) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Bintang mengatakan peristiwa berawal saat anak korban membawa anjing peliharaannya berkeliling kompleks.

“Terus anjing kelepas buang kotoran di depan rumah pelaku,” ujar Bintang saat dihubungi wartawan, Selasa (27/7/2021) lalu.

Melihat ada kotoran anjing di depan rumahnya, pelaku langsung memarahi anak korban, sambil menantang meminta korban untuk menemuinya.

“Pelaku bawa-bawa bapaknya (korban), ‘bawa bapakmu kesini.’ Dia (anak )bawa bapaknya. (Korban datang), mungkin bapaknya enggak terima kalau anaknya dimarahi,” jelas Bintang.

Pada saat itu adu mulut antara pelaku dengan korban terjadi, dan kemudian berujung pemukulan.

“Cekcok di situ, akhirnya (pelaku) dipukul di bagian pipi (korban),” ujar Bintang.

Peristiwa pemukulan itu sempat di saksikan beberapa tetangga dan anak korban. Kekinian para tetangganya telah dijadikan saksi.

Setelah mendapat pukulan, korban langsung terkapar di tanah. Korban sempat dilarikan ke sebuah rumah sakit. Namun, sekitar pukul 21.00 WIB meninggal dunia.

Diduga korban meninggal, karena kepalannya terbentur ke tanah usai mendapatkan beberapa pukulan dari pelaku.

“Dipukul jatuh, kemungkinan besar kepala terbentur,” jelas Bintang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pukuli Tetangga hingga Tewas karena Eek Anjing, Junus Bertahun-tahun Ogah Taati Aturan RT

Pukuli Tetangga hingga Tewas karena Eek Anjing, Junus Bertahun-tahun Ogah Taati Aturan RT

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 16:49 WIB

Kronologi Kotoran Anjing Berujung Maut di Perumahan Duri Kosambi Baru Cengkareng

Kronologi Kotoran Anjing Berujung Maut di Perumahan Duri Kosambi Baru Cengkareng

Jakarta | Rabu, 28 Juli 2021 | 16:07 WIB

Junus, Pembunuh Kakek-kakek di Cengkareng Klaim Dipukul Lebih Dahulu

Junus, Pembunuh Kakek-kakek di Cengkareng Klaim Dipukul Lebih Dahulu

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 15:54 WIB

Pukuli Kakek-kakek hingga Tewas, Junus Dikenal Arogan dan Suka Rekam Anjing Sedang Pup

Pukuli Kakek-kakek hingga Tewas, Junus Dikenal Arogan dan Suka Rekam Anjing Sedang Pup

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 15:09 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×