Kemendikbudristek Gelar Pembekalan Pendampingan SMK PK oleh Perguruan Tinggi

Fabiola Febrinastri

Kamis, 29 Juli 2021 | 12:05 WIB
Kemendikbudristek Gelar Pembekalan Pendampingan SMK PK oleh Perguruan Tinggi
Ilustrasi belajar daring (Suara.com/Michelle Illona)

Suara.com - Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) terus mendukung program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK). Salah satunya melalui kegiatan “Pembekalan Pelaksanaan Pendampingan SMK PK oleh Perguruan Tinggi (PT)” yang dilakukan secara daring, Jumat, (23/7/2021).

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Wikan Sakarinto, berharap ke depan, baik SMK maupun calon pendamping perguruan tinggi dapat saling berbagi informasi serta terus meningkatkan komunikasi.

“Mitra SMK dan PT bisa saling bertukar. Kalau SMK memiliki hasil produksi, maka dapat dipakai ataupun dibeli oleh PT, atau sebaliknya,” tuturnya.

Wikan mencontohkan praktik yang dilakukan SMK Warga, Solo. SMK tersebut mempunyai produk mesin CNC, yang nantinya dipakai oleh perguruan tinggi pendamping.

Demikan juga SMK yang memiliki jurusan fashion yang produknya dapat dibeli atau dipakai langsung oleh para civitas akademika perguruan tinggi pendampingnya.

“Jadi bisa saling mengisi dan membeli produk sendiri, sehingga ini bisa menjadi platform ‘subur’ yang ‘menghijaukan’ pasar/serapan teaching factory,” jelasnya.

Program SMK PK resmi berjalan pada tahun ajaran baru 2021-2022. Menurutnya, kehadiran SMK PK adalah upaya mewujudkan link and match agar berjalan lebih masif antara SMK, PT vokasi, dan industri.

Langkah ini diharapkan akan berdampak pada makin banyaknya lulusan SMK yang melanjutkan studi ke PT, lebih banyak SMK D2 fast track, serta meningkatnya kolaborasi teaching factory di SMK dan perguruan tinggi.

Selain itu, teaching factory perguruan tinggi juga dapat menjadi peluang magang bagi siswa SMK. Semakin banyak dosen perguruan tinggi yang mengajar di SMK, akan meningkatkan pengimbasan mitra industri di perguruan tinggi ke SMK.

baca juga

Adanya kolaborasi yang menghasilkan sertifikasi, Program Kampus Merdeka dapat dipahami juga oleh SMK, serta adanya saling membeli produk yang dihasilkan SMK maupun perguruan tinggi.

Soal proses pembelajaran yang mendukung konsep link and match, tak lepas dari implementasi paket 8+i yang bukan sekadar perjanjian kerja sama. Seluruh program mengarah pada penyelarasan kurikulum satuan pendidikan vokasi dengan industri, pengembangan soft skills dengan project base learning, guru tamu dari industri mengajar di satuan pendidikan vokasi dengan ketentuan minimal 50 jam per semester per program studi (prodi).

Berikutnya, magang minimal satu semester, penerbitan sertifikasi kompetensi, pendidikan dan pelatihan pengajar pendidikan vokasi di industri, riset terapan yang menghasilkan produk untuk masyarakat, serta komitmen serapan lulusan oleh dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA). Adapun “+i” merupakan bantuan, baik beasiswa maupun ikatan dinas yang diberikan oleh DUDIKA.

Wikan berharap, perguruan tinggi vokasi dapat menjadi pendamping SMK guna memberikan rekomendasi dan masukan terkait peningkatan kualitas sekolah.

“Ke depan, apabila ‘kakak-adik’ ini bersatu, nantinya bisa dikembangkan SMK D2 fast track semakin baik lagi,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wikan juga turut berdialog dengan para kepala SMK maupun perguruan tinggi pendamping.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendikbudristek:Riset Keilmuan Terapan Jadi Penggerak Penyelesaian Masalah Sosial

Kemendikbudristek:Riset Keilmuan Terapan Jadi Penggerak Penyelesaian Masalah Sosial

News | Rabu, 28 Juli 2021 | 15:14 WIB

Program Laptop Dalam Negeri dari Kemendikbudristek Dinilai Tepat

Program Laptop Dalam Negeri dari Kemendikbudristek Dinilai Tepat

Tekno | Selasa, 27 Juli 2021 | 21:52 WIB

Asesmen Nasional, Perbaikan Kualitas Pembelajaran Jadi Tujuan

Asesmen Nasional, Perbaikan Kualitas Pembelajaran Jadi Tujuan

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 18:29 WIB

Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi, Indonesia - Inggris Mengadakan Joint Working Group

Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi, Indonesia - Inggris Mengadakan Joint Working Group

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 18:18 WIB

4 Pelajar SMA Raih Medali dalam International Biology Olympiad Challenge II di Portugal

4 Pelajar SMA Raih Medali dalam International Biology Olympiad Challenge II di Portugal

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 11:19 WIB

Cacat Materil, 43 Dewan Guru Besar UI Desak Jokowi Cabut Revisi Statuta UI

Cacat Materil, 43 Dewan Guru Besar UI Desak Jokowi Cabut Revisi Statuta UI

News | Selasa, 27 Juli 2021 | 00:05 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×