alexametrics

Pakai Kantong Kolostomi, Pria Ini Dipecat karena Kemejanya Tak Rapi

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Pakai Kantong Kolostomi, Pria Ini Dipecat karena Kemejanya Tak Rapi
Ilustrasi kantong kolostomi. (Shutterstock)

Sebelum dipecat, ia menjelaskan tentang kondisinya yang memakai kantong kolostomi.

Suara.com - Pria yang bekerja di Burger King Huntington dipecat oleh manajer karena kemejanya tak rapi. Menyadur New York Post Minggu (01/08), Ryan Pacheco tak bisa masukkan kemejanya ke dalam celana karena kantong kolostomi.

Pacheco mengatakan kepada asisten manajer sebelumnya bahwa dia menggunakan kantong kolostomi dan pihak perusahaan mengatakan tak ada masalah.

Ia kemudian ditegur asisten manajer berbeda untuk "menyelipkan bajunya ke dalam celana," kata dokumen itu.

Ryan Pacheco yang telah hidup dengan kantong kolostomi sepanjang hidupnya mengatakan tak bisa memasukkan bajunya karena menyebabkan kantong bocor dan membuatnya kesakitan.

Baca Juga: Dimosthenis Karmiris, Komentator Olimpiade Dipecat karena Rasis ke Atlet Korsel

Kemudian manajer mengatakan telah berbicara dengan atasannya dan memutuskan untuk “tidak menerimanya karena kantong kolostomi.”

Burger King. (Pixabay/Matthew Feeney)
Burger King. (Pixabay/Matthew Feeney)

Pacheco mengatakan kepada The Post ketika dia bekerja di McDonald's Florida, tidak ada seorang pun yang pernah keberatan dengan ini.

“Di dalam, moral saya hancur,” kata Pacheco tentang dipecat.

Pengacara Pacheco, Jon Bell, mengatakan restoran itu bahkan tidak berusaha mencari solusi yang lebih masuk akal.

"Berdialoglah dengannya," kata Bell. “Mereka memecatnya, yang benar-benar memalukan mengingat fakta bahwa ini adalah perusahaan besar.”

Baca Juga: Sebut Atlet Korea Selatan Sipit, Komentator Olimpiade 2020 di Yunani Ini Dipecat

Bell mengatakan Burger King harus mendapatkan pelatihan yang lebih baik tentang bagaimana menangani permintaan akomodasi penyandang disabilitas.