Gagal Tangani Covid-19, PM Chan-ocha Dituntut Mundur dari Jabatannya

Chandra Iswinarno | Suara.com

Senin, 02 Agustus 2021 | 00:55 WIB
Gagal Tangani Covid-19, PM Chan-ocha Dituntut Mundur dari Jabatannya
Aksi demonstrasi Rakyat Thailand yang menuntut mundurnya PM Chan-ocha berlangsung masif di Ibu Kota Bangkok dan provinsi lainnya. [Antara]

Suara.com - Gelombang unjuk rasa untuk menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha dilakukan di beberapa wilayah negeri Gajah Putih tersebut pada Minggu (1/8/2021).

Massa pengunjuk rasa melakukan konvoi di jalan-jalan menggunakan mobil dan motor. Mereka menilai, kepemimpinan Pemerintahan Chan-ocha dianggap gagal menangani wabah ketika negara itu berjuang melawan lonjakan tertinggi kasus Covid-19 selama pandemi.

Dalam aksi di Ibu Kota Thailand, Bangkok, pengendara mobil membunyikan klakson dan pengendara motor memberi salam tiga jari. Simbol tersebut merupakan bentuk perlawanan yang terinspirasi dari film Hollywood "The Hunger Games.

Mereka melintasi jalan sejauh 20 kilometer dari Monumen Demokrasi di pusat ibu kota menuju Bandara Internasional Don Muang.

"Kami nyaris tak bisa mencari nafkah sekarang, semua anggota keluarga kami terkena dampaknya," kata Chai, pengunjuk rasa berusia 47 tahun.

Dia juga mengatakan, bahwa Pemerintahan Chan-ocha gagal dalam menjamin ketersediaan vaksin di Negeri Siam tersebut.

"Pemerintah gagal memberi vaksin tepat waktu dan banyak dari kami yang belum divaksin," kata dia.

Chai menyatakan, aksi warga turun ke jalan terpaksa dilakukan agar pemerintah negara tersebut mendengar seruan dan penderitaan mereka.

"Jika kami tidak turun ke jalan menyampaikan seruan, pemerintah akan mengabaikan kami."

Tak hanya di Bangkok, protes serupa juga digelar di provinsi-provinsi lain negara kerjaan tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, negara itu berencana akan memvaksinasi 50 juta orang hingga akhir 2021 mendatang. Namun hingga kini baru 5,8 persen dari total 66 juta penduduk yang divaksin lengkap.

Sementara warga yang baru menerima satu dosis Vaksin Covid-19 baru mencapai 21 persen.

Pada Minggu (1/8/2021), Thailand melaporkan 18.027 kasus baru dan 133 kematian akibat Covid-19, sehingga totalnya menjadi 615.314 kasus dan 4.990 kematian. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Thailand Turun ke Jalan, Tuntut PM Chan-ocha Mundur

Warga Thailand Turun ke Jalan, Tuntut PM Chan-ocha Mundur

News | Minggu, 01 Agustus 2021 | 21:58 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, Thailand Dirikan Rumah Sakit di Bandara

Kasus Covid-19 Melonjak, Thailand Dirikan Rumah Sakit di Bandara

Foto | Jum'at, 30 Juli 2021 | 11:30 WIB

RS di Thailand Mulai Kewalahan Akibat Lonjakan Covid, Tempat Tidur Habis

RS di Thailand Mulai Kewalahan Akibat Lonjakan Covid, Tempat Tidur Habis

News | Jum'at, 30 Juli 2021 | 06:43 WIB

Terkini

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:14 WIB