RS di Thailand Mulai Kewalahan Akibat Lonjakan Covid, Tempat Tidur Habis

Bangun Santoso

Jum'at, 30 Juli 2021 | 06:43 WIB
RS di Thailand Mulai Kewalahan Akibat Lonjakan Covid, Tempat Tidur Habis
Seorang biksu Buddha berjalan melewati orang-orang yang mengantre semalaman untuk swab test COVID-19 gratis di Wat Phra Sri Mahathat Woramahawihan, Bangkok, pada (9/7/2021) dini hari. [Lillian SUWANRUMPHA / AFP]

Suara.com - Rumah-rumah sakit di Bangkok dan provinsi sekitarnya di Thailand kehabisan tempat tidur akibat lonjakan dalam jumlah pasien COVID-19, menurut seorang pejabat kesehatan pada Kamis, saat negara tersebut melaporkan angka infeksi yang mencapai rekor tertinggi untuk keempat kalinya pada pekan ini.

Thailand, dalam beberapa bulan telah berjuang melawan penyebaran virus corona yang terburuk sejak awal pandemi, akibat varian Delta yang sangat mudah menular, yang pertama kali ditemukan di India.

Satuan tugas COVID-19 negara tersebut melaporkan 17.669 kasus virus corona pada Kamis. Sementara itu jumlah kematian mencapai 165, dengan 21 orang meninggal dunia di rumah.

Baik angka kematian maupun angka kasus merupakan yang tertinggi.

“Kami tak tahu lagi di mana harus merawat mereka yang sakit, unit gawat darurat (UGD) di banyak rumah sakit harus tutup karena tempat tidur telah terisi penuh,” kata kepala Departemen Layanan Medis Somsak Akksilp dalam sebuah konferensi pers.

Di Bangkok dan di provinsi-provinsi sekitarnya, lebih dari 1.200 orang menunggu untuk memperoleh tempat tidur rumah sakit yang kosong dan lebih dari 6.000 telah menghubungi hotline untuk meminta perawatan dalam sepekan terakhir, menurut otoritas kesehatan.

Terdapat lebih dari 37.000 tempat tidur rumah sakit di Bangkok, menurut Administrasi Metropolitan Bangkok.

Pada awal masa pandemi, para pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit, namun Somsak mengatakan bahwa dalam satu bulan terakhir telah terdapat 30.000 orang yang melakukan isolasi mandiri di rumah di Bangkok dan di provinsi sekitar.

Pemerintah juga telah mengalihfungsikan fasilitas-fasilitas publik di Bangkok menjadi rumah sakit sementara untuk para pasien COVID-19 saat lonjakan kasus menyebebabkan tekanan berat terhadap sistem kesehatan kota itu.

baca juga

Lonjakan infeksi juga meningkatkan tekanan terhadap pemerintah untuk mempercepat laju vaksinasi yang lamban, di mana hanya 5,6 persen dari total populasi sebesar 66 juta orang yang telah divaksinasi secara penuh di Thailand.

Thailand mendapatkan pujian karena telah menahan peningkatan kasus virus corona pada sebagian besar tahun lalu, namun otoritas telah kesulitan untuk menahan gelombang kasus yang dimulai pada April dan membawa jumlah total infeksi menjadi 561.030 dengan 4.562 kematian. (Sumber: Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tantangan Pandemi di 2021 Lebih Berat Daripada Tahun 2020

Tantangan Pandemi di 2021 Lebih Berat Daripada Tahun 2020

Kaltim | Jum'at, 30 Juli 2021 | 06:41 WIB

Resmi! Thailand Pecat Pelatih Akira Nishino

Resmi! Thailand Pecat Pelatih Akira Nishino

Bola | Jum'at, 30 Juli 2021 | 06:24 WIB

Satgas Covid-19: Tantangan Pandemi di 2021 Lebih Berat Daripada Tahun 2020

Satgas Covid-19: Tantangan Pandemi di 2021 Lebih Berat Daripada Tahun 2020

Health | Jum'at, 30 Juli 2021 | 06:21 WIB

Satgas Ajak Masyarakat Terbiasa Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bagaimana Caranya?

Satgas Ajak Masyarakat Terbiasa Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bagaimana Caranya?

Health | Jum'at, 30 Juli 2021 | 06:11 WIB

Sejumlah RS di Thailand Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19, Banyak RS Tutup

Sejumlah RS di Thailand Kewalahan Tangani Lonjakan Kasus Covid-19, Banyak RS Tutup

News | Jum'at, 30 Juli 2021 | 04:45 WIB

Keluarga Calon Paskibraka Gagal ke Jakarta Sebut Ada Kejanggalan, Istana: Hasilnya Positif

Keluarga Calon Paskibraka Gagal ke Jakarta Sebut Ada Kejanggalan, Istana: Hasilnya Positif

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 23:02 WIB

Viral Siswi Asal Sulbar Batal Jadi Paskibraka di Istana Negara, Ini Penjelasan Kemenpora

Viral Siswi Asal Sulbar Batal Jadi Paskibraka di Istana Negara, Ini Penjelasan Kemenpora

News | Kamis, 29 Juli 2021 | 23:00 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×