Viral Video Santri Telat Bangun Subuh di Pondok, Bikin Bocah Rumahan 'Kejang-kejang'

Dany Garjito | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Minggu, 08 Agustus 2021 | 12:42 WIB
Viral Video Santri Telat Bangun Subuh di Pondok, Bikin Bocah Rumahan 'Kejang-kejang'
Viral Santri Pamer Hukuman Saat Telat Bangun di Pondok. (TikTok)

Suara.com - Video santri yang membagikan 'teguran' saat telat bangun subuh di Pondok Pesantren menjadi viral. Santri ini menunjukkan hukuman tersebut langsung membuat semua anak pondok bangun dalam sekejap.

Video tersebut dibagikan di akun TikTok @rival****. Hingga berita ini dipublikasikan, video sudah disaksikan sedikitnya 11 juta kali dan mendapatkan 1,2 juta tanda suka.

Santri ini membagikan video saat dirinya akan tidur. Ia turut menuliskan hukuman dirinya jika telat bangun subuh di Pondok Pesantren sebagai konten FYP.

"Ketika lu telat bangun subuh di pondok," tulis santri ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Minggu (8/8/2021).

Video santri itu tidur kemudian berganti momen lain. Terlihat beberapa santri tidur di kasur bertingkat dalam sebuah ruangan.

Tiba-tiba, diduga pengurus pondok pesantren masuk. Ia berniat membangunkan para santri yang masih asyik tidur nyenyak, padahal seharusnya mereka bangun subuh.

Pengurus pondok itu membawa satu ember penuh berisi air. Tanpa basa-basi, pengurus pondok melempar seluruh air itu ke dua santri yang tidur bersama.

Sontak, keduanya langsung bangun dengan mulut megap-megap. Salah seorang santri terduduk dengan kaget dan mata terbuka. Pakaian dan kasur mereka langsung basah kuyup.

Viral Santri Pamer Hukuman Saat Telat Bangun di Pondok. (TikTok/@rivaldiiaditya)
Viral Santri Pamer Hukuman Saat Telat Bangun di Pondok. (TikTok/@rivaldiiaditya)

Sementara santri lainnya masih linglung, langsung berlari keluar. Begitu pula santri lain dalam kamar tersebut, mereka berlarian keluar untuk memulai aktivitas bersama.

Hukuman disiram air seember langsung mendapatkan sorotan warganet. Banyak warganet yang menilai wajar hukuman tersebut bagi anak Pondok Pesantren.

Bahkan, beberapa warganet menuliskan pengalaman serupa saat tinggal di Pondok Pesantren. Walau begitu, ada juga warganet yang 'kejang-kejang' dengan menyebut hukuman tersebut berlebihan.

"Nyawanya langsung full," sahut warganet.

"Gimana telinganya? Gak budek sebelah kah?" tanya yang lain.

"Hahaha fiks lagi enak-enak mimpi, tiba-tiba air terjun datang," celutuk warganet.

"Kami bukan tanaman yang disiram setiap pagi," tambah warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Isi Rice Cooker Anak Kos Bikin Merinding, 'Yang Lagi Makan Jangan Nonton!'

Penampakan Isi Rice Cooker Anak Kos Bikin Merinding, 'Yang Lagi Makan Jangan Nonton!'

News | Minggu, 08 Agustus 2021 | 11:39 WIB

Viral Tren Pamer Saldo ATM di TikTok, Warganet Merajuk 'Ikoy Ikoy'

Viral Tren Pamer Saldo ATM di TikTok, Warganet Merajuk 'Ikoy Ikoy'

News | Minggu, 08 Agustus 2021 | 11:32 WIB

Istri Ngerjain Suami Pulang Dinas di Kamar, Auto Malu Gegara Hal Kecil Ini

Istri Ngerjain Suami Pulang Dinas di Kamar, Auto Malu Gegara Hal Kecil Ini

News | Minggu, 08 Agustus 2021 | 10:39 WIB

Viral MUA Pamer Hasil Riasan Pengantin di Kampung, Bak Kembang Desa

Viral MUA Pamer Hasil Riasan Pengantin di Kampung, Bak Kembang Desa

News | Minggu, 08 Agustus 2021 | 10:34 WIB

Viral Video Polisi Kejar Pemotor Pelanggar Lalu Lintas di Sukoharjo

Viral Video Polisi Kejar Pemotor Pelanggar Lalu Lintas di Sukoharjo

News | Minggu, 08 Agustus 2021 | 10:30 WIB

Viral Curhat Dokter Ditunjukkan Foto Anak Pasien, Ternyata Cewek yang Disukai saat SMA

Viral Curhat Dokter Ditunjukkan Foto Anak Pasien, Ternyata Cewek yang Disukai saat SMA

News | Minggu, 08 Agustus 2021 | 10:21 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB