Sentil Jokowi, Fadli Zon: Usai Cat Pesawat Merah, Kini Karpet Merah Lagi untuk TKA China

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 08 Agustus 2021 | 21:22 WIB
Sentil Jokowi, Fadli Zon: Usai Cat Pesawat Merah, Kini Karpet Merah Lagi untuk TKA China
Anggota DPR RI Fadli Zon. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon mengkritik pemerintah yang kembali menggelar karpet merah menyambut Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China.

Melalui akun Twitter miliknya @fadlizon, Fadli mengomentari salah satu pemberitaan yang mewartakan ada 34 TKA China masuk Indonesia pada Sabtu (7/8/2021).

"Setelah cat pesawat merah, kini karpet merah lagi untuk TKA China," kata Fadli seperti dikutip Suara.com, Minggu (8/8/2021).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu geram dengan sikap pemerintah yang kembali mempersilakan TKA China masuk di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa dipercaya karena kembali mengingkari janji.

"Pemerintah tidak bisa dipercaya," ungkap Fadli Zon.

Fadli Zon sebut pemerintah gelar karpet merah buat TKA China (Twitter)
Fadli Zon sebut pemerintah gelar karpet merah buat TKA China (Twitter)

Klarifikasi Ditjen Imigrasi

Direktorat Jenderal Imigrasi menyebut 34 TKA asal China yang tiba di Indonesia telah mengantongi Izin Tinggal Terbatas atau ITAS.

Mereka juga telah dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP.

"Mereka telah lolos pemeriksaan oleh KKP Soetta lalu diberi rekomendasi untuk diizinkan masuk Indonesia," ujar Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Penanganan Covid-19 Imigrasi, Arya Pradhana Anggakara dalam keterangan pers.

Puluhan TKA tersebut tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Sabtu dengan menggunakan pesawat Citilink QG8815.

Merujuk pada Peraturan Menkumham nomor 27 Tahun 2021, pemerintah telah memperluas lapangan akses masuk bagi warga negara asing (WNA) selama masa PPKM.

Ada lima klasifikasi WNA yang diizinkan masuk ke Indonesia, yakni WNA yang memiliki visa dinas dan diplomatik, pemegang izin tinggal dinas dan izin tinggal diplomatik.

Selain itu, pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap, serta orang asing dengan tujuan kesehatan dan kemanusiaan yang mendapat rekomendasi instansi penyelenggara penanganan Covid-19, dan awak alat angkut.

Selain itu, semua WNA yang masuk ke Indonesia juga harus sudah mendapatkan vaksin dosis penuh serta mengantongi hasil tes PCR negatif Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sentil Muhadjir Salahkan Petani, Fadli Zon: Gimana Mau Sejahtera Kalau Tak Untung?

Sentil Muhadjir Salahkan Petani, Fadli Zon: Gimana Mau Sejahtera Kalau Tak Untung?

News | Minggu, 08 Agustus 2021 | 15:07 WIB

Arab Saudi Buka Pintu Untuk Turis dari 49 Negara, Tidak Ada Indonesia

Arab Saudi Buka Pintu Untuk Turis dari 49 Negara, Tidak Ada Indonesia

News | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 11:38 WIB

Pemerintah Setop Siaran TV Analog! Ini Perbedaan TV Analog dan TV Digital

Pemerintah Setop Siaran TV Analog! Ini Perbedaan TV Analog dan TV Digital

Banten | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 10:55 WIB

Terkini

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:53 WIB

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:39 WIB

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:24 WIB

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:19 WIB

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

Pertama di Kunjungan Luar Negeri, Prabowo Pakai Maung di KTT ke-48 ASEAN 2026 di Filipina

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

Iran Galakkan Perizinan Baru di Selat Hormuz, Indonesia Bisa Ketiban Durian Runtuh

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:11 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:00 WIB

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:55 WIB