Mesir Pindahkan Kapal Surya Raksasa Firaun Berusia 4.600 Tahun ke Museum Baru

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 09 Agustus 2021 | 07:50 WIB
Mesir Pindahkan Kapal Surya Raksasa Firaun Berusia 4.600 Tahun ke Museum Baru
Kapal Surya Firaun Khufu dipindahkan menuju Museum Besar Mesir (GEM).[Egyptian Ministry of Antiquities]

Suara.com - Mesir memindahkan kapal surya Firuan ke Grand Egyptian Museum (GEM) pada hari Sabtu (7/8/2021) dari samping Piramida Giza.

Menyadur Arab News Minggu (8/8/2021) lebih dari empat abad kapal itu tersimpan di museum khusus yang terletak di sisi selatan Piramida Agung di Dataran Tinggi Giza.

Kementerian Barang Antik Mesir menyediakan jalan, jembatan, hingga peralatan arkeologi dan teknik khusus untuk memindahkan kapal itu.

Para ahli menyebut jika proyek ini akan melestarikan peninggalan organik terbesar, tertua dan terpenting dalam sejarah manusia.

Gerobak pintar yang dikendalikan dari jarak jauh didatangkan secara khusus dari Belgia untuk mengangkut kapal tanpa membongkarnya.

Proses pemindahan kapal tersebut memakan waktu sekitar 10 jam, menempuh jarak 8 km dari lokasi kapal menuju GEM.

Kapal berusia sekitar 4.600 tahun itu akan dipajang di area khusus seluas 1.400 m2 di halaman GEM.

Atef Moftah kepala pengawas GEM mengatakan bahwa proses pemindahan kapal itu adalah salah satu proyek rekayasa arkeologi yang paling penting, kompleks, dan unik.

"Ini adalah hasil dari usaha, studi, perencanaan, persiapan, dan kerja keras yang berlangsung hampir satu tahun," jelas Atef Moftah.

baca juga

Ia menambahkan bahwa kendaraan khusus yang membawa perahu tersebut dapat mengatasi segala rintangan di jalan, bermanuver melalui tikungan tajam, dan meredam segala getaran.

Mostafa Waziri kepala Dewan Tertinggi Kepurbakalaan (SCA), mengatakan proses tersebut telah disetujui oleh Komite Tetap Barang Antik Mesir, sesuai Undang-Undang Perlindungan Barang Purbakala.

Pada 26 Mei 1954, Kamal Al-Malakh mengumumkan penemuan kapal Raja Khufu. Arkeolog tersebut mengungkapkan jika kapal itu bertenaga matahari.

Kapal surya tersebut terbuat dari kayu cedar yang tumbuh di Lebanon. Saat ditemukan, kapal itu berukuran panjang 42 meter dan beratu 20 ton.

Untuk persiapan pemindahan, tim kerja di GEM dan SCA melakukan tiga simulasi menggunakan kendaraan yang dikendalikan dari jarak jauh.

Kapal raksasa itu kemudian dikemas dengan busa ilmiah khusus dan dimasukkan ke dalam sangkar besi sebagai perlindungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Apa Itu Kapal Pinisi: Sejarah, Jenis, dan Fakta Unik Ritual Pembuatannya

Mengenal Apa Itu Kapal Pinisi: Sejarah, Jenis, dan Fakta Unik Ritual Pembuatannya

Lifestyle | Minggu, 08 Agustus 2021 | 09:16 WIB

2 ABK Kapal Nelayan Terbakar di Perairan Pulau Berhala Ditemukan Tewas

2 ABK Kapal Nelayan Terbakar di Perairan Pulau Berhala Ditemukan Tewas

Sumut | Kamis, 05 Agustus 2021 | 19:06 WIB

Gagal Jadi Navy SEAL, Pria Ini Balas Dendam dan Bakar Kapal Perang Amerika

Gagal Jadi Navy SEAL, Pria Ini Balas Dendam dan Bakar Kapal Perang Amerika

News | Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:43 WIB

Terkini

Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah

Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:33 WIB

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:26 WIB

Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater

Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:20 WIB

Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo

Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:15 WIB

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:05 WIB

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen

Surakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:03 WIB

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:02 WIB

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 20:00 WIB

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:56 WIB

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 19:52 WIB

×