Malam 1 Suro, Warga Lereng Merapi Tetap Gelar Ritual Sedekah Gunung

Erick Tanjung

Senin, 09 Agustus 2021 | 20:17 WIB
Malam 1 Suro, Warga Lereng Merapi Tetap Gelar Ritual Sedekah Gunung
Kondisi Gunung Merapi mengeluarkan asap terlihat dari Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. (Antara/Bambang Dwi Marwoto)

Suara.com - Warga lereng Gunung Merapi di Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah tetap menggelar upacara sedekah ke kawasan puncak Merapi dengan jumlah terbatas pada malam 1 Suro atau Senin malam.

Camat Selo Joko Prihanto di Boyolali, Senin (9/8/2021), mengatakan dalam ritual itu, mereka yang terbatas berjumlah 10 orang, antara lain membawa kepala kerbau ke kawasan puncak Merapi, di lokasi bernama Pasar Bubrah.

Ia menjelaskan acara arak-arakan dan pentas kesenian dalam tradisi ritual labuhan ditiadakan karena masih pandemi Covid-19. Oleh karena pandemi, tahapan ritual kepala kerbau oleh juru kunci Gunung Merapi dilakukan di Balai Desa Lencoh.

"Kepala kerbau langsung dibawa ke Pasar Bubrah dilabuhkan. Kami tidak boleh ada undangan dari luar Selo, termasuk anggota forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimcam) memantau dari jauh," kata Joko.

Pihaknya bersama Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Selo memantau ritual dari kantor kecamatan setempat, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Dia menjelaskan inti sedekah gunung adalah doa oleh warga bertepatan dengan malam 1 Sura. Namun, situasi pandemi membuat kegiatan mereka dikemas dengan sebaik-baiknya supaya tidak menimbulkan kerumunan massa.

"Hal ini dapat dilihat bahwa kami benar-benar melarang adanya kerumunan hajatan. Ritual labuhan kepala kerbau akan dimulai sekitar pukul 23.00 WIB. Tidak ada undangan untuk warga karena pandemi COVID-19 masih sangat bahaya," ujarnya.

Samsuri (41), seorang warga Desa Lencoh, mengatakan sedekah gunung tetap dilakukan warga, namun karena pandemi membuat tradisi itu dibuat simpel dengan jumlah orang yang terbatas.

Sebanyak 10 orang dari Tim Siaga Desa (TSD) Lencoh akan membawa kepala kerbau ke Pasar Bubrah di kawasan puncak Merapi pada Senin malam.

baca juga

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Boyolali Susilo Hartono mengatakan sedekah gunung tetap dilakukan warga Desa Lencoh, namun jumlah mereka terbatas 10 orang, secara swadaya desa, dan tidak mengundang warga lainnya, termasuk Disporapar.

Ia juga mengingatkan warga tetap mematuhi prokes, segera vaksinasi, dan keluar rumah hanya apabila ada kepentingan mendesak, serta menjaga kesehatan agar imunitas meningkat di tengah pandemi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Erupsi, sejak Pagi Gunung Merapi Semburkan 2 Kali Awan Panas hingga 2 Km

Masih Erupsi, sejak Pagi Gunung Merapi Semburkan 2 Kali Awan Panas hingga 2 Km

Jogja | Senin, 09 Agustus 2021 | 08:24 WIB

Muharram, Bulan Awal Tahun Baru Hijriyah Bukan Bulan Sial...

Muharram, Bulan Awal Tahun Baru Hijriyah Bukan Bulan Sial...

Jatim | Senin, 09 Agustus 2021 | 08:20 WIB

Tidak Hanya di Boyolali, Hujan Abu Dampak Erupsi Merapi Juga Terjadi di Kabupaten Magelang

Tidak Hanya di Boyolali, Hujan Abu Dampak Erupsi Merapi Juga Terjadi di Kabupaten Magelang

Jawa Tengah | Minggu, 08 Agustus 2021 | 14:34 WIB

Terkini

Tukin TNI Naik Usai 8 Tahun Stagnan, Kenapa Gaji Guru Masih Tertinggal?

Tukin TNI Naik Usai 8 Tahun Stagnan, Kenapa Gaji Guru Masih Tertinggal?

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?

Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57 WIB

Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026

Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:56 WIB

KPK: Pemerasan Bupati Pemalang Baru Libatkan Staf KPK Dias dan Ayahnya, Perantara Masih Diusut

KPK: Pemerasan Bupati Pemalang Baru Libatkan Staf KPK Dias dan Ayahnya, Perantara Masih Diusut

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:55 WIB

10 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus yang Unik dan Terjangkau, Bermanfaat untuk Sehari-hari

10 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus yang Unik dan Terjangkau, Bermanfaat untuk Sehari-hari

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Pimpinan Komisi III DPR Kompak Bantah Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit

Pimpinan Komisi III DPR Kompak Bantah Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Jaksa Agung Resmi Berhentikan Sementara Febrie Adriansyah sebagai Jaksa

Jaksa Agung Resmi Berhentikan Sementara Febrie Adriansyah sebagai Jaksa

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:44 WIB

Cara Aktivasi Token QLola by BRI untuk Transaksi Bisnis Aman

Cara Aktivasi Token QLola by BRI untuk Transaksi Bisnis Aman

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!

Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:39 WIB

Keluarga Almarhum Haji Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan

Keluarga Almarhum Haji Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:38 WIB

×