Ketua AJI Jayapura Diteror Orang Tak Dikenal, Komnas HAM Turun Tangan

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 09 Agustus 2021 | 21:31 WIB
Ketua AJI Jayapura Diteror Orang Tak Dikenal, Komnas HAM Turun Tangan
Ketua Komnas HAM Papua, Frits B Ramandey melakukan olah TKP perusakan mobil Ketua AJI Jayapura, Senin (9/8/2021). (Dok. Komnas HAM Papua)

Suara.com - Pemimpin Redaksi Cenderawasih Pos sekaligus Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jayapura, Lucky Ireuw menjadi korban teror berupa pengerusakan kendaraan oleh orang tak dikenal di Jayapura, Papua. Komnas HAM Papua pun langsung turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP.

Tim Komnas HAM Papua dipimpin langsung oleh Frits B Ramandey selaku Ketua Komnas HAM perwakilan bumi cendrawasih.

Frits menjelaskan, kronologi awal kejadian yakni pada 7 Agustus 2021 pukul 17.00 WIB. Kala itu korban bersama dengan istri dan anaknya datang ke Dermaga penyebrangan ke Kampung Tobati/Enggros.

Korban bersama keluarga hendak pergi ke Kampung Engross mengantar bahan makanan untuk orang tua. Kendaraan mobil yang ditumpangi Lucky ditinggal dan terparkir di kawasan Dermaga.

Namun sekembalinya Lucky dan keluarga dari rumah orang tuanya, kendaraan roda empatnya tersebut hancur. Terlihat kaca mobil bagian pecah.

Ketua Komnas HAM Papua, Frits B Ramandey melakukan olah TKP perusakan mobil Ketua AJI Jayapura, Senin (9/8/2021). (Dok. Komnas HAM Papua)
Ketua Komnas HAM Papua, Frits B Ramandey melakukan olah TKP perusakan mobil Ketua AJI Jayapura, Senin (9/8/2021). (Dok. Komnas HAM Papua)

Menyikapi hal tersebut, Komnas HAM Papua sampaikan sejumlah sikapnya. Pertama, jurnalis merupakan profesi yang mulia melihat tugasnya menyalurkan aspirasi rakyat. Sehingga, menurut Frits jurnalis perlu juga dilindungi oleh negara.

"Kedua, Komnas HAM menolak dengan tegas perilaku intimidasi yang dilakukan oknum atau kelompok dan atau aktor intelektual kepada wartawan senior pemimpin redaksi cenderawasih pos Jayapura, Lucky Ireuw, yang juga ketua AJI Jayapura," kata Frits dalam keterangannya, Senin (9/8/2021).

Kemudian ketiga, berdasarkan olah TKP tim Komnas HAM Papua memiliki kesimpulan adanya dugaan perusakan dilakukan secara terencana.

"Hal itu ditandai dengan tindakan berulang sebanyak kurang lebih tiga kali untuk pengrusakan kaca mobil," ujarnya.

baca juga

Keempat, Frits dan pihaknya mendesak Kapolresta Jayapura untuk menindaklanjuti laporan polisi korban. Sehingga pelaku dapat diusut dan ditangkap segera.

"Meminta Kapolda Papua untuk memberikan dukungan personil dan alat dalam mengungkap kasus tersebut," tuturnya.

Lebih lanjut, yang terakhir kepada pemerintah setempat Komnas HAM mendesak agar ditambah CCTV di sekitar TKP. Pasalnya, dalam olah TKP, tim sempat kesulitan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

16 Agustus, Komnas HAM Umumkan Hasil Penyelidikan Skandal TWK KPK, Fakta Apa yang Terkuak?

16 Agustus, Komnas HAM Umumkan Hasil Penyelidikan Skandal TWK KPK, Fakta Apa yang Terkuak?

News | Senin, 09 Agustus 2021 | 14:46 WIB

Komnas HAM Panggil PT Kereta Cepat Indonesia China Terkait Pencemaran Lingkungan

Komnas HAM Panggil PT Kereta Cepat Indonesia China Terkait Pencemaran Lingkungan

Jabar | Kamis, 05 Agustus 2021 | 15:06 WIB

PT KCIC Penuhi Panggilan Komnas HAM, Terkait Dugaan Pencemaran Lingkungan

PT KCIC Penuhi Panggilan Komnas HAM, Terkait Dugaan Pencemaran Lingkungan

News | Kamis, 05 Agustus 2021 | 13:23 WIB

Terkini

OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol

OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Tiba-tiba Keluar Mobil, Pria Asal Cilegon Nekat Terjun ke Laut di Dermaga Eksekutif Bakauheni

Lampung | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Harga Kebutuhan Pokok Bikin Stres, 78 Persen Responden Minta Pemerintah Segera Bertindak

Harga Kebutuhan Pokok Bikin Stres, 78 Persen Responden Minta Pemerintah Segera Bertindak

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Harga Emas Bisa Tembus Rp2,7 Juta Pekan Ini? Ini Analisis Lengkapnya

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

Survei CELIOS: Skala 1-10, Kinerja Prabowo Dinilai 2,8 dan Gibran 2,2

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:10 WIB

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Prabowo dan El-Sisi Bertemu, Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Prabowo dan El-Sisi Bertemu, Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Apa Bahaya Mencongkel Bunga Es di Kulkas Menggunakan Pisau atau Benda Tajam? Ini 5 Risikonya

Apa Bahaya Mencongkel Bunga Es di Kulkas Menggunakan Pisau atau Benda Tajam? Ini 5 Risikonya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Fakta Tawuran Maut di Semarang: Pelajar SMP Tewas Kepala Disabet Sajam, 9 Orang Diamankan

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:56 WIB

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

3 Penyebab Area Belakang Kulkas Jadi Tempat Bertelur Kecoa dan Cara Membasminya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:49 WIB

×