Minim Sosialisasi, IKAPPI: Syarat Wajib Vaksin Masuk Pasar di Jakarta Berlebihan

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 10 Agustus 2021 | 15:53 WIB
Minim Sosialisasi, IKAPPI: Syarat Wajib Vaksin Masuk Pasar di Jakarta Berlebihan
Seorang pedagang ikan menunjukkan sertifikat vaksin COVID-19 miliknya di pasar tradisional Rangkasbitung, Lebak, Banten, Jumat (6/8/2021). [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas]

Suara.com - Ikatan Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) menilai syarat vaksin Covid-19 untuk bisa masuk ke pasar di Jakarta terlalu berlebihan. Sebab, kebijakan ini disebut masih kurang sosialisasi.

Kabid Infokom DPP IKAPPI Muhammad Ainun Najin mengatakan, pihaknya menilai kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ini terlalu terburu-buru. Banyak pihak, dari pemilik toko, karyawan, hingga pelanggan yang belum mengetahui regulasi ini.

"DPP IKAPPI menyayangkan terburu burunya pemprov dki mengisyaratkan untuk masuk kepasar harus menggunakan kartu vaksin. Ini di rasa berlebihan," ujar Ainun dalam keterangan tertulis, Selasa (10/8/2021).

Karena itu, Ainun meminta agar Pemprov menggencarkan lebih dulu sosialisasi aturan ini. Setelah sudah dirasa masif, barulah regulasi ini bisa diterapkan secara serempak.

"Sosialisasi dan edukasi untuk pedagang pasar tentang vaksin dan bagaimana pentingnya herd imunity di pasar tradisional," katanya.

Tak hanya itu, kebijakan ini disebutnya juga malah akan membuar kerumunan di pasar. Sebab ketika pelanggan masuk, maka akan terjadi antrean pemeriksaan kartu vaksin.

Apalagi petugas keamanan atau pasar jumlahnya tidak terlalu banyak. Akhirnya malah akan makan waktu lama bagi tiap pelanggan untuk masuk ke dalam pasar.

"Kecuali sudah disiapkan teknologi yang memang mempermudah screning kartu vaksin tersebut," pungkasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LENGKAP! 10 Tempat Wajib Sertifikat Vaksin Covid-19 di Jakarta

LENGKAP! 10 Tempat Wajib Sertifikat Vaksin Covid-19 di Jakarta

Jakarta | Selasa, 10 Agustus 2021 | 15:23 WIB

Medan Masih PPKM Level 4, Rumah Warga yang Belum Divaksin Covid-19 Dipetakan

Medan Masih PPKM Level 4, Rumah Warga yang Belum Divaksin Covid-19 Dipetakan

Sumut | Selasa, 10 Agustus 2021 | 15:17 WIB

10 Tempat yang Wajib Sertifikat Vaksin Covid-19 di Wilayah Jakarta

10 Tempat yang Wajib Sertifikat Vaksin Covid-19 di Wilayah Jakarta

News | Selasa, 10 Agustus 2021 | 13:50 WIB

Kasus Dugaan Suntik Vaksin Kosong Masih Diusut Polisi Jakarta Utara

Kasus Dugaan Suntik Vaksin Kosong Masih Diusut Polisi Jakarta Utara

News | Selasa, 10 Agustus 2021 | 12:58 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×