Seorang Guru di Jerman Didakwa Kasus Pembunuhan dan Kanibalisme

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 11 Agustus 2021 | 18:16 WIB
Seorang Guru di Jerman Didakwa Kasus Pembunuhan dan Kanibalisme
Ilustrasi pembunuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang guru sekolah menengah yang didakwa melakukan pembunuhan dan kanibalisme terhadap seorang pria di Jerman menjalani persidangan.

Menyadur The Independent Rabu (11/8/2021) kasus pembunuhan tersebut terungkap pada 5 September 2020. Terdakwa yang diketahui bernama Stefan R menjalani persidangan di Jerman.

Terdakwa dilaporkan bertemu dengan korban yang diidentifikasi sebagai Stefan Trogisch di sebuah situs kencan.

Jaksa penuntut umum Martin Glage mengatakan jika terdakwa mencari kepuasan seksual dari pembunuhan tersebut dan ingin memakan korban.

Media-media Jerman melaporkan jika tidak ada indikasi bahwa korban yang berusia 43 tahun tersebut setuju untuk dibunuh.

Stefan R diduga melakukan pembunuhan tersebut di apartemennya yang terletak di Pankow, Berlin. Setelah itu ia memotong tubuh korban menjadi beberapa bagian.

Kantor Berita DPA melaporkan bahwa pelaku kemudian membuang potongan tubuh korban di sebuah hutan yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

Polisi menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mencari korban sebelum akhirnya ditemukan oleh seorang warga yang tengah jalan-jalan bersama anjingnya.

Mereka menemukan bagian tulang paha korban pada bulan November. Dua minggu setelah temuan itu, petugas menemukan bagian tubuh korban lainnya.

baca juga

Stefan R kemudian ditangkap dengan bantuan anjing pelacak setelah temuan potongan tubuh korban tersebut.

Bagian tubuh korban lainnya masih belum ditemukan saat persidangan dimulai, menurut Berliner Zeitung. Surat kabar itu mengatakan bahwa jaksa Glage menceritakan saat petugas menemukan jejak darah korban di rumah Stefan R.

Glage juga mengatakan kepada pengadilan bahwa guru SMA tersebut sempat membahas kanibalisme di sebuah forum online beberapa bulan sebelum pembunuhan.

Terdakwa dilaporkan terdaftar di situs kencan Romeo-Planet sebagai MasterButcher79. Nama tersebut merupakan julukan yang diberikan kepada kasus kanibal Jerman lainnya, Armin Meiwes.

Surat kabar Berliner Zeitung melaporkan hari pertama persidangan Stefan R berlangsung kurang dari setengah jam. Akan dilanjutkan pada Selasa pekan depan untuk mendengarkan para saksi.

Persidangan diperkirakan akan berlangsung hingga pertengahan Oktober dan juga akan mendengar kesaksian dari ibu korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedikitnya 8.600 Orang di Jerman Korban Vaksin Covid-19 Palsu, Ditukar Air Garam

Sedikitnya 8.600 Orang di Jerman Korban Vaksin Covid-19 Palsu, Ditukar Air Garam

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 17:38 WIB

Edan! Ayah Ini Diduga Bunuh 2 Anak Balitanya Secara Kejam, Lalu Dibuang ke Semak-semak

Edan! Ayah Ini Diduga Bunuh 2 Anak Balitanya Secara Kejam, Lalu Dibuang ke Semak-semak

Jatim | Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:02 WIB

Kabar Duka, Ulama Kharismatik Tuan Guru Kapuh Meninggal Dunia

Kabar Duka, Ulama Kharismatik Tuan Guru Kapuh Meninggal Dunia

Kalbar | Rabu, 11 Agustus 2021 | 12:35 WIB

Terkini

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

×