Percetakan Kartu Vaksin Covid-19 Juga Merebak di Malaysia, Pejabat Bilang Begini

Rabu, 11 Agustus 2021 | 20:22 WIB
Percetakan Kartu Vaksin Covid-19 Juga Merebak di Malaysia, Pejabat Bilang Begini
Pencetakan kartu vaksin kini menjadi angin segar bagi bisnis percetakan setelah alami pasang surut ekonomi akibat pandemi COVID-19, Rabu (11/8/2021). Foto sebagai ilustrasi.[SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Suara.com - Merebaknya percetakan kartu vaksin Covid-19 tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga melanda negeri Jiran Malaysia.

Menyadur World Of Buzz Rabu (11/8/2021) banyak warga Malaysia yang bergegas untuk mencetak sertifikat vaksinasi Covid-19 untuk menikmati fasilitasnya.

Di beberapa platform belanja online sudah banyak beredar layanan pencetakan sertifikat vaksinasi, tetapi mereka menegaskan bahwa kartu tersebut hanya sebagai kenang-kenangan dan bukan untuk penggunaan resmi.

Wakil Menteri Kesehatan Datuk Dr Noor Azmi Ghazali mengatakan bahwa warga yang akan melakukan perjalanan antarnegara bagian, antar kabupaten, atau melakukan kegiatan sosial lainnya tidak perlu mencetak sertifikat vaksin Covid-19.

Warga Malaysia hanya diminta menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 tersebut melalui aplikasi MySejahtera.

"Tidak perlu print sertifikat itu, cukup tunjukkan sertifikatmu di MySejahtera kepada petugas di roadblock dan mereka akan melihatnya secara detail." ujar Dr Noor Azmi dikutip dari Utusan.

"Selain itu, semua individu memiliki kartu vaksinasi dan itu bisa digunakan sebagai bukti. Selama ini hanya SOP yang ditetapkan pemerintah," sambungnya saat berkunjung ke Pusat Vaksinasi Dewan Kemas Gopeng.

Dr Noor Azmi menjelaskan, penjualan sertifikat vaksinasi palsu merupakan penipuan karena Kementerian Kesehatan (KKM) tidak pernah mengontrak pihak manapun untuk menerbitkan sertifikat tersebut.

"Selain investigasi yang dilakukan oleh PDRM, Kementerian Kesehatan juga akan menyelidiki masalah ini." jelas Dr Noor Azmi.

Baca Juga: Mobil Dinas Perhubungan Jakbar Antar 17 Jenazah Pasien Covid-19

"Penjualan sertifikat digital ini adalah penipuan dan dengan ini, orang dapat mengatakan bahwa mereka telah mendapatkan dua dosis vaksin." lanjutnya.

Dia menyebutkan bahwa hanya ada satu kasus yang dilaporkan di Kedah sejauh ini dan kasus itu akan diselidiki berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI