Olahraga, Cara untuk Memelihara Motivasi dan Prestasi di Tengah Pandemi

Fabiola Febrinastri

Kamis, 12 Agustus 2021 | 09:00 WIB
Olahraga, Cara untuk Memelihara Motivasi dan Prestasi di Tengah Pandemi
Atlet angkat besi Indoneisa, Windy Cantika Aisah. (Dok: Kemenpora)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat hampir seluruh kegiatan, termasuk acara olahraga terkendala. Kegiatan di tingkat nasional, regional maupun internasional, kemungkinan bisa dibatalkan atau ditunda untuk sementara waktu.

Hal ini memunculkan tantangan baru bagi para atlet profesional dan seluruh tim pendukungnya. Mereka harus menjadwal ulang program latihan dan menjaga motivasi, agar performa dan kebugaran tubuh mereka terjaga, sekaligus tetap terlindung dari penyebaran virus Covid-19.

Di sisi lain, WHO merekomendasikan masyarakat untuk memelihara kesehatan tubuh dengan melakukan 150 menit beraktivitas sedang dan 75 menit untuk beraktivitas fisik setiap minggunya. Manfaat latihan berkala seperti ini juga terbukti membantu mengurangi rasa cemas, karena krisis dan ketakutan.

Olimpiade Tokyo 2020 telah usai digelar di tengah keterbatasan akibat pandemi. Indonesia berhasil membawa pulang 5 medali, diantaranya adalah perunggu yang diraih Windy Cantika Aisah dari cabor angkat besi. Semangat berolahraga dan berprestasi yang diusung perhelatan internasional ini diharapkan dapat menyuntikkan harapan dan optimisme bagi masyarakat, untuk tidak berhenti berkarya sambil tetap disiplin memelihara protokol kesehatan.

Dialog Produktif Rabu Utama di Media Center KPCPEN (11 Agustus 2021) membahas adaptasi-adaptasi baru yang dilakukan para atlet, agar tetap berprestasi selama pandemi, pengalaman unik di Olimpiade Tokyo 2020, serta dukungan pemerintah untuk pembinaan olahraga di Indonesia. Hal ini termasuk di dalamnya, cara para talenta muda dapat bergabung dalam tim olahraga nasional.

Dialog berlangsung virtual bersama Dr. H. Zainudin Amali, S.E., M.Si. - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dirja Wihardja - Pelatih Angkat Besi Tim Indonesia dan Windy Cantika Aisah (Aisah) - atlet sekaligus peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020.

Dirja dan Aisah, yang merupakan pelatih dan atlet mengakui, pandemi memunculkan tantangan tersendiri bagi geliat ranah olahraga. Kendati selama 2020 tidak ada turnamen yang dapat diikuti, latihan rutin dan pola hidup sehat tetap dipelihara oleh para atlet di pelatnas untuk menjaga stamina dan performa.

“Kami melakukan simulasi pertandingan 2 minggu sekali untuk menjaga atmosfer kompetisi. Sebagai persiapan Olimpiade Tokyo, tim juga mengikuti try out dua kali tahun ini ke Uzbekistan, sehingga setidaknya, atlet mengetahui situasi pertandingan saat pandemi,” jelas Dirja.

Menurut Aisah, Olimpiade Tokyo memang terasa berbeda, baik dari sisi protokol kesehatan ketat, tes PCR berulang, tekanan mental agar tidak tertular virus Covid-19, sampai suasana pertandingan tanpa penonton serta sekeliling arena yang digelapkan.

Terkait beragam adaptasi dan kejutan yang harus dihadapi para atlet di ajang Olimpiade Tokyo 2020, Menpora menanggapi, “Pemerintah sangat mengapresiasi bahwa di tengah tekanan dan kebiasaan baru tersebut, para atlet kita berhasil menorehkan prestasi. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari penyelenggaraan Olimpiade Tokyo ini dan menjadi catatan semua pihak.”

baca juga

Olimpiade, menurut Menpora, adalah sasaran utama Grand Design Olahraga Nasional. Untuk mengoptimalkan kinerja para atlet, pemerintah akan mendirikan training camp sebagai fasilitas terpadu penggodokan atlet elit nasional, bertempat di Cibubur, Jakarta.

Fasilitas tersebut akan dilengkapi berbagai sistem, seperti sarana olahraga, unit relaksasi, sekolah, rumah sakit, ketersediaan ahli gizi, psikolog, dan sebagainya di satu tempat. Tujuannya agar atlet dan pelatih dapat fokus melakukan penggodokan mental, fisik, taktik maupun strategi.

Tidak hanya mendirikan fasilitas terpadu untuk mendukung para atlet, pemerintah juga memastikan para atlet terjamin masa depannya. Zainudin memaparkan, sudah banyak atlet Indonesia yang diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), terutama para peraih medali.

Masyarakat tidak perlu khawatir untuk berkarier sebagai atlet. Untuk menjaring talenta-talenta muda, pemerintah mendirikan sentra pembinaan olahraga di berbagai daerah.

“Kejuaraan di daerah adalah sumber atlet nasional. Dari sekitar 250 ribu atlet talenta daerah, kita saring bertahap, hingga akhirnya didapatkan 150 orang atlet elite nasional dari cabor unggulan, terutama untuk terjun di olimpiade,” tutur Menpora.

Baik Menpora maupun Dirja menegaskan, tidak pernah mencanangkan target tertentu kepada atlet, hanya menekankan untuk memberikan yang terbaik dan membanggakan negara. Indonesia direncanakan akan menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA U-20 pada 2023.

Sebagai salah satu upaya menjaring bibit unggul tim sepak bola nasional, persiapan untuk menggulirkan kompetisi Liga 1 tahun ini juga tengah dimatangkan. Menpora menggarisbawahi,  protokol kesehatan harus berlaku ketat dan konsisten dalam penyelenggaraan kegiatan.

“Semua yang terlibat harus sudah divaksin dan melakukan tes swab. Tidak ada penonton di arena. Misal stadion berkapasitas 20 ribu orang, maksimal 299 orang berkepentingan saja yang boleh masuk ke sana,” tambahnya.

Adaptasi pada aturan dan kebiasaan baru sebagai perlindungan dari virus Covid-19 memang harus dilakukan. Namun tidak menjadi halangan untuk terus berolahraga dan berprestasi.

Aisah dan Dirja menegaskan, olahraga tidak hanya membuat tubuh sehat, melainkan juga menciptakan pola dasar kehidupan yang baik, seperti keteraturan, kedisiplinan, kerja keras yang terukur, memelihara motivasi tinggi, kerendahan hati, serta upaya untuk melakukan yang terbaik.

Menpora berpesan, di tengah pandemi kita harus tetap berolahraga dengan menaati protokol kesehatan. Kepada para atlet talenta, ia menekankan, bahwa berkarir menjadi atlet dapat dijadikan pilihan utama. Pemerintah pun mendukung penuh agar olahraga menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kominfo Lantik Usman Kansong Jadi Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik

Kominfo Lantik Usman Kansong Jadi Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik

Tekno | Selasa, 10 Agustus 2021 | 14:14 WIB

Kominfo Apresiasi Kampanye TikTok Bertema Kemerdekaan RI

Kominfo Apresiasi Kampanye TikTok Bertema Kemerdekaan RI

Tekno | Selasa, 10 Agustus 2021 | 08:42 WIB

Kominfo: Media Sosial Dorong Minat Wisata Virtual

Kominfo: Media Sosial Dorong Minat Wisata Virtual

Tekno | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 22:05 WIB

Startup Studio Indonesia Batch 2 Masuki Tahap Akhir

Startup Studio Indonesia Batch 2 Masuki Tahap Akhir

Tekno | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 22:32 WIB

Kominfo Masih Persiapkan Distribusi Set Top Box TV Digital

Kominfo Masih Persiapkan Distribusi Set Top Box TV Digital

Tekno | Selasa, 03 Agustus 2021 | 14:50 WIB

OJK Minta Kominfo Blokir Aplikasi Matel yang Digunakan Debt Collector

OJK Minta Kominfo Blokir Aplikasi Matel yang Digunakan Debt Collector

Tekno | Jum'at, 30 Juli 2021 | 22:30 WIB

Terkini

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:28 WIB

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

×