CEK FAKTA: Rakyat Australia Demo Melawan Rencana New World Order?

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:28 WIB
CEK FAKTA: Rakyat Australia Demo Melawan Rencana New World Order?
Fakta rakyat Australia demo tolak new world order (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan rakyat Australia melakukan aksi unjuk rasa sebagai perlawanan terhadap rencana new world order.

Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook Balqis Ayuningsih di grup Muslim Cyber Comunity (MCC).

Berikut narasi yang diunggah oleh akun tersebut:

"Perlawanan rakyat Australia akan rencana NWO (New World Order), menghantam police force dengan batu….
Andai sj ini bsa trjadi di negara ruwetnesia …".

Akun tersebut juga mengunggah dua video yang diklaim terjadi di Australia. Dalam video pertama tampak bentrokan warga dengan polisi, dimana para warga melempari polisi dengan batu.

Sementara itu, dalam video kedua terlihat aksi demonstrasi mahasiswa di Indonesia yang mengucapkan sumpah mahasiswa.

Lantas, benarkah klaim tersebut?

Fakta rakyat Australia demo tolak new world order (Turnbackhoax.id)
Fakta rakyat Australia demo tolak new world order (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Kamis (12/8/2021), klaim yang menyebut rakyat Australia melakukan perlawanan rencana new world order adalah klaim yang keliru.

baca juga

Setelah ditelusuri menggunakan mesin pencari gambar Yandex, terungkap fakta ternyata video demonstrasi berujung ricuh terjadi di Argentina pada 2017 silam, bukan di Australia.

Dikutip dari kanal YouTube C5N, kanal berita Argentina, dilaporkan aksi unjuk rasa berujung ricuh antara polisi dan warga di Buenos Aires, Argentina.

Video berdurasi 26 menit 11 detik tersebut dipublikasikan pada 19 Desember 2017 dengan judul "dentro la sesión de Reforma Jubilatoria, afuera incidentes” (terjemahan: terjadi insiden di luar saat sesi reformasi pensiunan).

Fakta rakyat Australia demo tolak new world order (Turnbackhoax.id)
Fakta rakyat Australia demo tolak new world order (Turnbackhoax.id)

Beberapa titik bangunan dan bendera demonstran yang ada di video C5N, juga dapat ditemukan di video Balqis.

Dikutip dari Reuters.com, aksi unjuk rasa tersebut dipicu kebijakan baru Presiden Mauricio Macri yang hendak mereformasi dana pensiunan. Hal itu bertujuan untuk memotong defisit anggaran fiskal dan menarik investasi.

Kebijakan tersebut ditentang banyak pihak, terutama partai oposisi dan serikat buruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Burger Ayam KFC Bumbu-bumbunya Mengandung Babi?

CEK FAKTA: Benarkah Burger Ayam KFC Bumbu-bumbunya Mengandung Babi?

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:37 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Lowongan Kerja Crew Runner PON Papua 2021 Gaji UMR Rp 4,5 Juta?

CEK FAKTA: Benarkah Lowongan Kerja Crew Runner PON Papua 2021 Gaji UMR Rp 4,5 Juta?

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 07:02 WIB

CEK FAKTA: Pesawat Dilarang Melintas di Atas Kakbah, Benarkah?

CEK FAKTA: Pesawat Dilarang Melintas di Atas Kakbah, Benarkah?

News | Rabu, 11 Agustus 2021 | 19:30 WIB

Terkini

Akulaku Group Salurkan Bantuan Pangan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi NTT

Akulaku Group Salurkan Bantuan Pangan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi NTT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:07 WIB

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Batam | Senin, 14 September 2026 | 19:04 WIB

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

Video | Senin, 14 September 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:57 WIB

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 18:55 WIB

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 18:54 WIB

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

×