Parlemen Australia Usul agar Syarat WNA jadi Penduduk Tetap Dipermudah

Reza Gunadha, ABC

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 14:06 WIB
Parlemen Australia Usul agar Syarat WNA jadi Penduduk Tetap Dipermudah
Ilustrasi Hunian di Australia.

Kalangan industri telah meminta pemerintah menyediakan jalur khusus selama pandemi untuk mendatangkan kembali pekerja terampil dari luar negeri.

Apa saja rekomendasi parlemen?

Dalam laporan yang disampaikan pada hari Senin pekan ini, komite merekomendasikan serangkaian langkah memperlancar jalur pemegang visa sementara untuk tinggal di Australia dalam jangka waktu yang lebih lama.

Salah satu rekomendasi menyebutkan, semua visa yang disponsori perusahaan harus menawarkan kesempatan untuk menjadi penduduk tetap (PR), selama memenuhi syarat bahasa Inggris dan berusia di bawah 45 tahun.

Perusahaan juga dapat menominasikan karyawan mereka yang masih memegang visa kerja sementara menjadi visa sponsor.

Rekomendasi lainnya adalah pekerja terampil asing di wilayah regional dinaikkan batas usianya dari 45 menjadi 50 tahun, diturunkan syarat kemampuan bahasa Inggrisnya ke level vokasi, serta dikurangi syarat pengalaman kerjanya menjadi dua tahun.

Komite meminta pemerintah mengakui dampak kondisi pandemi dan menciptakan sistem yang lebih fleksibel terkait daftar keterampilan yang dibutuhkan.

Saat ini, ada dua daftar yaitu daftar keterampilan yang dibutuhkan secara jangka menengah dan panjang, serta keterampilan untuk jangka pendek.

Komite menyatakan perlu pula ada peningkatan upah minimum bagi pekerja migran di daerah non-regional, yang saat ini paling sedikit berjumlah A$53.900 per tahun.

Jika tingkat upah ini diubah, ini akan menjadi kenaikan pertama bagi pekerja migran terampil dalam delapan tahun terakhir.

baca juga

Dampaknya bagi mahasiswa internasional

Komite menyarankan untuk menawarkan kepada mahasiswa asing yang "terbaik dan tercerdas" untuk menjadi penduduk tetap atau PR.

Lulusan kelas satu atau yang masuk 10 persen teratas dari angkatan mereka, telah bekerja di sektor keterampilan yang dibutuhkan, dan memenuhi standar bahasa Inggris, akan ditawarkan visa pascastudi dari dua tahun menjadi tiga tahun.

Belinda Wright dari KPMG mengatakan perubahan ini akan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi mahasiswa asing untuk mencari pekerjaan.

"Mendapatkan lowongan kerja sebagai sarjana cukup sulit jika tidak memiliki status penduduk tetap di Australia," katanya.

Komite juga merekomendasikan pengurangan syarat pengalaman kerja, dari tiga tahun menjadi dua tahun, bagi pemohon PR yang memegang visa yang disponsori perusahaan.

Dinilai sebagai langkah reaktif

Setelah komite memberikan rekomendasinya, pemerintah nanti akan menentukan sikap untuk mengadopsi atau menolaknya.

"Laporan ini bukan hanya untuk menangani migrasi pekerja terampil selama pandemi tapi juga setelah kita keluar dari pandemi," kata ketua komite Julian Leeser.

Namun anggota parlemen dari Partai Buruh, Julian Hill, yang masuk dalam komite, menyebut laporan itu telah kehilangan kesempatan untuk mengatasi permasalahan migrasi pekerja terampil asing.

"Laporan ini bersifat administratif, sepotong-sepotong, reaktif dan hanya mengutak-atik (konsep yang ada)," katanya.

"Wajar bila para pengamat menilainya tak lebih dari keluhan para pemilik toko, yang dirancang untuk memenuhi keluhan para majikan yang ingin mendatangkan pekerja yang berketerampilan lebih rendah dan lebih murah," katanya.

Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbanggalah, Bahasa Indonesia Diajarkan di 10 Negara Ini!

Berbanggalah, Bahasa Indonesia Diajarkan di 10 Negara Ini!

Your Say | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 11:13 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Rakyat Australia Ricuh Melawan Rencana New World Order?

CEK FAKTA: Benarkah Rakyat Australia Ricuh Melawan Rencana New World Order?

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 09:45 WIB

Dulu Sukses Mengendalikan, Kini Vietnam Masuki Krisis Pandemi Covid-19

Dulu Sukses Mengendalikan, Kini Vietnam Masuki Krisis Pandemi Covid-19

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:58 WIB

CEK FAKTA: Rakyat Australia Demo Melawan Rencana New World Order?

CEK FAKTA: Rakyat Australia Demo Melawan Rencana New World Order?

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 16:28 WIB

Banyak Pendaki Tersesat, Gunung Sanghyang Diperketat

Banyak Pendaki Tersesat, Gunung Sanghyang Diperketat

Bali | Rabu, 11 Agustus 2021 | 08:40 WIB

Kasus COVID-19 Masih Naik, Australia Mungkin Lakukan Lockdown Lebih Lama

Kasus COVID-19 Masih Naik, Australia Mungkin Lakukan Lockdown Lebih Lama

Health | Selasa, 10 Agustus 2021 | 18:01 WIB

Kisah Atlet Lari Riley Day, Rela Kerja di Supermarket Demi Biaya Ikut Olimpiade

Kisah Atlet Lari Riley Day, Rela Kerja di Supermarket Demi Biaya Ikut Olimpiade

Lifestyle | Selasa, 10 Agustus 2021 | 11:55 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×