Ajak Kapolsek Ribut karena Ogah Divaksin, Bunda Etty Sempat Ngumpet hingga Pura-pura Molor

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 15:36 WIB
Ajak Kapolsek Ribut karena Ogah Divaksin, Bunda Etty Sempat Ngumpet hingga Pura-pura Molor
Ajak Kapolsek Ribut karena Ogah Divaksin, Bunda Etty Sempat Ngumpet hingga Pura-pura Molor. Etty, emak-emak yang viral karena memilih mengajak Kapolsek Pesanggrahan berantam ketimbang disuntik vaksin. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Seorang emak-emak bernama Etty saat ini ramai diperbincangkan di media sosial, karena dramanya lucunya yang lebih memilih menantang Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Endy Mahandika untuk berantem daripada disuntik vaksin Covid-19. Peristiwa itu terjadi di RT 6/RW 5 Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Selasa (11/8/2021) lalu.

Kepada suara.com Bunda Etty begitu sapaan akrabnya bercerita, sebenarnya sempat berusaha menyiasati agar Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Endy Mahandika dan tim tenaga kesehatan tidak mendatanginya di warung.

“Jadi ada anak-anak yang bilang, ‘Bunda Etty tutup saja pintu belakang, nanti kan mereka lewat belakang.’ Oh iya, kata saya gitu. Gua tutup pintu belakang. Gua tiduran sambil nonton tv,” ujarnya dengan tertawa saat ditemui Suara.com di warungnya, Jumat (13/8/2021).

Namun, upaya itu gagal, sebab Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Endy Mahandika dan tim tenaga kesehatan mendatanginya lewat pintu depan warungnya.

“Eh mereka datang dari sono (pintu depan warungnya). Astagfirullah, Kapolsek langsung angkat kursi minta saya untuk duduk,” ungkap Bunda Etty mengingat peristiwa itu.

Saat itu, Bunda Etty sempat bernegosiasi dengan Kompol Endy Mahandika, memintanya pergi ke rumah warga lain yang belum divaksin.

“Aduh, udah kek. Gua bukannya enggak mau. Nanti saya ke sono. Yaudah bapak pergi dulu, saya ngurangi stres dulu,” kata dia.

“Tapi mereka enggak mau. Bapak Kapolsek bilang, ‘enggak , saya enggak mau ke sana.’ Padahal mah mereka ke rumah warga lainnya juga setelah dari saya,” sambungnya.

Akhirnya upayanya itu gagal. Bunda Etty pun lantas tetap disuntik vaksin. Pada saat itu juga drama lucu terjadi, dia secara terang-terangan menantang Kompol Endy Mahandika untuk berkelahi, daripada harus disuntik vaksin.

Kekinian dia pun merasa lebih tenang karena sudah divaksin dosis pertama Covid-19. Meskipun terjadi drama yang mengundang tawa. Di samping itu, Bunda Etty mengaku tidak merasakan dampak apapun usai disuntik vaksin.

“Alhamdulillah enggak merasakan apa-apa sampai saat ini. Bahkan setelah disuntik saya nanya ke petugasnya ini saya disuntik atau apa, kok enggak merasakan apa-apa,” ujarnya sambil tertawa.

Kata dia, sebenarnya tidak takut untuk disuntik vaksin Covid-19. Apalagi termakan berita bohong tentang dampaknya kepada tubuhnya. Hanya saja dia mengaku, tidak ingin zat kimia masuk ke tubuhnya.

Karena selama itu dia mengaku menghindari konsumsi obat-obatan dan makanan serta minuman yang mengandung zat kimia seperti bahan pengawet.

“Karena emang gua ogah, zat-zat kimia masuk ke tubuh gua. Makanan saja gua jaga. Makanya sampai umur 51 tahun ini gua enggak ada penyakitnya,” paparnya.

“Saya juga enggak pernah provokasi orang untuk tidak divaksin. Saya mendukung program pemerintah, karena emang bagus. Anak-anak saya semuanya sudah divaksin, mala saya yang dorong biar mereka secepatnya disuntik vaksin."

Viral

Aksi Etty sempat viral di medsos lantaran sempat  menolak untuk disuntik vaksin Covid-19. Bahkan, emak-emak itu justru mengajak berantem Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Endy Mahandika yang memintanya suntik vaksin.

Momen tersebut diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta hingga viral di media sosial.

Berawal dari Endy bersama tenaga kesehatan mendatangi satu per satu rumah warga untuk vaksin Covid-19 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Rabu (11/8/2021).

Salah seorang emak-emak yang belum divaksin langsung didatangi oleh petugas gabungan.

Endy dan tim memberikan edukasi mengenai pentingnya vaksin Covid-19. Namun, si emak-emak itu justru menangis karena takut disuntik.

"Saya mending berantem sama bapak. Jujur saya takut besok saja (disuntik vaksin)" kata emak-emak sambil menangis seperti dikutip Suara.com, Kamis (12/8/2021) kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Ajak Berantem Kapolsek daripada Divaksin, Cerita Bunda Etty Bikin Kami Ketawa Ngakak

Viral Ajak Berantem Kapolsek daripada Divaksin, Cerita Bunda Etty Bikin Kami Ketawa Ngakak

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 14:58 WIB

Tolak Suntik Vaksin Covid-19, Emak-emak Ajak Berantem Kapolsek Pesanggrahan

Tolak Suntik Vaksin Covid-19, Emak-emak Ajak Berantem Kapolsek Pesanggrahan

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 20:02 WIB

Viral Sepasang Kekasih Cekcok di Pinggir Jalan, Cowok Tendang Motor Mau Pukul Pacarnya

Viral Sepasang Kekasih Cekcok di Pinggir Jalan, Cowok Tendang Motor Mau Pukul Pacarnya

Jatim | Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:10 WIB

Pengemudi BMW Kabur Tak Bayar Bensin di SPBU Bintaro, Netizen: Mobil Doang Mahal

Pengemudi BMW Kabur Tak Bayar Bensin di SPBU Bintaro, Netizen: Mobil Doang Mahal

Jakarta | Jum'at, 30 Juli 2021 | 19:24 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB