Anak Perempuan di India Dibunuh Setelah Diperkosa Ramai-ramai

Reza Gunadha, Deutsche Welle

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 21:41 WIB
Anak Perempuan di India Dibunuh Setelah Diperkosa Ramai-ramai
[DW Indonesia]

Suara.com - Anak perempuan berusia 9 tahun di India dibunuh setelah diperkosa beramai-ramai. Korban berasal dari komunitas kasta rendah Dalit.

Kasus ini sekali lagi menunjukkan masalah kekerasan seksual yang merajalela di negara itu.

Menurut pihak berwenang, gadis itu memberi tahu ibunya pada Minggu, 1 Agustus lalu, bahwa dia akan mengambil air dari krematorium dekat rumahnya di barat daya New Delhi.

Sekitar 30 menit kemudian, kata polisi, pendeta krematorium menelepon sang ibu dan memberitahu bahwa putrinya mati tersengat listrik.

Keluarganya mengatakan, ketika anak gadis itu tidak kembali ke rumah, mereka pergi mencarinya. Sang ibu mengatakan dia melihat tubuh putrinya di lantai krematorium dengan memar di sekujur tubuhnya.

Dia mengatakan, imam krematorium dan tiga pria lain di sana mengancam dia agar tidak menelepon polisi. Para tersangka kemudian membakar tubuh gadis itu di luar keinginan keluarga dan tanpa menghubungi pihak berwenang, kata polisi.

Empat pria itu sekarang ditangkap atas tuduhan pemerkosaan, pembunuhan dan intimidasi kriminal. Ini adalah kasus terbaru dari serangkaian kejahatan seksual yang brutal terhadap perempuan di India.

Insiden mengerikan itu seperti adegan ulangan kasus pemerkosaan dan pembunuhan beramai-ramai tahun lalu terhadap seorang remaja Dalit di negara bagian Uttar Pradesh.

Ketika itu, polisi bahkan secara paksa mengkremasi tubuh korban, meskipun ada protes dari keluarganya.

baca juga

Kasta masih mendikte setiap segi kehidupan di India Kelompok hak asasi manusia mengatakan, perempuan dari tingkat terendah dalam hierarki kasta Hindu - yang dikenal sebagai kaum Dalit - sangat rentan terhadap kekerasan seksual dan serangan lainnya.

Mereka mengatakan, laki-laki dari kasta dominan sering menggunakan kekerasan seksual untuk mempertegas hierarki kasta dan dominasi mereka.

Aktivis menerangkan, polisi sering gagal menyelidiki kejahatan semacam itu dan para penyintas dan keluarga korban harus berjuang keras untuk mendapatkan keadilan.

"Kasta masih mendikte setiap aspek kehidupan di India, dan kejahatan seperti di Delhi ini tidak lain adalah manifestasi dari kebenaran yang buruk dan malang ini. Bagian terburuknya adalah para pelaku lolos karena pengaruh politik," kata Beena Pallical, seorang aktivis dari Kampanye Nasional Hak Asasi Manusia Dalit, kepada DW.

Diskriminasi dan ketidakamanan yang meluas

Meskipun sudah ada undang-undang yang ketat melindungi kaum Dalit - seperti Undang-Undang Pencegahan Kekejaman Terhadap Kasta dan Suku Tertinggal - penegakan hukum masih terlalu lemah.

Pembunuhan bermotif kasta, pengucilan sosial dan pelanggaran lainnya masih menjadi kejadian sehari-hari di India.

Banyak kejahatan terhadap masyarakat bawah juga tidak dilaporkan. Komisi Hak Asasi Manusia Nasional India mengatakan, kejahatan terhadap seorang Dalit terjadi setiap 18 menit di India, dan yang paling mengerikan rata-rata tiga wanita Dalit diperkosa dan dua wanita dibunuh setiap hari.

Sepanjang tahun 2019, tercatat ada lebih dari 32.000 kasus pemerkosaan - jadi rata-rataa hampir setiap empat jam ada satu kasus perkosaan.

Para ahli mengatakan, angka sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi, karena stigma yang melekat pada pelanggaran seksual.

Sepanjang tahun 2019, ada lebih dari 100.000 kasus penculikan perempuan, dalam sepertiga kasus itu tujuannya adalah memaksa perempuan untuk menikah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Es India dengan Cara Buat Unik, Pakai Tong Besi dan Banyak Buah

Viral Es India dengan Cara Buat Unik, Pakai Tong Besi dan Banyak Buah

Lifestyle | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 19:33 WIB

Badan Antariksa India Gagal Luncurkan Satelit Pemantau Bumi

Badan Antariksa India Gagal Luncurkan Satelit Pemantau Bumi

Tekno | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:08 WIB

Ada Kabar Suzuki S-Presso Masuk ke Indonesia, Penjelasannya Begini

Ada Kabar Suzuki S-Presso Masuk ke Indonesia, Penjelasannya Begini

Otomotif | Kamis, 12 Agustus 2021 | 20:00 WIB

6 Potret Transformasi Sara Ali Khan dari Kecil hingga Kini, Berat Badan Turun Drastis

6 Potret Transformasi Sara Ali Khan dari Kecil hingga Kini, Berat Badan Turun Drastis

Entertainment | Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:12 WIB

Cuplik dari Konsep MG ZS EV, Morris Garage Produksi SUV Baru

Cuplik dari Konsep MG ZS EV, Morris Garage Produksi SUV Baru

Otomotif | Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:26 WIB

Best 5 Oto: Lionel Messi Tamu VIP, Tesla Incorporation Lobi Pajak Mobil Listrik di India

Best 5 Oto: Lionel Messi Tamu VIP, Tesla Incorporation Lobi Pajak Mobil Listrik di India

Otomotif | Kamis, 12 Agustus 2021 | 07:53 WIB

Tanah Longsor di Himalaya, 10 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Masih Terjebak

Tanah Longsor di Himalaya, 10 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Masih Terjebak

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 05:29 WIB

Lagi Ulang Tahun, Ini 7 Film Jacqueline Fernandez yang Sayang Kalau Dilewatkan

Lagi Ulang Tahun, Ini 7 Film Jacqueline Fernandez yang Sayang Kalau Dilewatkan

Entertainment | Rabu, 11 Agustus 2021 | 20:58 WIB

Setubuhi Anak Yatim di Bawah Umur, Pria Sumbar Dibekuk Polisi

Setubuhi Anak Yatim di Bawah Umur, Pria Sumbar Dibekuk Polisi

Riau | Rabu, 11 Agustus 2021 | 17:50 WIB

Buron 5 Bulan, Pria Diduga Pemerkosa Anak Yatim di Limapuluh Kota Diringkus Polisi

Buron 5 Bulan, Pria Diduga Pemerkosa Anak Yatim di Limapuluh Kota Diringkus Polisi

Sumbar | Rabu, 11 Agustus 2021 | 16:17 WIB

Terkini

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

×