facebook

Akhir Pelarian Komplotan Perampok Rumah Mewah, Beraksi di Balikpapan, Tertangkap di Batam

Bangun Santoso
Akhir Pelarian Komplotan Perampok Rumah Mewah, Beraksi di Balikpapan, Tertangkap di Batam
Ilustrasi penangkapan.

Komplotan perampok itu adalah spesialis rumah mewah, beraksi di Cluster Windsor, Balikpapan pada Sabtu 31 Juli

Suara.com - Perburuan Unit Kejahatan dengan Kekerasan (Jatanras) Polda Kaltim ke Batam menuai sukses. Empat perampok rumah mewah di Balikpapan Baru akhir Juli 2021 lalu yang melarikan diri ke pulau dekat Singapura itu berhasil dibekuk.

“Saat ini para tersangka dengan dikawal petugas sudah dalam perjalanan ke Balikpapan,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Kaltim Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Subandi, Rabu (18/8/2021).

Tentang identitas para tersangka, Kombes Subandi menjanjikan akan memberikan keterangan lebih rinci begitu mereka sudah ada di Polda Kaltim.

Namun demikian, ia menuturkan, bahwa perampokan di Cluster Windsor, Sabtu 31 Juli lampau itu dilakukan oleh lima orang.

Setelah berhasil masuk rumah, para pelaku mengikat dan kemudian menyekap para penghuni rumah di sebuah kamar.

Baca Juga: Sadis dan Kejam, 5 Fakta Kelompok Perampok Rumah Elit yang Ditangkap di Batam

Setelah itu barulah mereka menggasak barang berharga yang ada di dalam rumah dan segera kabur kemudian, meninggalkan para penghuni tersekap dan sebuah pintu rusak berat.

Penyelidikan polisi berhasil mengungkapkan dan kemudian menangkap satu pelaku di Balikpapan.

Dari yang tertangkap pertama inilah polisi berhasil mengorek keterangan dan mengarahkan perburuan ke Batam.

“Juga berkat bantuan teman-teman di Polda Riau, Kepolisian Batam, kami berhasil meringkus empat orang lagi yang kabur ke sana,” kata Kombes Subandi.

Penyelidikan polisi menemukan bahwa para pelaku mengkhususkan diri mereka menyatroni rumah mewah. Mereka sudah melakukan kejahatan seperti yang dilakukannya di Balikpapan Baru di sejumlah kota lain.

Baca Juga: Kocak! Perampok Diciduk Gegara Kasir Bank Tak Paham Tulisan Ancaman

“Jaringannya terorganisasi, sasarannya rumah-rumah mewah,” kata Kombes Subandi.

Komentar