AJI dan LBH Pers: Polisi jadi Aktor Paling Banyak Lakukan Kekerasan Terhadap Jurnalis

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Kamis, 19 Agustus 2021 | 17:19 WIB
AJI dan LBH Pers: Polisi jadi Aktor Paling Banyak Lakukan Kekerasan Terhadap Jurnalis
AJI & LBH Pers: Polisi jadi Aktor Paling Banyak Lakukan Kekerasan Terhadap Jurnalis. Ilustrasi aksi teatrikal jurnalis di Tulungagung mendesak pengusutan kekerasan yang dialami jurnalis Tempo, Nurhadi. Aksi tersebut diikuti jurnalis dari AJI, PWI dan PPMI pada Rabu (31/3/2021). [Suara.com/Farian]

Suara.com - Dua hari lalu, Selasa (17/8/2021), Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan yang ke-76. Lantas, apakah sudah ada kebebasan bagi pers -- bahkan terhadap jurnalis yang bekerja di dalamnya?

Dalam diskusi publik bertajuk "Jurnalis Merdeka Dari Pembungkaman: Fakta atau Mitos?", LBH Pers mencatat jika kebebasan pers memburuk pada tahun 2019 dan 2020. Banyak kasus yang kemudian banyak terjadi upaya kriminalisaai dan kekerasan terhadap wartawan.

Disebutkan Mona Ervita selaku perwakilan LBH Pers, kepolisian menjadi aktor yang paling banyak melakukan kekerasan terhadap jurnalis pada tahun 2020. Total, ada 76 kasus kekerasan yang melibatkan aktor dari Korps Bhayangkara.

"Kami mencatat polisi adalah aktor paling banyak melakukan kekerasan terhadap jurnalis, yakni sebanyak 76 kasus," kata Mona, Kamis (19/8/2021).

Kemudian, aktor kekerasan terhadap jurnalis juga datang dari jaksa dan TNI dengan rincian sebanyak dua kasus. Kemudian ada 12 kasus kekerasan terhadap jurnalis yang aktornya tidak diketahui.

"Lalu ada 12 orang yang tidak diketahui --tapi yang paling bayak kasus peretasan atau doxing, kalau dilihat ada pelaku dari kepala daerah, dan bagi penegak hukum di si pelakunya adalah jaksa dua, TNI ada dua yang jadi aktor tindak kekerasan," jelasnya.

Sebagai aktor yang paling banyak melakukan kekerasan terhadap jurnalis, LBH Pers menyatakan jika Polri harus melakuan evaluasi. Setidaknya, perlu ada edukasi kepada para anggota kepolisian agar bisa humanis saat bekerja.

"Ini jadi PR untuk mereka akan pentingnya melakukan edukasi kepada anggota Polri, harus menjadi humanis dalam melakukan kerjanya," beber Mona.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sasmito Mardrim selaku Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia. Polisi masih menjadi aktor utama yang kerap melakukan kekerasan terhadap para jurnalis.

baca juga

Merujuk pada data AJI Indonesia, sejak 2009 kasus kekerasan terhadap jurnalis terus mengalami peningkatan. Di tahun 2016 misalnya, total ada 81 kasus kekerasan terhadap jurnalis.

Bahkan, jumlah tersebut meningkat, dan jika dihitung sejak Mei 2020 hingga Mei 2021,total ada 90 kasus kekerasan. Kata Sasmito, kasus kekerasan ini berkaitan dengan pemberitaan yang dibuat oleh wartawan.

Tak hanya itu, di Mei 2021, jenis kekerasan terhadap jurnalis lebih condong pada bentuk intimidasi lisan. Kemudian, ada pula kasus yang melibatkan perusakan alat dan hasil liputan.

"Untuk Mei 2021, jenis kekerasan lebih banyak pada intimidasi lisan, kemudian disusul perusakan alat dan hasil liputan," kata Sasmito.

Sasmito menlanjutkan, kasus kekerasan terhadap jurnalis kerap terjadi saat ada peliputan di tengah massa aksi demonstrasi. Beberapa waktu ke belakang, memang kerap terjadi aksi massa yang melibatkan orang banyak, misalnya demo menolak UU KPK dan Omnibus Law - UU Cipta Kerja.

"Ini menggambarkan aparat kepolisian menjadi pelaku kekerasan dalam setahun terakhir. Ini memang perlu kita evaluasi dari dua data ini. Kira-kira strategi apa yang harus dilakukan. Ironinya pelakunya sebagian besar adalah polisi," tandas Sasmito.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Ketika Jurnalis BBC Dapat Telepon Mendadak dari Jubir Taliban

Detik-detik Ketika Jurnalis BBC Dapat Telepon Mendadak dari Jubir Taliban

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 19:48 WIB

Terpenjara karena Berita, Apa Artinya Merdeka Kalau Masih Ada UU ITE?

Terpenjara karena Berita, Apa Artinya Merdeka Kalau Masih Ada UU ITE?

Liks | Rabu, 18 Agustus 2021 | 18:48 WIB

Kejaksaan Sebut Berkas Kasus Kekerasan Jurnalis Tempo Nurhadi Telah Lengkap alias P21

Kejaksaan Sebut Berkas Kasus Kekerasan Jurnalis Tempo Nurhadi Telah Lengkap alias P21

Jatim | Minggu, 15 Agustus 2021 | 17:36 WIB

Kasus Kekerasan Jurnalis Nurhadi P21, Pengacara Desak Dalangnya Diusut

Kasus Kekerasan Jurnalis Nurhadi P21, Pengacara Desak Dalangnya Diusut

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 23:36 WIB

Terkini

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Akses Jalan Padang-Solok Sudah Bisa Dilalui Pasca Banjir Bandang

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Skenario Harga Bitcoin Menuju US$ 95.000, Tembus Basis Momentum Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:55 WIB

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

3 Skincare dengan Kandungan Benzoyl Peroxide, Ampuh Hempas Jerawat Remaja dan Dewasa

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:52 WIB

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

Desil Menentukan Bansos, Tapi Bagaimana Jika Datanya Keliru?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:51 WIB

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Rupiah Tertekan Ekspektasi Kebijakan AS, BI Perkuat Intervensi di Pasar

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:50 WIB

Review Istimewa: Ketika Representasi Disabilitas Belum Benar-Benar Setara

Review Istimewa: Ketika Representasi Disabilitas Belum Benar-Benar Setara

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:50 WIB

Bantu Lansia Tetap 'Ngebul', Presiden Prabowo Bagikan Becak Listrik Gratis di Bekasi

Bantu Lansia Tetap 'Ngebul', Presiden Prabowo Bagikan Becak Listrik Gratis di Bekasi

Bekaci | Kamis, 24 September 2026 | 11:44 WIB

Awas Konflik Agraria! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Percepatan Sertifikasi Lahan Sawah

Awas Konflik Agraria! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Percepatan Sertifikasi Lahan Sawah

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 11:44 WIB

Kenapa Sepatu Lari On Cloud Punya Sol Berongga? Alasannya Bukan Sekadar Estetika

Kenapa Sepatu Lari On Cloud Punya Sol Berongga? Alasannya Bukan Sekadar Estetika

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:41 WIB

×