Ditembak Aparat saat Demo Tuntut Victor Yeimo Bebas, Ferianus Meninggal di RS Bhayangkara

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 23 Agustus 2021 | 10:49 WIB
Ditembak Aparat saat Demo Tuntut Victor Yeimo Bebas, Ferianus Meninggal di RS Bhayangkara
Ditembak Aparat saat Demo Tuntut Victor Yeimo Bebas, Ferianus Meninggal di RS Bhayangkara. Ilustrasi Penembakan (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Suara.com - Seorang peserta aksi unjuk rasa damai bertajuk pembebasan Victor Yeimo di Kota Dekai, Yahukimo, Papua yang menjadi korban luka tembak oleh aparat kepolisian dikabarkan meninggal dunia. Korban bernama Ferianus Asso dilaporkan meninggal dunia setelah dua hari menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura.

Diketahui, aksi unjuk rasa damai itu berlangsung pada 16 Agustus 2021 lalu. Berita duka tersebut dibenarkan oleh Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua, Emanuel Gobay. 

"Benar kabar tersebut," kata Gobay dalam pesan singkat kepada Suara.com, Senin (23/8/2021).

Hal serupa juga diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua se-Indonesia, Ambrosius Mulait.

Merujuk pada informasi yang dia himpun, rencananya mendiang Ferianus Asso akan dimakamkan pada hari ini di daerah Sentani.

"Benar dia meninggal di Jayapura, rencana akan di semayamkan hari ini di Sentani, Jayapura," ungkap Ambrosius.

Mengutip Jubi.co, Ferianus sempat dirujuk ke rumah sakit di Jayapura setelah dokter di RSUD. Yahukimo mengeluarkan dua butir pelurus di tubuhnya. Setelahnya, Ferianus sempat dibawa pulang ke rumahnya karena keluarga khawatir jika dirawat di rumah sakit.

Seorang aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Ruben Wakia mengatakan, Ferianus sempat mengalami sesak nafas dan pingsan pada 17 Agustus 2021 lalu. Hanya saja  kondisinya mulai berangsung normal sehingga pihak keluarga tidak jadi membawanya ke rumah sakit.

Pada 20 Agustus 2021, Ferianus kembali dibawa ke rumah sakit Yahukimo karena perutnya membengkak. Diduga masih terdapat serpihan peluru dalam perutnya.

baca juga

Ruben menyatakan, sekira pukul 15.00 waktu setempat Ferianus dibawa ke Jayapura kemudian dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara atas petunjuk Kapolres Yahukimo. Ferianus akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara pada hari Minggu (22/8/2021) sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Aksi yang berlangsung pada 16 Agustus 2021 berujung pada pembubaran massa oleh aparat kepolisan Yahukimo. Selain Ferianus yang akhirnya meninggal dunia, 48 orang lainnya ditangkap pada aksi tersebut. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Tampang Pelaku Penembak Polisi hingga Tewas di Deli Serdang

Ini Tampang Pelaku Penembak Polisi hingga Tewas di Deli Serdang

Sumut | Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:35 WIB

Motif Penembakan Tewaskan Polisi di Deli Serdang: Sakit Hati Gegara Dimarahi

Motif Penembakan Tewaskan Polisi di Deli Serdang: Sakit Hati Gegara Dimarahi

Sumut | Kamis, 19 Agustus 2021 | 12:38 WIB

Remaja Tembak Kepala Polisi di Sumut Diduga Sakit Hati Kerap Dimaki-maki, Ini Kronologinya

Remaja Tembak Kepala Polisi di Sumut Diduga Sakit Hati Kerap Dimaki-maki, Ini Kronologinya

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 11:46 WIB

Tragedi Penembakan Massal di Inggris, Sedikitnya 6 Orang Tewas

Tragedi Penembakan Massal di Inggris, Sedikitnya 6 Orang Tewas

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 13:00 WIB

Terkini

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:54 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

×