Unik! Sri Lanka Larang Mengemudi dalam Keadaan Mabuk saat Mengendarai Gajah

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 24 Agustus 2021 | 05:41 WIB
Unik! Sri Lanka Larang Mengemudi dalam Keadaan Mabuk saat Mengendarai Gajah
Ilustrasi gajah. (freedigitalphotos)

Suara.com - Negara Asia Selatan itu meningkatkan perlindungan hewan untuk memasukkan larangan mengemudi dalam keadaan mabuk oleh penunggang gajah.

“Orang yang memiliki atau memelihara gajah tersebut harus memastikan bahwa pawang tidak mengonsumsi minuman keras atau obat-obatan berbahaya saat bekerja,” kata Menteri Perlindungan Satwa Liar Wimalaweera Dissanayake.

Aturan ini mengacu pada industri penunggang gajah nasional, sebagaimana melansir dari New York Post, Selasa (24/8/2021).

Undang-undang baru juga akan memastikan pachyderms yang banyak diburu lebih baik dirawat oleh penjaganya, karena foto baru dan kartu identitas DNA akan didaftarkan untuk setiap gajah peliharaan, yang juga akan menerima pemeriksaan kesehatan setiap enam bulan.

Gajah dihargai oleh orang kaya di pedesaan dan dicaci maki oleh banyak orang di daerah pedesaan yang berkonflik dengan makhluk kuat itu.

Ada sekitar 200 gajah peliharaan di negara ini, serta diperkirakan 7.500 berkeliaran di alam liar.

Di bawah undang-undang baru, hari kerja gajah akan dibatasi empat jam per hari, sementara kerja malam sekarang dilarang.

Ditujukan terutama di tempat-tempat wisata, kementerian perlindungan satwa liar Sri Lanka telah mengatakan bahwa tidak lebih dari empat orang dapat menunggangi gajah sekaligus dan mereka harus duduk di atas pelana empuk – untuk kenyamanan gajah.

Hewan-hewan tersebut juga tidak akan lagi digunakan dalam film atau media, kecuali oleh produksi negara dan di bawah pengawasan dokter hewan.

Sementara itu, bayi gajah tidak lagi diizinkan untuk bekerja dalam bentuk apa pun, termasuk acara budaya dan hari libur, dan mereka tidak dapat dipisahkan dari induknya karena alasan apa pun selain keperluan medis.

Pelanggar bisa menghadapi tiga tahun penjara dan gajah mereka disita oleh pemerintah.

Lebih dari 40 bayi gajah dicuri dari taman nasional negara pulau tropis itu selama 15 tahun terakhir, dikutip dari AFP.

Menangkap atau membunuh gajah liar adalah pelanggaran yang dapat dihukum mati di Sri Lanka, meskipun jarang terjadi.

Pada 2019, negara itu menghitung 361 kematian di antara gajah, menurut laporan BBC tahun lalu, 85 persen di antaranya dapat dikaitkan dengan aktivitas manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemenggal Kepala Gajah di Aceh  Jual Gading Rp 10 Juta

Pemenggal Kepala Gajah di Aceh Jual Gading Rp 10 Juta

Sumut | Kamis, 19 Agustus 2021 | 16:24 WIB

Penangkapan 5 Tersangka Pemenggal Kepala Gajah Sumatera Jadi Sorotan Media Asing

Penangkapan 5 Tersangka Pemenggal Kepala Gajah Sumatera Jadi Sorotan Media Asing

Tekno | Kamis, 19 Agustus 2021 | 05:30 WIB

Menkes Sri Lanka Dicopot, Buntut Promosikan Obat Covid-19 Buatan Penyihir

Menkes Sri Lanka Dicopot, Buntut Promosikan Obat Covid-19 Buatan Penyihir

Health | Rabu, 18 Agustus 2021 | 23:00 WIB

Tempat Bersejarah di Jakarta, dari Monas hingga Kota Tua

Tempat Bersejarah di Jakarta, dari Monas hingga Kota Tua

Jakarta | Kamis, 19 Agustus 2021 | 08:05 WIB

5 Pembunuh Gajah yang Ditemukan Mati Tanpa Kepala di Aceh Timur Ditangkap

5 Pembunuh Gajah yang Ditemukan Mati Tanpa Kepala di Aceh Timur Ditangkap

Sumut | Selasa, 17 Agustus 2021 | 11:36 WIB

46 Gajah Mati di Aceh, Ini Pemicunya

46 Gajah Mati di Aceh, Ini Pemicunya

Sumut | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 07:30 WIB

Terkini

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:02 WIB

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB