KPAI Gelar Rakornas Hasil Pengawasan Pembelajaran Tatap Muka

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 30 Agustus 2021 | 11:44 WIB
KPAI Gelar Rakornas Hasil Pengawasan Pembelajaran Tatap Muka
Ketua KPAI, Susanto. (tangkap layar/ist)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas) terkait hasil pengawasan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dan program vaksinasi anak usia 12 sampai 17 tahun, Senin (30/8/2021).

Sejak 2020, KPAI kerap melakukan pengawasan kepada satuan pendidikan di daerah untuk memastikan anak-anak Indonesia tetap bisa mendapatkan hak pendidikannya secara layak serta tidak tertular Covid-19.

Rakornas resmi dibuka oleh Ketua KPAI, Susanto yang juga memberikan sambutan sebelum acara inti dimulai.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, rakornas hari ini saya nyatakan dibuka," kata Susanto dalam acara rakornas yang digelar secara virtual, Senin.

Susanto menuturkan, selama ini KPAI kerap melakukan pengawasan kepada satuan pendidikan daerah yang sudah terlebih dahulu melakukan pembelajaran tatap muka. Pada 2020, KPAI melakukan pengawasan di 49 satuan pendidikan di 21 kabupaten, 9 provinsi.

Sementara pada 2021, melakukan pengawasan di 46 sekolah di 7 provinsi dan 12 kabupaten.

"Tentu ini merupakan bagian dari komitmen kita agar satuan pendidikan kita di Indonesia memastikan anak-anak kita tidak rentan terpapar Covid-19 dan di pihak lain memastikan anak-anak kita mendapatkan layanan yang terbaik," ujarnya.

"Karena kalau anak-anak kita dalam situasi seperti ini tidak mendapatkan layanan belajar terbaik maka dikahwatirkan juga menimbulkan masalah baru di kemudian hari," tambahnya.

Sejauh ini terdapat 20 provinsi di mana penyebaran Covid-19nya sudah menurun. Dengan demikian, level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan pun menurun sehingga memungkinkan untuk membuka sekolah kembali.

baca juga

Sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka resmi digelar, Susanto berharap rakornas yang digelar tersebut bisa menghasilkan rekomendasi terbaik bagi pelaksanaan pembelajaran tatap muka ke depannya.

"Tentu memberikan manfaat buat kemajuan satuan pendidikan di Indonesia dan sekaligus meningkatkan kualitas perlindungan anak yang lebh baik."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantau Anak Sekolah Nongkrong Usai Pulang Sekolah, Epidemiolog Minta Satpol PP Patroli

Pantau Anak Sekolah Nongkrong Usai Pulang Sekolah, Epidemiolog Minta Satpol PP Patroli

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 11:09 WIB

Dukung Bandung Barat Gelar Sekolah Tatap Muka, KPAI Beri Catatan Ini

Dukung Bandung Barat Gelar Sekolah Tatap Muka, KPAI Beri Catatan Ini

Jabar | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 06:00 WIB

Anak Yatim Piatu Korban COVID-19 Perlu Dapat Bantuan, Ini Saran KPAI

Anak Yatim Piatu Korban COVID-19 Perlu Dapat Bantuan, Ini Saran KPAI

Health | Kamis, 26 Agustus 2021 | 16:50 WIB

KPAI Beri Catatan Sebelum Buka Sekolah di Daerah PPKM Level 3

KPAI Beri Catatan Sebelum Buka Sekolah di Daerah PPKM Level 3

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 13:22 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×