Pesawat Terakhir AS Lepas Landas dari Afghanistan, Taliban Bikin Perayaan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 31 Agustus 2021 | 14:19 WIB
Pesawat Terakhir AS Lepas Landas dari Afghanistan, Taliban Bikin Perayaan
Sebuah helikopter tampak terbang di atas gedung Kedutaan AS di Kabul. (Foto: AFP)

Suara.com - Taliban menggelar perayaan setelah pesawat terakhir Amerika Serikat yang membawa pasukan, hengkang dari Afghanistan.

Menyadur Al Jazeera Selasa (31/8/2021), pejuang Taliban menembakkan senjata ke udara saat pesawat AS lepas landas dari kota Kabul pada Senin (30/8/2021).

Kepala Komando Pusat AS Jenderal Marinir Frank McKenzie mengumumkan, pasukan terakhirnya sudah ditarik dari Afghanistan, Senin.

"Saya mengumumkan selesainya penarikan kami dari Afghanistan dan berakhirnya misi militer untuk mengevakuasi warga Amerika Serikat," kata McKenzie dari Pentagon.

Pasukan terakhir yang ditarik tersebut merupakan pasukan yang dikirim untuk mengevakuasi warga AS dan Afghanistan setelah Taliban kembali berkuasa.

Pesawat tersebut merupakan pesawat kargo C-17 dan lepas landas dari Bandara Internasional Hamid Karzai, satu menit sebelum tengah malam waktu Kabul.

Penerbangan terakhir tersebut juga berlangsung di bawah pengamanan ketat, menyusul dua serangan bom bunuh diri di bandara Kabul.

Negara Islam Provinsi Khorasan (ISKP) mengklaim bertanggung jawab melakukan bom bunuh diri yang menewaskan 175 orang, termasuk 13 tentara AS.

Taliban mengungkapkan jika kepergian AS dari Afghanistan merupakan momen bersejarah dan menjadi kemerdekaan penuh negara tersebut.

"Lima pesawat terakhir telah pergi, sudah berakhir!" ujar Hemad Sherzad, milisi Taliban yang ditempatkan di Bandara Internasional Hamid Karzai dikutip dari Associated Press, Selasa (31/8/2021).

Sebuah rilis foto dari Kementerian Pertahanan Inggris, pasukan AD Inggris hendak turun dari pesawat RAV Voyager, sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Kabul pada Minggu (15/8/2021). Mereka tergabung dalam Operasi PITTING untuk mengevakuasi warganya dari Afghanistan. (Foto: via AFP)
Sebuah rilis foto dari Kementerian Pertahanan Inggris, pasukan AD Inggris hendak turun dari pesawat RAV Voyager, sesaat setelah mendarat di Bandara Internasional Kabul pada Minggu (15/8/2021). Mereka tergabung dalam Operasi PITTING untuk mengevakuasi warganya dari Afghanistan. (Foto: via AFP)

"Saya tidak bisa mengungkapkan kebahagiaan saya dengan kata-kata ... pengorbanan kami selama (hampir) 20 tahun telah berhasil," sambungnya.

Setelah pesawat militer terakhir AS lepas landas dari Afghanistan, AS memindahkan misi diplomatik Afghanistan ke Qatar.

"Mulai hari ini, kami menangguhkan kehadiran diplomatik kami di Kabul dan mengalihkan operasi kami ke Doha, Qatar," kata Menteri Luar Negeri Antony Blinken pada Senin (30/8/2021).

"Mengingat lingkungan keamanan yang tidak pasti dan situasi politik di Afghanistan, itu adalah langkah yang bijaksana," sambungnya.

Diplomat top AS tersebut memperkirakan bahwa sekitar 200 warga AS masih berada di Afghanistan dan masih diupayakan penjemputannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seluruh Tentara AS Telah Ditarik dari Afghanistan, Taliban Teriak Merdeka

Seluruh Tentara AS Telah Ditarik dari Afghanistan, Taliban Teriak Merdeka

News | Selasa, 31 Agustus 2021 | 11:29 WIB

AS Sudah Tarik Semua Tentaranya dari Afghanistan

AS Sudah Tarik Semua Tentaranya dari Afghanistan

Lampung | Selasa, 31 Agustus 2021 | 10:51 WIB

Tepergok Lihat Arloji saat Upacara Penghormatan, Joe Biden Tuai Kecaman

Tepergok Lihat Arloji saat Upacara Penghormatan, Joe Biden Tuai Kecaman

News | Selasa, 31 Agustus 2021 | 10:27 WIB

Terkini

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB