alexametrics

Kasus Covid-19 Mendekati Rekomendasi WHO, Wamenkes: Tracing Mesti Ditingkatkan

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari
Kasus Covid-19 Mendekati Rekomendasi WHO, Wamenkes: Tracing Mesti Ditingkatkan
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono (Ist)

Tracing sampai sekarang sudah sampai 7,98 persen, kami harapkan kita bisa mencapai tracing ini menjadi sekitar 10 persen, kata Dante.

Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan rata-rata kasus positif Covid-19 secara nasional kini mencapai 6,97 persen atau mendekati angka yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Adapun pemerintah melakukan strategi meningkatkan tracing untuk memperkecil rata-rata kasus positif Covid-19 secara nasional.

"Karena itu tracing harus ditingkatkan. Tracing sampai sekarang sudah sampai 7,98 persen, kami harapkan kita bisa mencapai tracing ini menjadi sekitar 10 persen. 1 kontak terkonfirmasi per tracing yang dilakukan," kata Dante saat konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kemenko Marves, Senin (6/9/2021).

Penurunan rata-rata kasus positif Covid-19 disebutkan Dante bukan hanya terjadi dalam skala nasional, melainkan juga di sejumlah daerah. Kendati demikian, ia tidak menampik masih adanya daerah yang rata-rata kasus positifnya masih tinggi.

Dengan demikian, Dante berharap daerah-daerah tersebut bisa melaksanakan upaya tracing yang lebih optimal. Terlebih daerah itu juga harus memanfaatkan penyebaran kasus Covid-19 yang tengah melandai seperti saat ini untuk melakukan tracing.

Baca Juga: Vaksinasi, Satu-satunya Cara Mendapatkan Herd Immunity untuk Keluar dari Pandemi

"Sehingga kita menghindari dari lonjakan kasus berikutnya mungkin lebih berat," ucapnya.

Selain itu, Dante juga mengutip pernyataan Preside Jokowi di mana perlunya percepatan vaksinasi untuk memenuhi target 2,5 juta per hari. Menurutnya Dinas Kesehatan Provinsi harus berperan aktif melakukan distribusi ke kabupaten/kota.

"Tentu ini butuh partisipasi dari semua pihak, ini bukan lagi kegiatan program vaksinasi pemerintah tapi gerakan vaksinasi secara nasional. dengan membuat diksi gerakan maka ini akan jadi tanggung jawab TNI/Polri, kementerian, kelembagaan, swasta, dan masyarakat," ucapnya.

"Pemerintah daerah sebaiknya dipimpin sekda untuk melakukan koordinasi dengan lintas sektor untuk percepatan vaksinasi di wilayahnya."

Baca Juga: Sejumlah 2,6 Juta Remaja Sudah Vaksin Dosis I, Tapi Belum Merata di Seluruh Indonesia

Komentar