Pegawai BUMN Malaysia Tipu Bos hingga Rekan Kerja, Raup 300 Juta

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 08 September 2021 | 14:16 WIB
Pegawai BUMN Malaysia Tipu Bos hingga Rekan Kerja, Raup 300 Juta
Ilustrasi penipuan perampokan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pegawai BUMN Malaysia melakukan penipuan hingga meraup Rp 300 juta setelah mengaku jika 14 anggota keluarganya meninggal karena Covid-19.

Menyadur World Of Buzz Rabu (8/9/2021), seorang pekerja kontrak di Kompleks Terpadu Pengerang Petronas ditangkap setelah terbukti melakukan penipuan.

Pria tersebut diduga mengumpulkan uang hingga 91.000 ringgit (Rp 300 juta lebih) setelah mengaku jika saudara perempuan, saudara ipar, keponakan, istri, dan 8 anaknya meninggal karena Covid-19.

Pria itu diduga telah menipu rekan kerja dan masyarakat melalui cerita palsu yang ia bagikan di media sosial untuk mengumpulkan sumbangan.

Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tersangka telah menyebarkan kebohongan sejak bulan Juni 2021.

Tersangka kemudian mengambil keuntungan dari simpati orang dan mengumpulkan sumbangan yang langsung dikirim ke rekeningnya.

Pria itu ditangkap pada Sabtu (4/9/2021) dan diselidiki berdasarkan pasal penipuan. Ia terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun, denda serta cambuk.

Harian Metro melaporkan bahwa pria itu mengirimkan pesan via media sosial WhatsApp dan Facebook untuk mendapat simpati dari warganet.

Rekan kerja hingga bos pria itu bahkan tertipu oleh cerita palsu pria tersebut dan memberinya sumbangan.

baca juga

Bahkan mereka juga menghadiri acara tahlil virtual untuk memberi penghormatan dan meratapi kematian keluarga.

Pihak Petronas juga mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan yang dibuat pada Sabtu (4/9/2021) jika salah satu karyawannya terlibat kasus penipuan.

Petroliam Nasional Berhad (PETRONAS) melalui keterangannya menginformasikan bahwa staf pria juga diduga menerima sumbangan setelah meminta simpati publik.

"Kami ingin menekankan bahwa kami tidak memaafkan kesalahan seperti itu oleh karyawan dan kontraktor kami, yang semuanya terikat oleh kode etik dan etika bisnis (CoBE) yang ketat saat melakukan layanan untuk PETRONAS dan Grup Perusahaannya," jelas Petroliam Nasional Berhad (PETRONAS).

Petronas juga mengungkapkan akan bekerjasama secara penuh dalam proses penyelidikan kasus penipuan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Arti Warna Status Vaksinasi di dalam Platform PeduliLindungi

Ini Arti Warna Status Vaksinasi di dalam Platform PeduliLindungi

Lampung | Rabu, 08 September 2021 | 13:17 WIB

Update Covid-19 di Kalbar: 10 Daerah masuk Zona PPKM Level 3

Update Covid-19 di Kalbar: 10 Daerah masuk Zona PPKM Level 3

Kalbar | Rabu, 08 September 2021 | 13:10 WIB

Wali Kota Malang Dukung Polisi Menyelidiki Dugaan Pungli Insentif Penggali Kubur Covid-19

Wali Kota Malang Dukung Polisi Menyelidiki Dugaan Pungli Insentif Penggali Kubur Covid-19

Malang | Rabu, 08 September 2021 | 12:58 WIB

Terkini

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

×