Bantah Ada Pejabat di Jakarta Dapat Vaksin Booster, Dinkes DKI: Hanya untuk Nakes

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 09 September 2021 | 17:48 WIB
Bantah Ada Pejabat di Jakarta Dapat Vaksin Booster, Dinkes DKI: Hanya untuk Nakes
Ilustrasi vaksinasi [Antara]

Suara.com - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, membantah soal pejabat dan keluarga di Jakarta mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster. Temuan ini sebelumnya diungkap koalisi masyarakat LaporCovid-19.

Widyastuti mengatakan pihaknya belum membagikan vaksin booster kepada masyarakat umum apalagi pejabat. Sesuai instruksi Pemerintah, dosis ketiga hanya diberikan kepada tenaga kesehatan.

"Kami, menurut kebijakan pemerintah pusat, booster hanya bagi tim tenaga kesehatan dan penunjangnya," ujar Widyastuti di acara vaksinasi NasDem, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2021).

Sebelumnya, Tim Koalisi Warga LaporCovid-19 melaporkan ada vaksinasi dosis ketiga atau booster bagi para keluarga elite pejabat dan aparat di salah satu perkantoran swasta di DKI Jakarta.

Co-Inisiator LaporCovid-19 Ahmad Arif mengungkapkan laporan itu datang dari warga kepada timnya, vaksinasi itu berlangsung di salah satu kantor swasta di Jalan Sudirman.

"Hari ini kami mendapat laporan adanya booster vaksin ketiga untuk keluarganya pejabat dan aparat di salah satu perkantoran swasta di Jakarta, di Jalan Sudirman. Menariknya, informasinya itu jangan disebarkan ke orang lain," kata Arif dalam diskusi virtual, Rabu (8/9/2021).

Arif sangat menyesalkan peristiwa ini, mereka juga pernah mendapatkan laporan bahwa ada orang non-nakes mendapatkan vaksin booster di Sentra Vaksinasi Mabes Polri.

"Ini beberapa laporan yang masuk ke kami mengenai penyimpangan penggunaan vaksin dosis ketiga. Bahkan ada sebagian di antaranya melaporkan penyuntikan itu dilakukan di mabes misalnya dan dan seterusnya," ungkapnya.

Padahal, Kementerian Kesehatan melalui nomor 71/ITAGI/Adm/VII/2021 telah jelas mengatur bahwa vaksin booster hanya diberikan bagi tenaga kesehatan yang dinilai bekerja dengan resiko tinggi terpapar Covid-19.

baca juga

Hingga saat ini tercatat sudah 726.589 dari 1.468.764 nakes yang sudah booster.

"Jadi ini menurut saya hal-hal yang harus ditindaklanjuti dengan sangat serius, karena menyangkut persoalan moral dan ketimpangan atau equity," tutup Arif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinjau Vaksinasi Pelajar di Wajo, Presiden Jokowi Dorong Metode Door-to Door

Tinjau Vaksinasi Pelajar di Wajo, Presiden Jokowi Dorong Metode Door-to Door

News | Kamis, 09 September 2021 | 14:48 WIB

Petugas Vaksin Covid-19 di Kabupaten Wajo Pakai Perahu ke Rumah-Rumah Warga

Petugas Vaksin Covid-19 di Kabupaten Wajo Pakai Perahu ke Rumah-Rumah Warga

Sulsel | Kamis, 09 September 2021 | 12:42 WIB

Studi: Divaksin Usai Sembuh dari Covid-19, Tumbuhkan Kekebalan Super

Studi: Divaksin Usai Sembuh dari Covid-19, Tumbuhkan Kekebalan Super

Health | Kamis, 09 September 2021 | 12:20 WIB

Penyebab Negara Miskin Sulit Dapat Vaksin dan Berita Populer Kesehatan Lainnya

Penyebab Negara Miskin Sulit Dapat Vaksin dan Berita Populer Kesehatan Lainnya

Health | Kamis, 09 September 2021 | 10:51 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×