Afghanistan: Janji Kesetiaan yang Mengikat Al-Qaida dengan Taliban

Siswanto, BBC

Kamis, 09 September 2021 | 18:05 WIB
Afghanistan: Janji Kesetiaan yang Mengikat Al-Qaida dengan Taliban
BBC

Suara.com - Pertanyaan penting yang menyeruak setelah Taliban kembali menguasai Afghanistan adalah bagaimana hubungan mereka dengan sekutu lamanya, al-Qaida?

Al-Qaida terikat dengan Taliban oleh janji kesetiaan — atau bai'at — yang pertama kali diucapkan pada 1990an oleh Osama bin Laden kepada pemimpin Taliban, Mullah Omar.

Sejak itu, janji ini telah diperbarui beberapa kali, meski pembaruan ini tak selalu diumumkan ke publik oleh Taliban.

Di bawah kesepakatan damai dengan AS pada 2020, Taliban setuju untuk tidak mengizinkan al-Qaida atau kelompok ekstremis lain beroperasi di area yang mereka kuasai.

Baca juga:

Mereka mengulangi lagi janji ini beberapa hari setelah mengambil alih Kabul pada 15 Agustus.

Namun mereka juga tidak terang-terangan menolak al-Qaida.

Sementara, retorika al-Qaida terhadap Amerika Serikat juga tampaknya tak melunak.

Arti janji kesetiaan al-Qaida?

baca juga

Dalam bahasa Arab, bay'ah atau bai'at berarti janji ketaatan seseorang kepada pemimpinnya, dan merupakan dasar kesetiaan di antara banyak kelompok jihadis dan afiliasinya.

Janji ini mengandung kewajiban bagi kedua belah pihak, termasuk kepatuhan dari orang yang memberikan bai'at kepada seorang pemimpin.

Mengingkari janji tersebut dianggap sebagai pelanggaran serius dalam hukum Islam.

Dalam kasus al-Qaida, ketaatan ini secara langsung menempatkan kelompok mereka di bawah Taliban, dengan memberikan gelar kehormatan "pemimpin orang-orang yang beriman" kepada pemuka Taliban dan para penerusnya.

Ini pula yang mungkin menjadi alasan mengapa Mullah Omar menolak menyerahkan Bin Laden kepada Amerika setelah serangan 9/11, yang memulai invasi oleh pasukan pimpinan AS pada 2001 di Afghanistan.

Salah satu contoh paling terkenal dari pelanggaran bai'at adalah ketika afiliasi al-Qaida di Irak menolak untuk memegang janjinya kepada pemimpin pusat, yang menyebabkan sempalan kelompok yang kemudian membentuk kelompok Negara Islam (ISIS).

Hingga kini, ISIS dan al-Qaida bermusuhan.

ISIS-K — Negara Islam Provinsi Khorasan — adalah afiliasi regional ISIS di Afghanistan.

Al-Qaida bukan satu-satunya kelompok jihadis yang berbai'at kepada Taliban di Afghanistan.

Taliban Pakistan sebelumnya juga bersumpah setia dan baru-baru ini memperbarui janji mereka setelah pengambilalihan Afghanistan.

Janji kepada orang yang sudah meninggal

Setelah tewasnya Bin Laden pada 2011, penerusnya, Ayman al-Zawahiri, memberikan janji ketaatannya kepada Mullah Omar atas nama al-Qaida dan cabang-cabang regionalnya.

Sumpah ini diperbarui pada 2014 setelah ISIS mendeklarasikan kekhalifahannya di wilayah Irak dan Suriah.

Namun pada Juli 2015, Taliban mengumumkan Mullah Omar telah tewas dua tahun sebelumnya. Ini berarti, al-Zawahiri memberikan janjinya kepada pria yang telah meninggal dunia.

Al-Zawahiri kemudian memperbarui bai'at kepada pemimpin baru Taliban, Mullah Akhtar Mohammad Mansour pada 13 Agustus 2015. Ia bersumpah untuk "melakukan jihad untuk memerdekakan setiap inci tanah umat Muslim yang diduduki".

Mansour dengan cepat mengakui janji dari "pemimpin organisasi jihadis internasional" tersebut, yang merupakan dukungan nyata terhadap agenda jihadis global al-Qaida.

Ini berbeda jauh dengan pesan Taliban sendiri, yang membatasi tujuan kelompok mereka menerapkan syariah Islam di Afghanistan, namun menginginkan hubungan yang normal dengan negara-negara tetangganya.

Ketika pemimpin Taliban saat ini, Hibatullah Akhundzada, memegang tampuk kepemimpinan setelah Mansour tewas karena serangan udara dari AS pada Mei 2016, Taliban tidak mengumumkan pembaruan sumpah dari al-Zawahiri ini.

Tapi, mereka juga tidak secara publik menolaknya.

Ambiguitas dari status bai'at saat ini adalah alasan ketidakpastian hubungan antara kedua kelompok itu.

Apa selanjutnya?

Dengan kembalinya Taliban ke puncak kekuasaan di Afghanistan, mereka kini seperti ditarik ke dua arah berbeda.

Hubungan erat Taliban dengan al-Qaida memberikan kredibilitas terhadap kelompok ini di antara lingkaran kelompok jihadis.

Dengan sejarah kesetiaan Taliban kepada al-Qaida, kemungkinan mereka tidak akan meninggalkan sekutu mereka saat kini mereka kembali berkuasa.

Namun Taliban juga terikat dengan kewajiban-kewajiban mereka di bawah kesepakatan perdamaian dengan AS, termasuk pendekatan pragmatis dari pemerintahan yang mereka dukung.

Baca juga:

Ucapan-ucapan selamat dari al-Qaida dan afiliasi regional kelompok tersebut menyiratkan puji-pujian kepada Taliban atas "kemenangan" mereka dan mengembalikan status Akhundzada sebagai "pemimpin orang-orang yang beriman".

Taliban juga belum menyiarkan secara publik pesan-pesan ini, meski mereka telah melakukannya untuk kelompok-kelompok lain, seperti gerakan Islam Palestina, Hamas.

Akan tetapi, kedatangan Amin al-Huq — orang dekat Bin Laden — ke Afghanistan menandakan hubungan antara kedua kelompok ini masih terjalin baik.

Al-Qaida juga dilaporkan masih menjalin hubungan kuat dengan jaringan Haqqani, yang merupakan bagian dari Taliban.

Permasalahan ini menggambarkan dilema besar yang dihadapi Taliban.


Anda mungkin tertarik menonton video di channel YouTube BBC Indonesia ini:

https://youtu.be/zcBIThqEcV4


Di satu sisi, mereka menginginkan pengakuan di tingkat internasional dan keuntungan-keuntungan yang menyertainya — tapi ini berarti mereka berkewajiban menolak ekstremisme.

Di sisi yang lain, mereka tidak bisa dengan mudah melepaskan persekutuannya dengan al-Qaida yang sudah terjalin selama lebih dari 20 tahun.

Jika mereka memutus hubungan dengan al-Qaida, mereka mungkin akan mengabaikan militan yang memiliki pandangan garis keras di tubuh mereka, juga kelompok ekstremis lain yang sebelumnya merayakan pengambilalihan kekuasaan Taliban di Afghanistan.

Paul Brown berkontribusi untuk tulisan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Penebusan Dosa Masa Lalu dalam Novel The Kite Runner Karya Khaled Hosseini

Penebusan Dosa Masa Lalu dalam Novel The Kite Runner Karya Khaled Hosseini

Your Say | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:20 WIB

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

76 Tahun AS Berperang: Triliunan Dolar Habis, Jutaan Nyawa Melayang, Perang Iran yang Termahal

News | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:01 WIB

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 21:49 WIB

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:04 WIB

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:53 WIB

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

News | Senin, 23 Februari 2026 | 12:08 WIB

Review Film 13 Days, 13 Nights: Ketegangan Evakuasi di Tengah Badai Taliban

Review Film 13 Days, 13 Nights: Ketegangan Evakuasi di Tengah Badai Taliban

Your Say | Minggu, 14 Desember 2025 | 18:40 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×