Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan

Bella

Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:53 WIB
Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan
Menteri pertahanan Paksistan Khawaja Asif. (AN Photo)
  • Pakistan melancarkan serangan udara pada Jumat dini hari sebagai balasan atas aksi militer Afghanistan di wilayah perbatasan.
  • Bentrok sebelumnya mengakibatkan delapan tentara Afghanistan tewas, sementara Pakistan hanya mengonfirmasi hilangnya dua personel mereka.
  • Pakistan mengklaim serangan balasan mereka menewaskan 133 tentara Afghanistan dan menghancurkan banyak fasilitas militer penting.

Suara.com - Ketegangan lintas batas antara Pakistan dan Afghanistan kembali meningkat setelah Pakistan melancarkan serangan udara berskala besar ke sejumlah posisi militer Afghanistan pada Jumat dini hari. Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari “operasi balasan” atas aksi militer Afghanistan di wilayah perbatasan.

Pemerintah Afghanistan mengonfirmasi serangan udara tersebut. Juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengatakan ledakan besar terdengar di sejumlah titik, termasuk di ibu kota Kabul. Meski demikian, ia menyebut belum ada laporan korban jiwa akibat ledakan tersebut.

Sumber lokal di Kabul menyebutkan beberapa ledakan terjadi di pusat kota sekitar pukul 02.30 waktu setempat. Serangan ini terjadi setelah Afghanistan sebelumnya melakukan serangan lintas batas sebagai respons atas serangan udara Pakistan pada Minggu, yang dilaporkan menewaskan banyak orang.

Kementerian Pertahanan Afghanistan menyatakan sedikitnya delapan tentara Afghanistan tewas dalam bentrokan perbatasan pada Kamis. Kabul juga mengklaim 55 tentara Pakistan tewas dalam insiden tersebut. Namun, pihak Pakistan hanya mengonfirmasi kehilangan dua personel militernya.

Afghanistan kemudian mengumumkan penghentian “operasi balasan” selama empat jam terhadap posisi Pakistan di sepanjang Garis Durand, yang berakhir pada tengah malam waktu setempat.

Di sisi lain, Pakistan menyatakan aksi militernya masih berlanjut. Juru bicara Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif untuk media asing, Mosharraf Zaidi, mengatakan serangan balasan Pakistan terhadap target militer di Afghanistan masih berlangsung hingga Jumat dini hari.

Ia mengklaim sebanyak 133 tentara Afghanistan tewas dan lebih dari 200 lainnya luka-luka, dengan jumlah korban diperkirakan masih bertambah. Zaidi juga menyebut 27 pos militer Afghanistan hancur dan sembilan lainnya dikuasai, serta berbagai fasilitas militer, termasuk markas korps dan brigade, depot amunisi, hingga puluhan tank dan kendaraan lapis baja, turut dihancurkan.

“respons segera dan efektif Pakistan terhadap agresi terus berlanjut,” kata Zaidi.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Pakistan Asif Khawaja menuding pemerintah Afghanistan telah “mengubah Afghanistan menjadi koloni India” sejak penarikan pasukan NATO pada 2021. Ia juga menuduh Kabul “mengekspor terorisme” dan menyatakan, “mereka telah merampas hak asasi manusia paling dasar dari rakyat mereka sendiri,” dalam pernyataan yang disampaikan melalui platform X. Hingga kini, pemerintah Afghanistan belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut.

Eskalasi ini terjadi di tengah memburuknya hubungan kedua negara. Sebelumnya, Pakistan mengklaim serangan udara pada Minggu menewaskan 70 orang yang disebut sebagai “teroris.” Namun, pejabat Afghanistan dan PBB melaporkan adanya korban sipil, klaim yang dibantah Islamabad.

Meski jalur komunikasi diplomatik masih terbuka, saling tuding terkait aktivitas militan lintas batas membuat hubungan Pakistan dan Afghanistan semakin tegang, dengan risiko konflik terbuka yang kian membesar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Perang Sarung Kebumen, KemenPPPA Soroti Dampak Mengerikan Ini pada Anak dan Polisi!

Viral Perang Sarung Kebumen, KemenPPPA Soroti Dampak Mengerikan Ini pada Anak dan Polisi!

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 11:24 WIB

Viral Anak Perang Sarung di Kebumen Kena 'Binaan' Aparat TNI, KemenPPPA: Hindari Hukuman Fisik

Viral Anak Perang Sarung di Kebumen Kena 'Binaan' Aparat TNI, KemenPPPA: Hindari Hukuman Fisik

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 10:16 WIB

Bayang-Bayang Perang: 12 Jet Tempur Amerika Mendarat saat Iran-AS Bersiap Berunding di Jenewa

Bayang-Bayang Perang: 12 Jet Tempur Amerika Mendarat saat Iran-AS Bersiap Berunding di Jenewa

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 11:24 WIB

Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera

Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 07:30 WIB

SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?

SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?

News | Senin, 23 Februari 2026 | 21:13 WIB

SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!

SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!

News | Senin, 23 Februari 2026 | 18:46 WIB

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

News | Senin, 23 Februari 2026 | 12:08 WIB

Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?

Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?

News | Minggu, 22 Februari 2026 | 19:11 WIB

Bahaya Laten Tradisi Perang Sarung di Kalangan Remaja

Bahaya Laten Tradisi Perang Sarung di Kalangan Remaja

Your Say | Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:40 WIB

Perang Gender di TikTok: Saat Algoritma Memperuncing Polarisasi Relasi Laki-laki dan Perempuan

Perang Gender di TikTok: Saat Algoritma Memperuncing Polarisasi Relasi Laki-laki dan Perempuan

Your Say | Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:55 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB