Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan

M Nurhadi

Senin, 23 Februari 2026 | 12:08 WIB
Pesawat Pakistan Serang Afghanistan, Taliban Siapkan Serangan Balasan
Peta dan Bendera Afghanistan.(Unsplash.com/seungyeon kim)
baca 10 detik
  • Jet tempur Pakistan menyerang tujuh kamp teroris di Afghanistan timur dan tenggara pada Minggu (22/2/2026), menargetkan TTP dan ISIS Khorasan.
  • Pakistan menyatakan serangan ini respons atas terorisme domestik, sementara Kabul melaporkan puluhan korban jiwa dari kalangan warga sipil.
  • Kabul mengecam keras operasi lintas batas tersebut, memanggil Duta Besar Pakistan dan mengancam akan memberikan respons terukur.

Suara.com - Situasi geopolitik di Asia Selatan kembali membara setelah jet tempur Angkatan Udara Pakistan melancarkan serangan udara besar-besaran ke wilayah timur dan tenggara Afghanistan pada Minggu (22/2/2026) dini hari.

Operasi militer lintas batas ini memicu kecaman keras dari otoritas Kabul yang melaporkan adanya korban jiwa dari kalangan warga sipil.

Kementerian Penerangan Pakistan mengeklaim bahwa operasi tersebut menyasar sedikitnya tujuh kamp dan lokasi persembunyian kelompok teroris.

Islamabad mengidentifikasi target tersebut sebagai basis pertahanan milisi Taliban Pakistan (TTP) dan kelompok ISIS Khorasan.

Alasan di Balik Serangan: Klaim "Bukti Kuat" Terorisme

Pemerintah Pakistan berdalih bahwa serangan ini merupakan tindakan preventif dan respons atas rentetan aksi teror di dalam negeri mereka.

Perencanaan Teror: Islamabad menyatakan memiliki bukti tak terbantahkan bahwa serangan bom bunuh diri yang baru-baru ini terjadi di ibu kota mereka, Islamabad, direncanakan dan dikendalikan dari wilayah kedaulatan Afghanistan.

Jumlah Korban Militan: Menteri Negara Urusan Dalam Negeri Pakistan, Talal Chaudhry, menyebutkan bahwa laporan awal menunjukkan sekitar 70 orang yang diidentifikasi sebagai "teroris" tewas dalam operasi tersebut.

Respons Keras Afghanistan dan Laporan Korban Sipil

baca juga

Otoritas Taliban di Kabul bereaksi keras terhadap aksi militer tersebut. Kementerian Pertahanan Afghanistan menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam dan berjanji akan memberikan "respons yang tepat dan terukur" pada waktu yang dianggap sesuai.

Kementerian Luar Negeri Afghanistan juga telah memanggil Duta Besar Pakistan, Ubaid Ur Rehman Nizamani, untuk melayangkan nota protes diplomatik.

Berdasarkan laporan media lokal Tolo News, serangan udara tersebut menghantam beberapa distrik di Provinsi Nangarhar dan Paktika.

"Serangan tersebut menewaskan dan melukai puluhan perempuan serta anak-anak," tegas juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, yang membantah klaim Pakistan bahwa sasaran hanya terbatas pada kamp militan.

Hubungan bilateral antara kedua negara bertetangga ini memang telah lama retak. Pakistan menuduh Taliban Afghanistan membiarkan milisi anti-Pakistan beroperasi di wilayah mereka, sementara Kabul secara konsisten membantah tuduhan tersebut.

Ketegangan ini semakin diperumit dengan keterlibatan diplomasi regional:

  • Peran India: Pakistan menuding India memfasilitasi aksi teror melalui celah perbatasan Afghanistan. Tuduhan ini segera dibantah keras oleh New Delhi.
  • Kecaman New Delhi: Kementerian Luar Negeri India mengutuk serangan udara Pakistan tersebut, terlebih karena dilakukan di tengah bulan suci Ramadan dan menyebabkan jatuhnya korban sipil. India menegaskan dukungannya terhadap integritas wilayah Afghanistan.
  • Gagalnya Diplomasi: Meskipun Qatar dan Turki telah berupaya melakukan mediasi, pembicaraan terakhir di Istanbul gagal membuahkan kesepakatan damai yang permanen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Bahas Investasi hingga Kerja Sama Pertahanan

Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Bahas Investasi hingga Kerja Sama Pertahanan

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 10:15 WIB

Kritik Loker di Komdigi, Konten Kreator Abil Sudarman Diterpa Serangan Siber

Kritik Loker di Komdigi, Konten Kreator Abil Sudarman Diterpa Serangan Siber

Entertainment | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:44 WIB

Tiga Tahun Nihil Serangan Teror, Kapolri Waspadai Perekrutan 110 Anak Lewat Ruang Digital

Tiga Tahun Nihil Serangan Teror, Kapolri Waspadai Perekrutan 110 Anak Lewat Ruang Digital

News | Senin, 26 Januari 2026 | 14:36 WIB

Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung

Kolesterol Tinggi, Risiko Diam-Diam yang Bisa Berujung Stroke dan Serangan Jantung

Health | Selasa, 20 Januari 2026 | 13:50 WIB

Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan

Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan

News | Senin, 19 Januari 2026 | 20:49 WIB

Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis

Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 08:42 WIB

Terkini

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

Nusron Wahid Absen Rapat dengan DPR di Tengah Sorotan Kasus OTT HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:57 WIB

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

GeoPix Tegaskan Konservasi Harus Berpihak Nyata pada Alam dan Satwa

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:50 WIB

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 16:39 WIB

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 16:37 WIB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:26 WIB

×