Otoritas Swedia Tolak Usulan Nama Seorang Bayi, Bernama Vladimir Putin

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Sabtu, 11 September 2021 | 11:30 WIB
Otoritas Swedia Tolak Usulan Nama Seorang Bayi, Bernama Vladimir Putin
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Suara.com - Otoritas Swedia menolak pengajuan nama oleh sepasang orang tua untuk bayinya, mereka menamainya sama dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Menyadur The Independent Sabtu (11/9/2021), Badan pajak Swedia, Skatteverket, menolak usulan nama seorang bayi bernama Vladimir Putin.

Radio publik Swedia SR melaporkan bahwa orang tua tersebut memberi nama bayi mereka Vladimir Putin, seperti nama presiden Rusia.

Di Swedia, setiap orang tua diwajibkan untuk melaporkan nama bayi mereka yang baru lahir ke Skatteverket. Mereka harus melaporkannya dalam tiga bulan pertama sejak kelahirannya.

Aturan tersebut sesuai dengan Undang-Undang Penamaan, yang pertama kali disahkan pada tahun 1982 dan diperbarui pada tahun 2017.

Menurut UU tersebut, nama depan tidak boleh menyinggung atau berisiko menyebabkan ketidaknyamanan atau masalah lain bagi pembawa. Nama tersebut juga tidak boleh menyerupai nama keluarga.

Selain itu, UU tersebut juga melarang bayi diberi nama yang dianggap tidak cocok karena alasan tertentu.

Bukan hanya untuk bayi, aturan tersebut juga berlaku bagi orang dewasa yang ingin mengubah nama.

Menurut media berbahasa Inggris di Swedia, The Local, pasangan tersebut tinggal di kota kecil Laholm, Swedia.

Angka dari Badan Statistik Swedia menunjukkan ada total 1.413 pria bernama Vladimir. Kurang dari dua atau tidak ada yang menyandang nama belakang Putin.

Penolakan tersebut bukanlah yang pertama terjadi di Swedia. Sebelumnya, otoritas pajak telah menolak nama-nama seperti Allah, Ikea, Dotcom, Q, Ford dan Pilzner.

Namun, beberapa nama nyentrik juga pernah diterima oleh otoritas tersebut seperti Metallica dan Google.

Menurut situs Routes North, panduan perjalanan untuk Skandinavia, yang menggunakan angka dari biro statistik resmi Swedia, 10 nama anak laki-laki paling populer di Swedia adalah Noah, William, Hugo, Lucas, Liam, Oscar, Oliver, Matteo, Elias dan Adam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Remaja di Banyuwangi Buang Bayinya ke Sumur, Polisi Tangkap Pria Diduga Pelaku Perkosaan

Remaja di Banyuwangi Buang Bayinya ke Sumur, Polisi Tangkap Pria Diduga Pelaku Perkosaan

Jatim | Jum'at, 10 September 2021 | 22:09 WIB

Penting Buat Para Ibu, Ini Cara Hadapi Growth Spurt Pada Bayi

Penting Buat Para Ibu, Ini Cara Hadapi Growth Spurt Pada Bayi

Your Say | Jum'at, 10 September 2021 | 20:55 WIB

Buang Bayinya Sendiri, Siswi SMK di Wonogiri Resmi Jadi Tersangka, Ini Kronologinya!

Buang Bayinya Sendiri, Siswi SMK di Wonogiri Resmi Jadi Tersangka, Ini Kronologinya!

Jawa Tengah | Jum'at, 10 September 2021 | 18:22 WIB

Terkini

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB