Rebut Rumah Musuh, Foto Taliban Bersantai di Mansion Mewah Viral

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 13 September 2021 | 17:26 WIB
Rebut Rumah Musuh, Foto Taliban Bersantai di Mansion Mewah Viral
Ilustrasi Taliban. (Shutterstocks)

Suara.com - Milisi Taliban berhasil merebut rumah mewah milik panglima perang sekaligus mantan wakil presiden Abdul Rashid Dostum, di Kabul.

Menyadur Dawn Senin (13/9/2021), Abdul Rashid Dostum adalah salah satu musuh bebuyutan Taliban dan mansion mewah itu disebut sebagai hasil korupsi selama bertahun-tahun.

Sekarang di tangan Taliban, kemewahan mansion itu sedikit tersorot. Di sepanjang koridor ada karpet hijau yang tebal dan milisi muda tertidur di sofa dengan senapan Kalashnikovnya bersandar padanya.

Pejuang itu adalah bagian dari pasukan keamanan pribadi Qari Salahuddin Ayoubi — salah satu komandan paling kuat di rezim yang baru.

Ayoubi menempatkan 150 orang di mansion itu pada 15 Agustus, di hari jatuhnya kota Kabul. Kemewahan ini bahkan mungkin tidak terbayangkan bagi kebanyakan orang Afghanistan biasa.

Milisi Taliban bersantai di mansion mewah milik musuhnya, Abdul Rashid Dostum. (AFP)
Milisi Taliban bersantai di mansion mewah milik musuhnya, Abdul Rashid Dostum. (AFP)

Lampu gantung kaca besar tergantung di aula yang luas, sofa empuk yang besar melengkapi labirin lounge dan kolam renang dalam ruangan dilengkapi dengan ubin pirus yang rumit.

Bahkan mansion itu menawarkan sauna, pemandian uap Turki, dan gym lengkap. Meski begitu, kepala rumah tangga yang baru menjelaskan bahwa anak buahnya tidak akan terbiasa dengan segala kemewahan.

“Islam tidak pernah menginginkan kita memiliki kehidupan mewah,” kata Ayoubi, menambahkan kemewahan datang di surga, “kehidupan setelah kematian”.

Di salah satu sayap rumah besar itu, para milisi Taliban bersantai di rumah tropis seluas ratusan meter persegi di bawah atap kaca besar.

baca juga

Pemilik mansion, Dostum, adalah sosok terkenal yang menjadi jalinan sejarah Afghanistan baru-baru ini.

Dia adalah seorang mantan penerjun payung, komandan komunis, panglima perang dan wakil presiden dari penyintas politik yang licik yang melewati lebih dari empat dekade konflik di Afghanistan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Taliban Izinkan Perempuan Afghanistan Belajar di Sekolah, Kelas Dipisah

Taliban Izinkan Perempuan Afghanistan Belajar di Sekolah, Kelas Dipisah

News | Senin, 13 September 2021 | 05:40 WIB

Heboh Video Taliban Penggal Kepala Tentara Afghanistan, Diarak Sambil Bernyanyi

Heboh Video Taliban Penggal Kepala Tentara Afghanistan, Diarak Sambil Bernyanyi

Sumbar | Minggu, 12 September 2021 | 16:25 WIB

Viral Taliban Penggal Tentara Afghanistan, Kepalanya Diarak Sambil Bernyayi

Viral Taliban Penggal Tentara Afghanistan, Kepalanya Diarak Sambil Bernyayi

News | Minggu, 12 September 2021 | 13:56 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×