Ada 3.000 Warga Positif Covid-19 Bebas Keluyuran, Ini Saran DPR untuk Kemenkes

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 14 September 2021 | 09:34 WIB
Ada 3.000 Warga Positif Covid-19 Bebas Keluyuran, Ini Saran DPR untuk Kemenkes
Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo. (Dok: DPR)

Suara.com - Aplikasi Peduli Lindungi mencatat mobilitas 3 ribu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, namun berkeliaran ke luar rumah hingga ke mal. Menanggapi itu, anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo meminta penyebabnya ditelusuri.

Ia menilai salah satu sebab warga terkonfirmasi positif keluyuran ialah lantaran laboratorium yang sudah terintegerasi dengan Peduli Lindungi tidak melaporkan ke puskesmas atau kelurahan setempat, sebagai langkah tindak lanjut penanganan.

Sehingga kemudian hal itu membuat warga terpapar Covid-19 tetap bisa ke luar rumah, tanpa menjalankan isolasi sebagaimana mestinya.

"Ada beberapa penyebab ya, salah satu memang, salah satunya adalah laboratorium itu yang terintegrasi dengan Peduli Lindungi itu tidak melaporkan kepada puskesmas, kemudian puskesmas juga tentu tidak akan tahu melaporkan kepada kelurahan, desa, maupun tingkat RT," tutur Rahmad kepada wartawan, Selasa (14/9/2021).

Padahal dikatakan Handoyo, apabila ada tindak lanjut dari puskesmas, kelurahan, dan RT setempat berkeliarannya warga positif Covid-19 bisa dicegah.

"Artinya kalau sudah informasi warganya tahu bahwa seorang itu dinyatakan positif atas informasi dari nakes atau dari palayanan kesehatan puskesmas desa kelurahan, saya kira masyarakat juga ikut mengawasi dan ikut mengontrol," kata Rahmad.

Karena itu Rahmad meminta kepada Kemenkes agar ada perbaikan, mengingat sistem Peduli Lindungi yang sejauh ini ia nilai sudah bagus. Kendati begitu masih ada celah.

"Ini mana yang celah-celah yang bobolnya sampai positif itu. Itu harus dicari dan jangan sampai itu terjadi kembali," ujar Rahmad.

3 Ribu Orang Positif Covid Berkeliaran

baca juga

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan masih ada ribuan orang terpapar positif Covid-19 yang keluar rumah, bahkan berjalan-jalan ke mal. Hal itu terdeteksi melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Seperti diketahui Peduli Lindungi memeliki kemampuan untuk memantau mobilitas masyarakat yang terpapar Covid-19. Sejauh ini, kata Budi sudah ada 29 juta orang yang registrasi di aplikasi tersebut.

"Kita bisa lihat suprisingly tetap saja ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam, hitam itu artinya positif Covid tapi masih jalan-jalan," mata Budi dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Senin (13/9/2021).

Tidak cuman terdeteksi masuk mal, Budi menuturkan bahwa masyarakat positif Covid-19 juga terdeteksi masuk ke fasilitas publik.

"Masih masuk mal 3 ribu orang, masih masuk ke bandara 43 orang, masih naik kereta juga 63 orang, masih masuk restoran 55 orang," sebut Budi.

Budi menegaskan seharusnya masyarakat yang terpapar dan teridentifikasi Covid-19 harus tinggal baik di rumah maupun di tempat isolasi terpusat.

"Dengan demikian kita bisa melacak mereka dan memastikan mereka segera kita ambil untuk kita lakukan isolasi," kata Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Corona Landai, Indonesia Dibayangi Ancaman Virus COVID-19 Varian Mu

Corona Landai, Indonesia Dibayangi Ancaman Virus COVID-19 Varian Mu

Kalbar | Selasa, 14 September 2021 | 08:49 WIB

Hits Health: Ayam Petelur Kandang Baterai, Bahaya Pilih-Pilih Merek Vaksin Covid-19

Hits Health: Ayam Petelur Kandang Baterai, Bahaya Pilih-Pilih Merek Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 14 September 2021 | 08:23 WIB

Lampung Provinsi Paling Rendah Capaian Vaksinasi COVID-19 di Indonesia

Lampung Provinsi Paling Rendah Capaian Vaksinasi COVID-19 di Indonesia

Lampung | Selasa, 14 September 2021 | 08:18 WIB

Kasus COVID-19 Naik, Selandia Baru Perpanjang Lockdown di Ibukota

Kasus COVID-19 Naik, Selandia Baru Perpanjang Lockdown di Ibukota

Health | Selasa, 14 September 2021 | 08:13 WIB

Anak Usia 12-15 Tahun Bakal Disuntik Vaksin COVID-19 di Australia

Anak Usia 12-15 Tahun Bakal Disuntik Vaksin COVID-19 di Australia

Health | Selasa, 14 September 2021 | 08:02 WIB

Pemprov Sumut Terima 10 Konsentrator Oksigen

Pemprov Sumut Terima 10 Konsentrator Oksigen

Sumut | Selasa, 14 September 2021 | 07:35 WIB

Menko Luhut Beber Tiga Kunci Hidup Bersama Virus Corona

Menko Luhut Beber Tiga Kunci Hidup Bersama Virus Corona

Malang | Selasa, 14 September 2021 | 07:35 WIB

Terkini

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Kalahkan Persiba Tiga Gol, Kendal Tornado FC Ambil Alih Puncak Klasemen

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:33 WIB

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Menggambar Bukan Sekadar Bermain, Ini Manfaatnya untuk Imajinasi Anak

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:26 WIB

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Mahasiswa Malaysia Pelajari Mitigasi Bencana dan Tata Air Pesisir Jakarta

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Memilih Produk Perawatan Pakaian, Apa yang Jadi Pertimbangan Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:05 WIB

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

UMKM Binaan Astra Catat Transaksi Ekspor Rp400 Miliar, Bidik Pasar Global

Jakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Kabut Asap Karhutla Tekan Ekonomi Palembang, 7 Hotel Laporkan Penurunan Tingkat Hunian

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Tangis Haru Heri Latif, 1,5 Tahun Cari Nafkah Pakai Pick-up Box Berbuah Hadiah Umrah Gratis

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga

Malang | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:49 WIB

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

KPK Bongkar Dugaan Setoran Upah Pungut ke Bupati Klaten Rp280 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×