Kasus COVID-19 Naik, Selandia Baru Perpanjang Lockdown di Ibukota

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 14 September 2021 | 08:13 WIB
Kasus COVID-19 Naik, Selandia Baru Perpanjang Lockdown di Ibukota
Kota Auckland, Selandia Baru. (ANTARA/HO-APEC Secretariat)

Suara.com - Selandia Baru melaporkan kenaikan kasus COVID-19 secara nasional dan memutuskan untuk terus memperpanjang lockdown di ibukota Auckland.

Melansir ANTARA, perpanjangan penguncian ketat di kota terbesar itu mewajibkan 1,7 juta warga Auckland untuk tetap berada di rumah selama setidaknya satu minggu lagi guna meredam wabah varian Delta COVID-19 yang sangat menular.

Otoritas kesehatan mencatat 33 kasus baru varian Delta COVID-19 pada Senin, seluruhnya di Auckland lebih tinggi dari 23 dan 20 kasus yang dilaporkan selama akhir pekan.

"Jelas tidak ada perluasan penularan virus di Auckland, tetapi sepanjang kita punya kasus baru yang muncul, ada risiko di sana," kata Perdana Menteri Jacinda Ardern.

Ilustrasi Covid-19 [Foto: Antara]
Ilustrasi Covid-19 [Foto: Antara]

Setelah itu, Auckland akan bergerak dari level 4 ke level tiga, yang berarti pembatasan akan sedikit dilonggarkan, tetapi kantor sekolah, dan tempat umum akan tetap ditutup.

Selandia Baru sebagian besar sudah bebas virus selama berbulan-bulan hingga wabah varian Delta yang dikirim dari Australia mendorong Arden untuk segera memberlakukan penguncian secara nasional pada 17 Agustus lalu.

Wabah tersebut telah menginfeksi 955 orang sejauh ini, yang sebagian besar berada di Auckland.

Kota itu hampir terputus dari bagian lain negara itu di mana penguncian dilonggarkan minggu lalu ke level 2, memungkinkan warga bisa kembali ke kantor dan sekolah mereka.

Penguncian di Selandia Baru dan penutupan batas internasional sejak Maret 2020 telah diberlakukan dengan mengendalikan COVID-19 yang sebagian besar membebaskan aktivitas warga dari hari ke hari.

Baca Juga: Sekda Aceh: Alhamdulillah Kasus Covid-19 Sudah Turun

Terdapat 3.593 kasus COVID-19 di Selandia Baru sejak pandemi bermula dan 27 kematian terkait.

Namun, Arden telah dikritik atas program vaksinasi yang lambat karena negara tersebut menghadapi wabah Delta. Sekitar 34 persen dari 5,1 juta penduduk telah menerima vaksin lengkap sejauh ini.

Selandia baru telah membeli dosis vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech dari Spanyol dan Denmark untuk menggenjot program penyuntikannya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI