Pemprov DKI Usul Pemerintah Pusat Keluarkan Izin Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Selasa, 14 September 2021 | 16:14 WIB
Pemprov DKI Usul Pemerintah Pusat Keluarkan Izin Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun
Vaksinasi [dok. KAI]

Suara.com - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengusulkan pemerintah pusat untuk mulai mengizinkan vaksinasi Covid-19 kepada anak di bawah usia 12 tahun.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama, menjelaskan vaksinasi harus cepat karena aktivitas ekonomi nasional sangat bergantung dari Ibu Kota.

"Kita harus memastikan 14 juta orang yang beraktivitas di DKI sehari-hari itu sudah divaksin penuh, kita dorong pemerintah pusat untuk nantinya bisa memberikan vaksinasi untuk anak di bawah 12 tahun," kata Ngabila dalam diskusi Alinea Forum, Selasa (14/9/2021).

Ngabila mencontohkan di China dan Chile, Vaksin Sinovac sudah mulai disuntikkan kepada anak di atas usia 3 tahun.

"Jadi harapan kita tidak hanya 11 juta penduduk DKI, tapi 14 juta penduduk yang beraktivitas di DKI itu sudah lengkap vaksinasi 2 dosis, sehingga herd immunity bisa tercapai," jelasnya.

Ngabila menegaskan meski sudah divaksin Covid-19, warga yang beraktivitas di DKI Jakarta tetap harus menaati protokol kesehatan 5M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Kita harus proteksi diri sendiri dan orang sekitar dengan melihat status vaksinasi, masih isolasi mandiri dan sebagainya, saya sangat setuju dengan regulasi itu," ucap Ngabila.

Untuk Vaksinasi Program total dosis 1 saat ini sebanyak 10.095.359 orang (112,9 persen), dengan proporsi 62 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 38 persen warga KTP Non DKI.

Jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 7.147 orang. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 6.911.009 orang (77,3 persen), dengan proporsi 64 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 36 persen warga KTP Non DKI. Jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 19.688 orang.

baca juga
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Lebih lanjut, capaian vaksinasi di DKI Jakarta untuk anak usia 12-17 tahun telah dilakukan sebanyak 85,6 persen dosis 1 dan untuk dosis 2 sebanyak 67,1 persen.

Kemudian, pada warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 119,7 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 78,6 persen.

Sedangkan pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 89,5 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 78,0 persen.

Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 208.126 orang dan dosis 2 sebanyak 178.772 orang.

Untuk mempercepat proses vaksinasi, warga disarankan mendaftar online melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi.

Dengan mendaftar secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percepat Vaksinasi, Ganjar Minta Daerah di Jateng Habiskan Stok Vaksin dalam Sehari

Percepat Vaksinasi, Ganjar Minta Daerah di Jateng Habiskan Stok Vaksin dalam Sehari

Jawa Tengah | Selasa, 14 September 2021 | 15:57 WIB

79 Persen Wanita yang Menerima Vaksin Covid-19 Mengalami Efek Samping, Ini Sebabnya

79 Persen Wanita yang Menerima Vaksin Covid-19 Mengalami Efek Samping, Ini Sebabnya

Surakarta | Selasa, 14 September 2021 | 15:45 WIB

Tutup Etalase Rokok di Minimarket Pakai Kain, Satpol PP: Sudah Ada Aturannya

Tutup Etalase Rokok di Minimarket Pakai Kain, Satpol PP: Sudah Ada Aturannya

Jakarta | Selasa, 14 September 2021 | 15:43 WIB

Terkini

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:53 WIB

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia

Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak

Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak

Lampung | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:52 WIB

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:43 WIB

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:37 WIB

Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel

Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:36 WIB

Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong

Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:35 WIB

Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi

Ulasan Novel Kendat, Misteri Kasus Berdarah Pulung Gantung di Desa Rangi

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:35 WIB

Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu

Menelusuri Lorong Sunyi JGC: Saat Kilau Bacan Rp15 Juta Tak Lagi 'Sewangi' Dulu

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:34 WIB

×