alexametrics

Pasangan Ini Histeris Temukan Potongan Kaki di Peti Mati Anaknya

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Pasangan Ini Histeris Temukan Potongan Kaki di Peti Mati Anaknya
Ilustrasi peti mati. (Shutterstock)

Ketika dibuka, peti mati anaknya berisi potongan kaki manusia.

Suara.com - Sepasang suami istri di Meksiko menjerit histeris karena menemukan potongan kaki orang dewasa di peti mati anaknya, sesaat sebelum pemakaman.

Menyadur Daily Star Selasa (14/9/2021), bayi laki-laki pasangan ini meninggal diusia 11 hari di rumah sakit Meksiko. Ia lahir pada usia 34 minggu dalam kondisi sakit  dan akhirnya meninggal.

Sehari setelah kematiannya, sang ayah mengambil peti mati kecil dari Klinik Pedesaan Institut Jaminan Sosial Meksiko (IMSS) di Huajuapan de León.

Namun ketika orangtua ini tiba di kota asal mereka, Tacache de Mina di Oaxaca di barat daya Meksiko, mereka menyadari ada sesuatu yang salah.

Baca Juga: Rosario Pichardo, Tentara Amerika Terakhir yang Pulang dalam Peti Mati

"Keluarga itu memperhatikan ada darah menetes dari peti mati dan memeriksa bagian dalamnya. Dan saat itulah mereka menemukan bahwa itu adalah potongan kaki manusia," lapor surat kabar Meksiko El Universal.

Ilustrasi bayi yang baru dilahirkan (Shutterstock).
Ilustrasi bayi yang baru dilahirkan (Shutterstock).

Pasangan ini mengembalikan anggota tubuh yang berdarah itu ke klinik namun pihak klinik menyalahkan mereka dan berkata itu menjadi tanggung jawab sang ayah karena membawa peti mati tanpa memeriksa isinya.

“Pria itu memiliki semua dokumentasi tentang bayi yang baru lahir. Dia baru saja mendapatkan peti mati yang salah,”kata juru bicara klinik.

“Alih-alih memverifikasi mana yang benar-benar sesuai dengan bayinya, dia mengambil yang lain yang tidak benar. Dia yang membuat kesalahan, bukan personel IMSS”.

Kantor Kejaksaan Agung Oaxaca meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut tapi staf klinik yang menyerahkan peti mati tidak menghadapi tuntutan.

Baca Juga: Olok-olok Pendukung Taliban, Arak Peti Mati Berbendera AS dan Nato

Komentar