Viral Ibu-ibu Tuduh Driver Ojol Curi Emas, Sumpahi Curian Berubah Jadi Jengkol

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Rabu, 15 September 2021 | 10:57 WIB
Viral Ibu-ibu Tuduh Driver Ojol Curi Emas, Sumpahi Curian Berubah Jadi Jengkol
Viral Ibu-ibu Tuduh Driver Ojol Curi Emas. (Instagram/@peristiwa_sekitar_kita)

Suara.com - Ibu-ibu yang mengamuk kepada seorang driver ojek online atau ojol menjadi viral. Ia menuduh driver ojol itu telah mencuri emas miliknya.

Momen ini dibagikan oleh akun Instagram @peristiwa_sekitar_kita. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 7.300 kali.

"Mudah-mudahan ini hanya settingan dan buat contoh kita kalau belanja online," tulis akun ini sebagai keterangan Instagram seperti dikutip Suara.com, Rabu (15/9/2021).

Dalam video, seorang wanita tampak marah-marah ke driver ojol. Ia mengamuk setelah membuka pesanan emas via online yang diantar driver ojol.

Wanita tersebut memaki-maki driver ojol karena emas yang diterimanya imitasi atau palsu. Ia pun menuduh sang driver sudah menukar emas asli dengan imitasi.

"Seorang ibu memaki driver yang mengantar pesanannya berupa emas yang dipesan via online. Namun emas yang diterima ternyata palsu atau imitasi," lanjut akun ini.

"Ibu ini memaki dan menuduh sang driver menukar barangnya. Belum diketahui pasti kapan dan dimana kejadiannya," lanjutnya.

Wanita ini meminta driver ojol untuk menyerahkan sertifikat emasnya. Namun, sang driver ojol tidak mengetahui di mana sertifikat emas.

Hal ini membuat sang wanita murka dan menyebut driver ojol sebagai penipu.

"Coba mana sertifikatnya. Gak bisa nunjukin sertifikatnya kan? Berarti emang penipu," kata wanita tersebut.

Driver ojol pun tidak terima dibilang penipu. Ia memberikan penjelasan dengan sabar jika dirinya hanya bertugas mengantar barang, tanpa mengetahui isinya.

"Saya enggak penipu bu. Saya tugasnya cuma nganterin doang. Saya gak tahu kalau itu asli apa enggaknya. Serius saya enggak tahu," jawab driver ojol.

Mendengar itu, sang wanita malah tambah emosi. Ia terus menuduh sang driver ojol menukar barang. Bahkan, wanita ini juga menuduh sang driver sudah menjual emas pesanannya.

"Banyak alasan loe. Banyak alasan. Loe pasti sudah tukar emas nya, kan? Udah dijual kan? Ngaku loe udah dijual," bentak wanita tersebut.

Driver ojol membantah dengan tugas. Ia menegaskan tidak pernah mengambil, menukar, bahkan menjual emas pesanan tersebut.

Ia kemudian menyarankan agar sang ibu menanyakan langsung ke pihak penjual. Pasalnya, isi paket bukan tanggung jawabnya.

"Enggak, saya enggak tukar. Ya ibu kalau mau marah sama penjualnya, jangan ke saya. Saya cuma nganterin doang," tegas driver ojol.

Bukannya tenang, wanita itu semakin emosi. Ia akhirnya menyumpahi sang driver ojol yang diyakininya sudah mencuri emas.

Viral Ibu-ibu Tuduh Driver Ojol Curi Emas. (Instagram/@peristiwa_sekitar_kita)
Viral Ibu-ibu Tuduh Driver Ojol Curi Emas. (Instagram/@peristiwa_sekitar_kita)

"Loe kalau dibilangin masih jawab mulu. Loe itu ya, udah ngambil barang orang, gak baik tahu gak loe ngambil barang orang lain. Loe lihat aja nih, emas yang loe ambil berubah jadi jengkol," ucapnya.

Momen itu langsung mendapatkan sorotan tajam warganet. Namun, banyak warganet yang justru menilai video itu setting-an.

Hal ini dikarenakan wanita itu mengenakan daster dan banyak perhiasan emas di tubuhnya. Mulai dari gelang, kalung, sampai anting yang panjang.

Karena itu, aksi marah-marah wanita itu dinilai hanya sebagai cara memamerkan emas miliknya. Walau begitu, ada juga warganet yang mempercayai jika kejadian itu nyata.

"Settingan ini mah min," sahut warganet.

"Berubah jadi jengkol, gue boleh terbang gak sih," canda warganet.

"Ngakak," timpal yang lain.

"Beli emas via online. Emang kagak ada toko emas apa di daerahnyaa. Apa karena rumahnya di pelosok negeri?" sindir warganet.

"Adakah SOP pengantaran kurir yang memakai sandal? Dari ciri tersebut apakah ini sebuah settingan?" komen warganet.

"Kita tunggu klarifikasinya. Minta maaf nyesel, terus damai. Begitulah Indonesia," celutuk warganet.

"Drama apa ini judulnya?" celutuk lainnya.

"Kasian kurir nya. Jangan adu domba kurir sama konsumen terus. Perbaiki sistem COD nya. Penjual nakal juga banyak," pesan warganet.

Video yang mungkin Anda lewatkan:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Petugas SPBU Menyendiri saat Makan, Isi Bekalnya Bikin Publik Iba: Sabar Ya Mas

Viral Petugas SPBU Menyendiri saat Makan, Isi Bekalnya Bikin Publik Iba: Sabar Ya Mas

Your Say | Rabu, 15 September 2021 | 09:22 WIB

Inflasi AS Melambat, Harga Emas Dunia Bersinar

Inflasi AS Melambat, Harga Emas Dunia Bersinar

Bisnis | Rabu, 15 September 2021 | 08:21 WIB

Viral Aksi Pria Lakukan Gerakan Salat di Atas Bak Truk Jadi Sorotan, Publik Salut

Viral Aksi Pria Lakukan Gerakan Salat di Atas Bak Truk Jadi Sorotan, Publik Salut

Otomotif | Rabu, 15 September 2021 | 08:19 WIB

Ceramah Tentang Musik, Ustaz Sofyan Chalid Sebut Bernyanyi Hukumnya Haram

Ceramah Tentang Musik, Ustaz Sofyan Chalid Sebut Bernyanyi Hukumnya Haram

Bogor | Rabu, 15 September 2021 | 07:49 WIB

Akhir Pelarian Pelaku Perampokan Dua Toko Emas di Medan, Tewas Ditembak Polisi

Akhir Pelarian Pelaku Perampokan Dua Toko Emas di Medan, Tewas Ditembak Polisi

News | Rabu, 15 September 2021 | 07:47 WIB

Viral TKW Asal Banyuwangi Diduga Ditelantarkan Majikan di Bandara Kuala Lumpur

Viral TKW Asal Banyuwangi Diduga Ditelantarkan Majikan di Bandara Kuala Lumpur

Malang | Rabu, 15 September 2021 | 08:55 WIB

Terkini

Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data

Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:36 WIB

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:32 WIB

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:31 WIB

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:23 WIB

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:12 WIB

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:11 WIB

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:01 WIB

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB