Bersiap Hadapi Perubahan Iklim, Uni Eropa Bantu Afrika Redam Pandemi

Reza Gunadha, Deutsche Welle

Kamis, 16 September 2021 | 19:02 WIB
Bersiap Hadapi Perubahan Iklim, Uni Eropa Bantu Afrika Redam Pandemi
Taman nasional Death Valley di California, Amerika Serikat. [AFP]

Suara.com - Uni Eropa akan kucurkan dana tambahan 4 milar euro untuk mengatasi perubahan iklim, dan berjanji akan menyumbangkan lebih 200 juta dosis vaksin Covid-19 ke Afrika untuk meredam pandemi.

Uni Eropa berjanji untuk meningkatkan dukungan finansial kepada negara-negara miskin untuk menghadapi perubahan iklim dan beradaptasi dengan dampaknya.

"Kami akan mengusulkan tambahan anggaran 4 miliar euro untuk pendanaan iklim hingga 2027," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam pidato pandangan umum di Parlemen Eropa di Strasbourg hari Rabu (15/9/2021).

Pada saat yang sama, dia mengajak Amerika Serikat juga meningkatkan kontribusinya. "Kami mengharapkan Amerika Serikat dan mitra-mitra kami untuk juga ikut melangkah. Ini penting, karena jika AS dan Uni Eropa bersama-sama menutup kesenjangan keuangan perlindungan iklim, ini akan menjadi sinyal yang kuat bagi kepemimpinan iklim global," katanya.

Selanjutnya Ursula von der Leyen mengatakan, sejauh ini Uni Eropa telah menyumbang 25 miliar dolar AS per tahun untuk pendanaan iklim.

Komitmen baru untuk konferensi iklim COP26 Pendanaan iklim diharapkan akan menjadi isu utama pada pertemuan puncak iklim PBB COP26 bulan November mendatang di Inggris, di mana para pemimpin dunia akan mengungkapkan komitmen untuk mengurangi emisi karbon lebih cepat lagi dalam upaya mencegah bencana perubahan iklim.

Masalah kesenjangan dana memang menjadi isu krusial. Negara-negara kaya sejauh ini gagal memenuhi janji mereka dari tahun 2009 untuk menyediakan 100 miliar dolar AS per tahun sampai tahun 2000 dalam pendanaan iklim untuk negara-negara miskin.

Tanpa dukungan itu, beberapa negara berkembang mengatakan mereka tidak dapat melakukan investasi besar-besaran yang diperlukan untuk beralih dari bahan bakar fosil ke energi bersih. Atau meningkatkan infrastruktur mereka untuk mengatasi dampak perubahan iklim seperti badai, banjir, dan kenaikan permukaan laut yang semakin parah.

Sumbangan vaksin ke Afrika

baca juga

Ursula von der Leyen dalam pidato pandangan umum nya juga menyinggung krisis pandemi corona yang sempat melanda dunia. Uni Eropa berjanji akan menyumbang lebih 200 juta dosis vaksin virus corona ke Afrika untuk membantu meredam pandemi COVID-19.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan, masih ada sumbangan baru yang akan diserahkan sampai pertengahan tahun depan sebanyak lebih dari 250 juta dosis vaksin.

Sumbangan itu menggarisbawahi tekad Uni Eropa untuk membantu negara-negara berpenghasilan rendah menghadapi tantangan pandemi.

Ursula von der Leyen menyebut bantuan Uni Eropa itu sebagai "investasi dalam solidaritas dan juga investasi untuk kesehatan global.''

Presiden Komisi Eropa itu menegaskan, Uni Eropa juga ingin mempercepat vaksinasi global.

"Prioritas utama dan paling mendesak kami adalah untuk mempercepat vaksinasi global. Dengan kurang dari 1 persen dosis vaksin global diberikan kepada negara-negara berpenghasilan rendah, skala ketidakadilan dan tingkat urgensinya sangat jelas," tegasnya.

Ursula von der Leyen mengatakan, Uni Eropa telah "melakukan langkah yang benar". Sejauh ini sudah 70 persen orang dewasa di Uni Eropa divaksinasi, kata Ursula von der Leyen kepada anggota parlemen di Strasbourg.

Sekitar setengah dari vaksin yang diproduksi di Uni Eropa - yaitu sekitar 700 juta dosis vaksin - telah dikirim ke 130 negara di luar Uni Eropa, pungkas Presiden Komisi Eropa asal Jerman itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

60 Persen Anak Muda Indonesia Khawatirkan Fenomena Perubahan Iklim

60 Persen Anak Muda Indonesia Khawatirkan Fenomena Perubahan Iklim

News | Kamis, 16 September 2021 | 17:52 WIB

Solusi Perubahan Iklim Bersama Mobil Listrik, KBRI Seoul Andalkan Hyundai IONIQ 5

Solusi Perubahan Iklim Bersama Mobil Listrik, KBRI Seoul Andalkan Hyundai IONIQ 5

Otomotif | Kamis, 16 September 2021 | 12:29 WIB

Perubahan Iklim Kian Serius, Gus Muhaimin Kampanyekan Politik Hijau

Perubahan Iklim Kian Serius, Gus Muhaimin Kampanyekan Politik Hijau

DPR | Rabu, 15 September 2021 | 12:04 WIB

Tim Medis Coba Ungkap Misteri Kematian Massal Burung Pipit di Balai Kota Cirebon

Tim Medis Coba Ungkap Misteri Kematian Massal Burung Pipit di Balai Kota Cirebon

Jabar | Selasa, 14 September 2021 | 16:22 WIB

Sri Mulyani Usul Ada Tarif Pajak Karbon Rp 75 per Kilogram

Sri Mulyani Usul Ada Tarif Pajak Karbon Rp 75 per Kilogram

Bisnis | Selasa, 14 September 2021 | 11:58 WIB

Ibu PM Inggris Meninggal Mendadak, Pernah Dukung Inggris Keluar Dari Uni Eropa

Ibu PM Inggris Meninggal Mendadak, Pernah Dukung Inggris Keluar Dari Uni Eropa

Bisnis | Selasa, 14 September 2021 | 10:42 WIB

Aturan Minyak Sawit Uni Eropa Plin-plan, WTO Diprediksi Kebanjiran Gugatan

Aturan Minyak Sawit Uni Eropa Plin-plan, WTO Diprediksi Kebanjiran Gugatan

Bisnis | Senin, 13 September 2021 | 13:46 WIB

Perubahan Iklim: Bencana terkait Cuaca Naik Tajam dalam 5 Dekade Terakhir

Perubahan Iklim: Bencana terkait Cuaca Naik Tajam dalam 5 Dekade Terakhir

News | Jum'at, 10 September 2021 | 16:29 WIB

Pabrik Penyedot Karbon Dioksida Terbesar di Dunia Mulai Beroperasi di Islandia

Pabrik Penyedot Karbon Dioksida Terbesar di Dunia Mulai Beroperasi di Islandia

News | Jum'at, 10 September 2021 | 15:58 WIB

Terkini

Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter

Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 17:07 WIB

Media Vietnam Singgung Prestasi Calvin Verdonk di Liga Champions

Media Vietnam Singgung Prestasi Calvin Verdonk di Liga Champions

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 17:05 WIB

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:01 WIB

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

CREA: Kematian akibat Polusi Udara Melonjak 42 Persen, Asap Karhutla Makin Mematikan

CREA: Kematian akibat Polusi Udara Melonjak 42 Persen, Asap Karhutla Makin Mematikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

EHEF 2026 Resmi Digelar di UGM, Hadirkan 90 Kampus Eropa dan 1.000 Beasiswa

EHEF 2026 Resmi Digelar di UGM, Hadirkan 90 Kampus Eropa dan 1.000 Beasiswa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:54 WIB

×