Rais Syuriah PBNU: Arahan Pangkostrad soal Agama dan Fanatisme Berlebihan Sudah Tepat

Liberty Jemadu

Jum'at, 17 September 2021 | 14:14 WIB
Rais Syuriah PBNU: Arahan Pangkostrad soal Agama dan Fanatisme Berlebihan Sudah Tepat
Rais Syuriah PBNU KH Ahmad Ishomuddin atau Kiai Ishom mengatakan pidato Pangkostrad Letnan Jenderal Dudung Abdurachman di Bandung soal semua agama benar di mata Tuhan sudah tepat. [Foto: Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden]

Suara.com - Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Ishomuddin mengatakan arahan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal Dudung Abdurachman di hadapan para prajuritnya di Bandung, Jawa Barat pada pekan ini sudah tepat.

Jenderal Dudung, dalam pidato di Batalyon Zipur 9 Kostrad, Ujungberung, Bandung, Jawa Barat, Senin (13/09/2021), meminta para prajuritnya untuk tidak fanatik berlebihan terhadap satu agama, karena "semua agama benar di mata Tuhan."

Ahmad Ishomuddin, dalam penjelasan yang diunggah di Facebook, Kamis malam (16/9/2021) mengatakan ia telah dihubungi langsung oleh Jenderal Dudung untuk menjelaskan duduk perkara ucapan yang belakangan menjadi polemik oleh sebagian pihak.

"Isi pembicaraan beliau antara lain menjelaskan kepada saya tentang konteks, substansi dan tujuan arahannya sebagai Pangkostrad di hadapan para prajurit TNI Batalyon Zipur 9 Kostrad, Ujungberung, Bandung, Jawa Barat," beber Kiai Ishom.

Lebih lanjut Kiai Ishom menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh Jenderal Dudung sudah benar dan tepat.

"Saya menilai bahwa pernyataan Bapak Letjen TNI Dudung Abdurrahman sebagai Pangkostrad sudah benar, tepat, sama sekali tidak salah, sudah seharusnya begitu, hal biasa saja, dan bukan masalah yang patut dibesar-besarkan, apalagi untuk digoreng-goreng!" tulis ulama asal Lampung tersebut.

Kiai Ishom menilai arahan Jenderal Dudung disampaikan selaku Pangkostrad dan khusus untuk prajurit TNI yang identitas agamanya amat beragam.

"Arahan itu jelas bukan selaku pribadi muslim, melainkan selaku Pangkostrad," jelas Kiai Ishom.

Pada bagian lain tulisannya, Kiai Ishom mengatakan komentar miring terhadap Pangkostrad dipicu oleh buruk sangka dan ketidakmampuan sebagian pihak untuk memahami konteks, substansi, dan tujuan arahan tersebut.

baca juga

"Dalam Islam, agama yang saya, Pak Dudung, dan mungkin juga anda anut pun, diingatkan bahwa berlebihan (melampaui batas) itu perbuatan tercela yang dilarang Allah. Fanatik berlebihan terhadap agama yang kita anut bisa berakibat buruk terhadap pergaulan dengan sesama anak bangsa yang identitas agamanya berbeda-beda, yang semuanya wajib menjaga persatuan dan keutuhan NKRI," jelas Kiai Ishom.

Pidato Jenderal Dudung di Bandung itu sendiri mendapat respons beragam dari publik, politikus, dan ulama. Politikus dari PKS misalnya mengatakan bahwa arahan itu tidak tepat, sementara wakil Golkar menilai tak ada yang istimewa dari arah sang jenderal.

Sementara beberapa ulama dari Majelis Ulama Indonesia juga menyayangkan pidato Pangkostrad yang mereka nilai tidak tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menko Polkam Dukung Humanity Approach Polda Papua Barat Daya Bersama TNI dan Pemda

Menko Polkam Dukung Humanity Approach Polda Papua Barat Daya Bersama TNI dan Pemda

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Isu Suap Muktamar NU: Gus Ipul Dukung KPK, Ancam Seret Pelapor jika Tak Terbukti

Isu Suap Muktamar NU: Gus Ipul Dukung KPK, Ancam Seret Pelapor jika Tak Terbukti

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Dudung: Pemerintah Sambut Baik Bantuan Luar Negeri Tangani Karhutla

Dudung: Pemerintah Sambut Baik Bantuan Luar Negeri Tangani Karhutla

Video | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Gus Ipul Tegaskan Penuduh Riswah di Muktamar NU Bisa Hadapi Konsekuensi Hukum

Gus Ipul Tegaskan Penuduh Riswah di Muktamar NU Bisa Hadapi Konsekuensi Hukum

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:49 WIB

Prabowo Setuju! Pemerintah Segera Koordinasikan Bantuan Karhutla dari Singapura dan Malaysia

Prabowo Setuju! Pemerintah Segera Koordinasikan Bantuan Karhutla dari Singapura dan Malaysia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Setelah Malaysia, Singapura Juga Siapkan Bantuan untuk Atasi Karhutla di Indonesia

Setelah Malaysia, Singapura Juga Siapkan Bantuan untuk Atasi Karhutla di Indonesia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Menko Polkam Dudung Ungkap 97 Perusahaan Terlibat Karhutla di Kalimantan dan Sumatra

Menko Polkam Dudung Ungkap 97 Perusahaan Terlibat Karhutla di Kalimantan dan Sumatra

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Kasus Polisi Tembak Polisi! Dudung Soroti Psikologi Personel, Bakal Evaluasi Rekrutmen Polri

Kasus Polisi Tembak Polisi! Dudung Soroti Psikologi Personel, Bakal Evaluasi Rekrutmen Polri

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Geger Polisi Tembak Polisi di Tangsel, Menko Dudung Desak Evaluasi Total Rekrutmen Polri

Geger Polisi Tembak Polisi di Tangsel, Menko Dudung Desak Evaluasi Total Rekrutmen Polri

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Terkini

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×