Update Konflik Iran: Ayatollah Khamenei Gugur, China dan Rusia Gelar Pembicaraan Darurat

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 02 Maret 2026 | 10:58 WIB
Update Konflik Iran: Ayatollah Khamenei Gugur, China dan Rusia Gelar Pembicaraan Darurat
Foto satelit kediaman Pemimpin Besar Iran Ayatolla Ali Khamenei di Teheran yang hancur dirudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [Airbus/Soar Atlas]
  • Menlu China dan Rusia mengecam serangan AS-Israel di Iran yang menewaskan pemimpin tertinggi serta ratusan warga sipil.
  • China menuntut penghentian operasi militer, penolakan tindakan sepihak, dan desakan untuk segera kembali ke perundingan damai.
  • Akibat serangan tersebut, Beijing mengatur evakuasi darurat bagi warga negara China yang terdampar di wilayah Iran.

Suara.com - Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik kritis setelah serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel menghantam Iran. Merespons situasi yang kian tak terkendali, Menteri Luar Negeri China Wang Yi menggelar pembicaraan darurat via telepon dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, Minggu (1/3).

Kedua kekuatan besar ini sepakat menyuarakan kecaman keras atas serangan yang telah menewaskan pemimpin tertinggi Iran dan ratusan warga sipil tersebut.

"Wang Yi menyatakan bahwa atas dorongan China dan Rusia, Dewan Keamanan PBB kemarin telah menggelar pertemuan darurat terkait situasi Iran saat ini. China secara konsisten berpendapat bahwa tujuan dan prinsip Piagam PBB harus dipatuhi serta menentang penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional," tulis keterangan resmi Kementerian Luar Negeri China.

Pembunuhan Pemimpin Berdaulat Tak Bisa Diterima

Menurut Wang Yi, agresi militer yang dilakukan AS dan Israel di tengah proses negosiasi nuklir adalah langkah yang mencederai diplomasi global. Ia mengecam keras upaya penggulingan rezim melalui kekuatan militer.

"Pembunuhan secara terang-terangan terhadap pemimpin satu negara berdaulat serta dorongan terhadap perubahan rezim juga tidak dapat diterima. Tindakan-tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan norma dasar hubungan internasional," tegas Wang Yi.

Wang Yi memperingatkan bahwa saat ini kawasan Teluk Persia berada di ambang kehancuran total. "China menyatakan keprihatinan yang sangat serius atas perkembangan tersebut," ungkapnya.

Tiga Sikap Tegas China

Dalam pembicaraan tersebut, Wang Yi menegaskan tiga poin utama posisi Beijing terhadap krisis di Iran:

1. Hentikan Operasi Militer Segera:

"Mencegah meluasnya perang dan dampak lanjutannya serta menghindari situasi berkembang menjadi tidak terkendali. China menghargai keamanan negara-negara Teluk dan mendukung agar mereka tetap bersikap menahan diri," tambah Wang Yi.

2. Kembali ke Meja Perundingan:

"Semua pihak harus secara aktif mendorong perdamaian dan penghentian konflik, serta mendesak pihak terkait untuk segera kembali ke meja perundingan," ujarnya.

3. Tolak Tindakan Sepihak:

Wang Yi menilai penggunaan kekuatan militer tanpa restu PBB telah merusak tatanan dunia yang dibangun pasca-Perang Dunia II. "Komunitas internasional harus menyampaikan sikap yang jelas dan tegas untuk menolak dunia kembali pada hukum rimba," tegasnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan

Timur Tengah Membara, Harga Minyak Dunia Menuju Level Tertinggi 13 Bulan

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 10:56 WIB

Cak Nun Pernah Prediksi Soal Perang Iran vs Israel - AS Sejak 2012, Indonesia Bela Siapa?

Cak Nun Pernah Prediksi Soal Perang Iran vs Israel - AS Sejak 2012, Indonesia Bela Siapa?

Lifestyle | Senin, 02 Maret 2026 | 10:48 WIB

Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi

Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi

Bola | Senin, 02 Maret 2026 | 10:43 WIB

Selain Serangan Amerika-Israel, Viral 'Ramalan' Cak Nun Soal Tahun 2029: Semua Berjatuhan

Selain Serangan Amerika-Israel, Viral 'Ramalan' Cak Nun Soal Tahun 2029: Semua Berjatuhan

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 10:43 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB