Buntut Suroto Dipanggil ke Istana, Jokowi Disarankan Bikin Forum Tukang Kritik Presiden

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 19 September 2021 | 12:22 WIB
Buntut Suroto Dipanggil ke Istana, Jokowi Disarankan Bikin Forum Tukang Kritik Presiden
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Tangkapan layar/virtual)

Suara.com - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyarankan agar Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuat forum tukang kritik presiden atau TKP. Hal itu menyusul diundangnya Suroto ke Istana usai membentangkan poster saat kunjungan Presiden di Blitar, namun ditangkap aparat.

Adi mempertanyakan undangan serupa tidak sampai kepada mereka yang juga sama mendapat perlakuan seperti Suroto saat melakukan kritik. Karena itu Adi memandang pemerintah tidak serius dalam memberikan kesan bahwa presiden tidak anti kritik.

"Iya, kan kalau mau serius orang-orang yang mengkritik di mana-mana panggil saja. Bikin forum tukang kritik presiden, itu jauh lebih mantap," kata Adi dalam diskusi daring, Minggu (19/9/2021).

Menurut Adi, forum semacam itu patut dipertimbangkan. Sebab pemanggilan terhadap Suroto ke Istana saat ini hanya timbul kesan bahwa pemerintah ingin menutup kritik baik itu terhadap presiden maupun kepolisian.

"Apa susahnya mengundang mereka yang selalu berdenyut setiap saat mengkritik presiden, mulai dari BEM, mulai dari LSM, misalnya bikin zoom secara berkala setiap bulan sekali. Artinya, ada semacam kontes untuk mengkritik secara pedas presiden ah itu baru mantap demokrasi kita," tutur Adi.

Karena itu Adi menganggap anggapan pemerintah tidak anti kritik memang harus dibuktikan secara tindakan, tidak sekadar dengan pernyataan semata. Mengingat meski presiden berujar terbuka terhadap kritik namun implementasi di lapangan jauh berbeda dilakukan oleh aparat.

"Kalau hanya sebatas menyatakan presiden anti kritik, silakan dikritik, tapi setelah itu tidak ada jaminan apapun bagi yang mengkritik. Ya pemanggilan Pak Suroto ini hanya sebatas sandiwara drama-drama," kata Adi.

Sebelumnya, Adi Prayitno mengatakan publik tidak yakin bahwa dipanggilnya Suroto peternak ayam ke Istana Negara merupakan upaya pemerintah menghilangkan kesan Presiden Jokowi anti kritik.

Kendati langkah pemanggilan Suroto ke Istana memang positif, namun Adi mempertanyakan langkah serupa tidak dilakukan Jokowi terhadap pengkritiknya yang lain.

baca juga

"Saya kira memang langkah positif. Ini untuk menutupi seakan-akan presiden anti kritik, tapi kan publik tidak terlampau yakin ini adalah sebagai upaya untuk menghilangkan kesan itu. Karena luka-luka yang terkait dengan persoalan demokrasi kita kan gak selesai," kata Adi.

"Ini yang dipanggil cuma Pak Suroto, yang lainnya gimana? kan begitu," sambung Adi.

Adi menilai pemanggilan Suroto ke Istana itu justru menimbulkan kesan paradoks dari pemerintah. Ia mengatakan wajah pemerintah di sisi depan memang terlihat manis di mana Jokowi menyatakan terbuka terhadap kritik dan kebebasan berekspresi.

Namun di sisi lain seseorang yang menyinggung presiden bisa menjadi kejaran polisi. Hal itu sudah banyak dicontohkan. Adi menyebutkan semisal mural bergambar mirip Jokowi hingga mural berkonten kritik yang mendapat reaksi aparat kepolisian.

Di luar kasus mural. ada juga sejumlah mahasiswa yang mendapat tindakan represif aparat hanya karena membentangkan poster saat kunjungan Jokowi. Di mana hal serupa juga dialami Suroto yang belakangan diundang hadir ke Istana.

"Ini yang saya sebut sebagai paradoks demokrasi kita. Satu sisi seakan-akan diperbolehkan, tapi setelah mengkritik berekspresi, mention nama pak presiden tidak ada jaminan apapun tidak ada hubungannya dengan kepolisian," kata Adi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amnesty International Minta Jokowi Evaluasi Pendekatan Militer di Papua

Amnesty International Minta Jokowi Evaluasi Pendekatan Militer di Papua

Sumbar | Minggu, 19 September 2021 | 12:16 WIB

Soal Pemanggilan Suroto Peternak Ayam ke Istana, Pengamat: Paradoks Demokrasi

Soal Pemanggilan Suroto Peternak Ayam ke Istana, Pengamat: Paradoks Demokrasi

News | Minggu, 19 September 2021 | 11:48 WIB

Viral Coldplay Ajak Jokowi Gabung Global Citizen Live, Netizen Ribut Minta Konser di RI

Viral Coldplay Ajak Jokowi Gabung Global Citizen Live, Netizen Ribut Minta Konser di RI

Kalbar | Minggu, 19 September 2021 | 11:12 WIB

Coldplay Colek Jokowi Lewat Twitter, Ajak Ikut Bergabung di Global Citizen Live

Coldplay Colek Jokowi Lewat Twitter, Ajak Ikut Bergabung di Global Citizen Live

News | Minggu, 19 September 2021 | 09:35 WIB

Wacana Reshuffle Kabinet Jokowi, Nasdem Akui Belum Dapat Informasi

Wacana Reshuffle Kabinet Jokowi, Nasdem Akui Belum Dapat Informasi

News | Sabtu, 18 September 2021 | 20:12 WIB

Presiden Jokowi Divonis Bersalah soal Pencemaran Udara, Ini Hukumannya

Presiden Jokowi Divonis Bersalah soal Pencemaran Udara, Ini Hukumannya

News | Sabtu, 18 September 2021 | 14:18 WIB

Potret Leani Ratri Oktila, Atlet Kelahiran Kampar yang Kini Harumkan Bangsa

Potret Leani Ratri Oktila, Atlet Kelahiran Kampar yang Kini Harumkan Bangsa

Riau | Sabtu, 18 September 2021 | 13:35 WIB

Terkini

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

×