Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar

Bella Suara.Com
Senin, 02 Maret 2026 | 23:00 WIB
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
Donald Trump [The White House]
Baca 10 detik
  • Presiden Trump mengisyaratkan kemungkinan pengiriman pasukan darat AS ke Iran menyusul eskalasi perang.
  • Eskalasi konflik dipicu serangan AS-Israel yang menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
  • Iran telah membalas dengan serangan rudal dan drone ke Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Teluk.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak menutup kemungkinan pengiriman pasukan darat ke Iran di tengah perang yang kian memanas. Mengutip Alarabiya pada Senin (3/2/2026), Trump juga mengisyaratkan bahwa eskalasi besar masih akan terjadi.

“Kami bahkan belum mulai menghantam mereka dengan keras. Gelombang besar itu bahkan belum terjadi. Yang besar akan segera datang,” kata Trump.

Ia menambahkan bahwa Washington belum mengetahui secara pasti siapa yang akan memimpin Iran setelah tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

“Kami tidak tahu siapa kepemimpinannya sekarang. Kami tidak tahu siapa yang akan mereka pilih,” ujar Trump.

Pernyataan tersebut memperkuat sinyal bahwa Amerika Serikat masih membuka seluruh opsi militer, termasuk pengerahan pasukan darat, dalam konflik yang terus meningkat dengan Iran.

Komentar Trump muncul di tengah eskalasi tajam konflik di Timur Tengah setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel menghantam sejumlah target strategis di Iran. Serangan tersebut diklaim menewaskan Ali Khamenei, yang kemudian dikonfirmasi oleh media pemerintah Iran, serta memicu kekosongan dan ketidakpastian kepemimpinan di Teheran.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke wilayah Israel serta ke target militer AS di kawasan, termasuk negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan Amerika Serikat. Ledakan dilaporkan terdengar di berbagai kota Teluk, sementara infrastruktur sipil seperti bandara, pelabuhan, dan fasilitas energi ikut terdampak.

Di tengah konflik yang meluas, US Central Command sebelumnya mengumumkan bahwa jumlah tentara AS yang tewas dalam perang dengan Iran bertambah menjadi empat orang. Pejabat militer AS juga mengakui bahwa korban tambahan masih mungkin terjadi seiring berlanjutnya operasi tempur.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya menegaskan bahwa operasi militer terhadap Iran tidak dimaksudkan menjadi “perang tanpa akhir”, melainkan bertujuan menghancurkan kemampuan militer Teheran, termasuk sistem rudal, angkatan laut, dan infrastruktur keamanannya.

Baca Juga: Simalakama Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026, FIFA Bakal Jatuhkan Sanksi Berat

Namun, pernyataan Trump tentang kemungkinan pengerahan pasukan darat menunjukkan bahwa konflik masih berpotensi meningkat ke fase yang lebih luas dan berisiko tinggi bagi stabilitas kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI