Kasus Melandai, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada Gelombang Ketiga Covid-19

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 22 September 2021 | 11:10 WIB
Kasus Melandai, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada Gelombang Ketiga Covid-19
Kasus Melandai, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada Gelombang Ketiga Covid-19. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. [ANTARA/Yogi Rachman]

Suara.com - Angka penularan Covid-19 di Jakarta sudah melandai dengan kasus baru harian di angka 100 orang. Namun, Satgas Nasional mengingatkan gelombang ketiga penularan corona masih bisa saja terjadi dalam waktu dekat, khususnya di bulan Desember.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat tetap waspada. Jangan sampai nantinya segala pelonggaran aturan pembatasan malah membuat kasus Covid-19 kembali meroket.

"Memang kami harus hati-hati, kita pernah naik turun pernah naik lagi, sekarang turun lagi, sekarang mulai ada pelonggaran," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (22/9/2021).

Pemerintah memang masih menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Namun, sejumlah aturan sudah mulai dilonggarkan dan masyarakat mulai kembali beraktifitas.

"Adanya pelonggaran berpotensi orang keluar rumah semakin banyak potensi interaksi semakin tinggi potensi kerumunan semakin banyak dan pada akhirnya potensi penyebaran juga bisa semakin tinggi," jelasnya.

Karena itu, Politisi Gerindra ini meminta agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Selain itu bagi yang belum divaksin, segera datangi sentra vaksinasi atau mendaftar lewat aplikasi Jakarta Kini (Jaki).

"Mari kita tetap berada di rumah sebagai tempat terbaik gunakan prokes secara bijak, patuh dan disiplin dan laksanakan PPKM level 3 secara bertanggung jawab," pungkasnya.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat agar tidak euforia dan tetap patuh pada protokol kesehatan meski keadaan membaik. Hal itu demi mencegah terjadinya gelombang ketiga pandemi corona.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, Indonesia sudah mengalami dua kali lonjakan pandemi sehingga seharusnya sudah mempunya pelajaran besar agar tidak terjadi lonjakan ketiga.

"Pada pola second wave, di mana terdapat jeda tiga bulan, perlu kita antisipasi mengingat dalam tiga bulan ke depan ini kita akan memasuki periode libur Natal dan tahun baru 2022," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (21/9/2021).

Wiku menegaskan, terjadinya lonjakan di Indonesia disebabkan faktor internal, bukan karena naiknya kasus global ataupun datang dari negara-negara lain.

"Beberapa faktor internal penyebab kenaikan kasus dan penyebaran virus adalah meningkatnya mobilitas dalam negeri, dan aktivitas sosial masyarakat yang terjadi bersamaan dengan periode mudik Idul Fitri dan sikap abai masyarakat terhadap protokol kesehatan," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Gelombang Ketiga COVID-19 di Indonesia

Waspada Gelombang Ketiga COVID-19 di Indonesia

Lampung | Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Penghijauan Jadi Strategi Pertamina Tarik Kunjungan di Desa Wisata Pantai Tirta Ayu

Penghijauan Jadi Strategi Pertamina Tarik Kunjungan di Desa Wisata Pantai Tirta Ayu

Bisnis | Rabu, 22 September 2021 | 10:33 WIB

Imbas PTM Terbatas: Sudah Ada 1.296 Klaster Sekolah, 11.615 Siswa Positif Covid-19

Imbas PTM Terbatas: Sudah Ada 1.296 Klaster Sekolah, 11.615 Siswa Positif Covid-19

News | Rabu, 22 September 2021 | 10:31 WIB

Tegaskan Covid-19 di RI Terkendali, Satgas Wanti-wanti Potensi Gelombang Ketiga Pandemi

Tegaskan Covid-19 di RI Terkendali, Satgas Wanti-wanti Potensi Gelombang Ketiga Pandemi

News | Rabu, 22 September 2021 | 10:14 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB